Anak Buah Anies Ingin Manusiakan Warganya Saat Bebaskan Bantaran Ciliwung Suasana rumah warga di bantaran sungai Ciliwung (antaranews)

Merahputih.com - Wali Kota Jakarta Timur M Anwar menjelaskan upaya pembebasan lahan di bantaran Kali Ciliwung dalam rangka normalisasi sungai perlu upaya pendekatan secara humanis.

"Kita harus memanusiakan warganya, tidak main bongkar-bongkar begitu, tapi harus ada pendekatan yang baik," ujar Anwar di Jakarta, Kamis (13/2).

Baca Juga:

Saluran Air Tersumbat, Sejumlah Titik di Jakarta Terendam Banjir

Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta berencana membebaskan 118 bidang tanah di bantaran Ciliwung pada 2020.

Bantaran tersebut masing-masing di Kelurahan Pejaten Timur, Tanjung Barat, Cililitan, dan Balekambang.

"Saat ini masih proses inventarisasi ulang surat-surat kepemilikan 118 bidang tersebut," beber dia.

Bantaran Kali Ciliwung di Kampung Pulo Jakarta
Bantaran Kali Ciliwung Kampung Pulo, Jakarta Timur, Rabu (26/8). (Foto: MerahPutih/Fadli)

Upaya pendekatan secara humanis kepada penghuni bantaran sungai akan dilakukan melalui komunikasi secara langsung ke lapangan.

"Kita akan duduk bersama, dibicarakan, kalau mereka punya alasan dibicarakan di tim Badan Pertanahan Nasional (BPN)," ujarnya.

Baca Juga:

Banjir Jakarta Nyaris Lumpuhkan Sejumlah Stasiun MRT

Namun bagi penghuni yang tidak dapat menunjukkan surat-surat kepemilikan yang sah secara hukum, kata dia, akan diarahkan untuk menghuni rumah susun.

"Kalau tidak ada suratnya, ya mereka kita pindahkan di rumah susun jika tidak punya rumah lain," tutup Anwar. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH