Anak Buah Anies Diklaim Bantu Keuangan Anak-Anak Tertolak PPDB Situasi aksi sejumlah orang tua meminta Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB DKI Jakarta dibatalkan di depan Kemendikbud, Senin (29/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Merahputih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani berjanji mengawal bantuan bagi siswa yang akhirnya harus bersekolah di swasta setelah gagal masuk sekolah negeri melalui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Koordinator Komisi E DPRD DKI ini juga menyebutkan bahwa DKI masih memiliki anggaran yang cukup besar untuk membiayai pendidikan, meski sejumlah anggaran telah ada yang dialokasikan untuk penanganan COVID-19.

Baca Juga:

Polemik PPDB, Hari Ini Komnas Anak Surati Lagi Anak Buah Anies

"Dinas Pendidikan janji mau kasih solusi administrasi ataupun keuangan untuk anak-anak yang tidak mampu dan tertolak di PPDB dan terpaksa masuk swasta," kata Zita di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin.

Puluhan orang tua murid bersama anak-anaknya mendatangi Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta untuk berdiskusi terkait kekecewaannya mengenai seleksi pendaftaran PPDB Jakarta.

Karanganan  protes PPDB di depan kantor Gubernur Anies Baswedan Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (6/7). (Foto: MP/Asropih)
Karanganan bunga protes PPDB di depan kantor Gubernur Anies Baswedan Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (6/7). (Foto: MP/Asropih)

Penasihat Fraksi PAN DPRD DKI ini, sebagaimana dikutip Antara, mendukung perjuangan para orang tua murid tersebut. Zita menyarankan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI untuk mengulang seleksi PPDB Jalur Zonasi yang dianggap diskriminatif karena mengutamakan usia dibandingkan prestasi dan zonasi.

"Kalau memang itu tidak bisa dilakukan, ulang saja (PPDB) zonasinya. Kalau afirmasi kan untuk anak tidak mampu sudah oke, nah yang zonasi ini yang bermasalah dan itu 40 persen diulang aja," kata Zita.

Baca Juga:

Komnas Anak Curiga PPDB DKI Sengaja Dikacaukan

Zita menyebutkan, orang tua murid diharapkan untuk mendaftarkan dahulu anaknya untuk ke sekolah swasta. Jangan sampai kecewa dengan PPDB, anak tidak didaftarkan ke sekolah swasta yang akhirnya nanti putus sekolah.

"Sekarang ibu dan bapak daftarin aja dulu anaknya di sekolah swasta, kita akan perjuangan PPDB DKI ini. Jangan sampe anak-anak ga sekolah," katanya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Benarkan Tangkap Petinggi KAMI
Indonesia
Polri Benarkan Tangkap Petinggi KAMI

Namun, Awi tak menjelaskan secara detail ihwal penangkapan tersebut. Begitu pun dengan alasan penangkapan terhadap keempatnya.

BMKG Peringatkan Potensi Karhutla Sepekan Kedepan di Pulau Jawa
Indonesia
BMKG Peringatkan Potensi Karhutla Sepekan Kedepan di Pulau Jawa

Analisa dan prediksi BMKG terkait potensi kebakaran hutan dan lahan sangat dinamis karena yang dilihat adalah faktor meteorologi

Romo Benny Minta Masyarakat Taat Kaidah Moral New Normal
Indonesia
Romo Benny Minta Masyarakat Taat Kaidah Moral New Normal

Kenormalan baru memberi kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas

Dua Orang Mencurigakan Berada di Lokasi Penemuan Mayat Editor Metro TV
Indonesia
Dua Orang Mencurigakan Berada di Lokasi Penemuan Mayat Editor Metro TV

Polisi kembali mendatangi TKP dan berharap bisa mendapatkan hasil yang cukup memuaskan.

Salat Idul Adha Disarankan Diikuti Kelompok Masyarakat yang Sehat
Indonesia
Salat Idul Adha Disarankan Diikuti Kelompok Masyarakat yang Sehat

Perayaan Iduladha akan jatuh pada akhir pekan

Gibran-Bagyo Deklarasi Patuhi Protokol Kesehatan di Pasar Gede Solo
Indonesia
Gibran-Bagyo Deklarasi Patuhi Protokol Kesehatan di Pasar Gede Solo

"Kami siap melakukan kampanye secara offline dan online dengan memabatasi orang dan berlakukan jaga jarak," ujar Gibran.

[HOAKS atau FAKTA): Jokowi Curhat sama Orang-orangan Sawah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA): Jokowi Curhat sama Orang-orangan Sawah

Akun Facebook Vian Riadi mengunggah foto Presiden Joko Widodo di persawahan tengah berhadapan dengan orang-orangan sawah.

Jelang Pencoblosan, Sejumlah Daerah Kekurangan Logistik
Indonesia
Jelang Pencoblosan, Sejumlah Daerah Kekurangan Logistik

Ombudsman telah melakukan investigasi tentang APD Protokol Kesehatan pada penyelenggaraan Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

Novel Tegaskan Dokter Mata yang Merawatnya Terbaik di Dunia
Indonesia
Novel Tegaskan Dokter Mata yang Merawatnya Terbaik di Dunia

Hal itu disampaikan Novel menanggapi pleidoi terdakwa penyiraman air keras, Ronny Bugis yang menyebut kerusakan permanen pada matanya bukan murni karena air keras.

Puan Minta Pemerintah Lakukan Diplomasi Damai Selesaikan Konflik Intan Jaya
Indonesia
Puan Minta Pemerintah Lakukan Diplomasi Damai Selesaikan Konflik Intan Jaya

Pemerintah juga harus menaruh perhatian serius pada sejumlah kasus kekerasan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya