Anak Buah Anies Belum Temukan Kasus Penimbun Masker Masker mana yang lebih efektif menghalau virus corona? (Foto: Tech ARP)

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan, produksi masker di kawasan ini terganggu karena terkendala bahan baku yang sebagian besar berasal dari Tiongok menyusul langkahnya komoditas itu belakangan ini. Pemerintah DKI juga belum menemukan adanya oknum yang menimbun masker

"Jadi belum ditemukan (ada penimbunan). Karena memang itu bahan bakunya memang habis, kan itu bahan bakunya impor dari Tiongkok. Dan dengan adanya kasus Corona tentu produksinya juga berkurang," ucap Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta, Elizabeth Ratu Rante Allo, di Jakarta, Rabu (19/2).

Baca Juga:

Antisipasi Virus Corona, Pemerintah Batasi Sementara Pergerakan Wisatawan Tiongkok

Selain karena kelangkaan itu dan permintaan masyarakat yang meningkat akibat terpengaruh oleh informasi virus Corona, mengakibatkan harganya merangkak naik.

"Jadi, kalau bahan bakunya berkurang, otomatis harganya juga akan pasti naik ditambah lagi berita-berita yang mengatakan bahwa ada virus Corona yang dampaknya begitu hebat kan. Dan tidak salah juga ya bahwa si masyarakat itu memproteksi dirinya dengan menyimpan masker," kata Ratu.

Ilustrasi masker antivirus
Masker N95 dipandang efektif untuk mencegah wabah virus corona (Foto: antaranews)

Menurut Ratu, Pemprov bekerja sama dengan Polda Metro akan mengecek kondisi pasar, terutama Pasar Pramuka yang terkenal sebagai pusat kesehatan.

"Selama ini yang banyak jual alat kesehatan kan Pramuka dan mungkin nanti apotek juga tidak menutup kemungkinan kita akan cek juga," ucap Ratu.

Diketahui, imbas melonjaknya permintaan di pasar, akhirnya harga masker meroket. Bahkan, di toko daring, harga masker ada yang mencapai Rp3 juta per kotak.

Baca Juga:

Stop Impor Barang dari Tiongkok, Pemerintah Berlebihan Antisipasi Virus Corona?

Dari penelusuran di beberapa market place e-commerce, harga yang tercatat paling tinggi sebesar Rp3 juta per kotak untuk masker jenis N95. Satu pak masker sendiri dari keterangan pelapak berisi 25 masker.

Dengan jenis yang sama, sebagaimana dikutip Antara, beberapa pelapak lainnya menjual masker dengan harga yang bervariasi. Dari Rp500 ribu hingga Rp2,5 jutaan. Padahal di pasar saja harga masker satuan hanya Rp350 ribu. Itu pun setelah mengalami kenaikan harga dari yang awalnya hanya Rp200 ribu. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH