Anak Buah Anies Akui Banyak Warga Lawan Arus di Flyover Tapal Kuda Foto aerial jalan layang tapal kuda Lenteng Agung saat uji coba lalu lintas di kawasan Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (31/1/2021). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa

MerahPutih.com - Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengakui masih banyak warga ibu kota yang belum sadar berlalu lintas di Flyover Tapal Kuda, Jakarta Selatan dengan melawan arus.

Pelanggaran lalu lintas itu diketahui berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan Pemprov DKI pada tahap pertama 31 Januari sampai 2 Februari dan tahap kedua pada 1 hingga 6 April 2021.

Melihat kejadian itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho langsung berkoordinasi dengan pihak Wali Kota Jaksel agar segera menerjunkan petugas untuk berjaga Flyover Tapal Kuda. Upaya tersebut agar tidak ada lagi warga yang melawan arus.

Baca Juga:

IKAPPI Minta Anies Melatih Pedagang Pasar Cara Padamkan Kebakaran

"Semoga ini bisa segera ditindaklanjuti,” ungkap Hari di Jakarta, Kamis (14/4).

Lanjut Hari, Flyover Tapal Kuda ini dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi karena penumpukan pengendara di lintas sebidang kereta api untuk putar balik depan kampus IISIP Jakarta.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho (Foto: beritajakartago.id)
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho (Foto: beritajakartago.id)

Dilanjutkan Hari, tujuan utama pembangunan jalan layang ini untuk menutup lintas sebidang kereta api, karena ke depan, setiap lintasan Kereta Api di ibu kota akan ditutup.

"Apalagi di sini sering terjadi kecelakaan, terjadi kemacetan. Sekarang dengan adanya Tapal Kuda, arus sudah mulai lancar di jam-jam sibuk,” pungkasnya Hari.

Baca Juga:

Daya Beli Warga Turun, Anies Revisi Program Rumah DP 0 Rupiah

Perlu diketahui, Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung, Jakarta Selatan memiliki panjang 430 meter sisi barat dan 450 meter sisi timur.

Lalu Flyover Tanjung Barat memiliki panjang 540 meter sisi timur dan 590 meter sisi barat dengan lebar masing-masing 6,5 meter. (Asp)

Baca Juga:

Anies Minta Jajarannya Kerja Keras Pulihkan Ekonomi Jakarta

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Maklumi Jika Kemenhan Harus Impor Alutsista dari Luar Negeri
Indonesia
DPR Maklumi Jika Kemenhan Harus Impor Alutsista dari Luar Negeri

Ia juga mengapresiasi dorongan bagi sejumlah kementerian

KPK Sita Uang Hingga Kendaraan Saat Tangkap Nurhadi di Rumah Mewah Simprug
Indonesia
KPK Sita Uang Hingga Kendaraan Saat Tangkap Nurhadi di Rumah Mewah Simprug

Proses berikutnya penyidik akan menganalisa keterkaitan barang-barang tersebut dengan para tersangka

Kasus George Floyd Tak Berhubungan dengan Papua, PKS: Sulit Gandeng Isu Rasis dan Separatis
Indonesia
Kasus George Floyd Tak Berhubungan dengan Papua, PKS: Sulit Gandeng Isu Rasis dan Separatis

Dalam konteks Papua, masyarakat merasa mendapatkan perlakuan diskriminatif

Polisi Bongkar Klinik Aborsi Ilegal di Bekasi, Pelaku Bukan Dokter
Indonesia
Polisi Bongkar Klinik Aborsi Ilegal di Bekasi, Pelaku Bukan Dokter

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membongkar praktik aborsi ilegal di Kampung Cibitung, Pedurenan, Mustika Jaya, Kota Bekasi. Dalam penggerebekan ini, polisi menangkap dua pelaku serta satu pasien.

Sambut Kemerdekaan, INTI Gelar Rangkaian Seminar Online Nasional
Indonesia
Sambut Kemerdekaan, INTI Gelar Rangkaian Seminar Online Nasional

Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) sudah 21 tahun berkiprah, Saat pandemi COVID-19 ini, banyak melakukan aksi sosial bekerja sama dengan berbagai pihak.

KPK Mulai Periksa Saksi Kasus Korupsi Pabrik Gula di PTPN XI
Indonesia
KPK Mulai Periksa Saksi Kasus Korupsi Pabrik Gula di PTPN XI

KPK mulai memeriksa saksi di kasus dugaan korupsi terkait pengadaan dan pemasangan six roll mill di Pabrik Gula Djatiroto PT Perkebunan Nusantara XI periode tahun 2015-2016.

MAKI Ungkap 'King Maker' Skandal Djoko Tjandra: Pejabat Tinggi di Lembaga Hukum
Indonesia
MAKI Ungkap 'King Maker' Skandal Djoko Tjandra: Pejabat Tinggi di Lembaga Hukum

Boyamin kembali meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengusut sosok 'King Maker' tersebut

Kejaksaan Sita Rolls Royce Phantom Coupe Diduga Hasil Korupsi Duit Asabri
Indonesia
Kejaksaan Sita Rolls Royce Phantom Coupe Diduga Hasil Korupsi Duit Asabri

sejauh ini Jampidsus Kejagung telah menetapkan sembilan tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri

Geledah Kantor KKP, KPK Sita Mata Uang Asing
Indonesia
Geledah Kantor KKP, KPK Sita Mata Uang Asing

Ali belum dapat membeberkan secara rinci nominal uang yang disita lantaran masih dalam proses perhitungan.

Kisah 'Mojang Bandung' Jadi Relawan Vaksin Flu Babi, Kini Jajal COVID-19
Indonesia
Kisah 'Mojang Bandung' Jadi Relawan Vaksin Flu Babi, Kini Jajal COVID-19

Pengalaman menjadi relawan uji tes vaksin bukan yang pertama bagi Nina Fatimah.