Anak Buah AHY Sebut Marzuki Alie Cs Mencla-mencle Ketua Majelis Hakim Rosmina (tengah) memeriksa kelengkapan dokumen tim kuasa hukum Marzuki Alie Cs di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (23/3). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

MerahPutih.com - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani heran dengan argumentasi dan alasan yang menjadi dasar pencabutan dari Marzuke Alie Cs ke sang ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Marzuki Alie Cs mencabut gugatan terkait pemecatannya sebagai kader Partai Demokrat karena menganggap DPP yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah demisioner.

Baca Juga

Eks Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie Cabut Gugatan Terhadap AHY

"Argumentasi ini bertentangan dengan tindakan mereka yang membuat laporan justru setelah kegiatan abal-abal tak berizin dan tak memiliki legal standing yang mereka sebut sebagai KLB tersebut. Jadi ada kontradiksi dan mencla-mencle," kata Kamhar kepada wartawan, Rabu, (23/3).

Marzuki Alie (tengah). (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Marzuki Alie (tengah). (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Kamhar mengingatkan, jika kader dan publik juga memahami, bahwa sosok Marzuki Alie bukan siapa-siapa jika tanpa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Demokrat.

"Pak SBY dan Partai Demokrat lah yang telah memberinya kesempatan untuk menempati ruang pengabdian yang sangat istimewa dan luar biasa di negeri ini sebagai Ketua DPR," ujar Kamhar.

Kamhar menuturkan, banyak yang lebih berkeringat dari sosok Marzuki Alie di Partai Demokrat. Hal ini guna membantah klaim jika dia merasa karena telah berkeringat dalam membantu perjuangan.

"Tanpa Marzuki Alie, Pak SBY tetap terpilih sebagai Presiden di 2004 dan 2009, demikian pula capaian Partai Demokrat. Jadi dia bukan variabel penting," tutup Kamhar. (Pon)

Baca Juga

Cabut Gugatan, Marzuki Alie tak Mau Akui AHY Ketum Demokrat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tabrak Ambulans Hingga Jenazah di Dalamnya Mental, Sopir Mobil Boks Jadi Tersangka
Indonesia
Tabrak Ambulans Hingga Jenazah di Dalamnya Mental, Sopir Mobil Boks Jadi Tersangka

Tempat kejadiannya Jalan Jenderal Gatot Subroto arah Barat tepatnya di dekat Halte Mapolda Metro Jaya

Kasus COVID-19 Melonjak, Penerbangan dari Indonesia Dilarang ke Hong Kong
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak, Penerbangan dari Indonesia Dilarang ke Hong Kong

KJRI Hong Kong akan memastikan pemenuhan hak-hak pekerja migran Indonesia

Masuk Surabaya, Pengendara di Luar Plat L dan W Wajib Tes COVID-19
Indonesia
Masuk Surabaya, Pengendara di Luar Plat L dan W Wajib Tes COVID-19

Data Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur polisi telah memaksa putar balik sebanyak 43.665 kendaraan saat masa pelarangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Lonjakan COVID-19 Ancam Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Darurat Wisma Atlet
Indonesia
Lonjakan COVID-19 Ancam Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Darurat Wisma Atlet

Sisa tempat tidur pasien di RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet tinggal 1.843 unit.

Djoko Tjandra Seret Nama Eks PM Malaysia di Sidang Suap Red Notice
Indonesia
Djoko Tjandra Seret Nama Eks PM Malaysia di Sidang Suap Red Notice

Djoko Tjandra menyeret nama mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak saat bersaksi untuk terdakwa Brigjen Prasetijo Utomo.

Tim Sabang Akan Kibarkan Merah Putih di Istana Merdeka
Indonesia
Tim Sabang Akan Kibarkan Merah Putih di Istana Merdeka

Indrian Puspita Rahmadhani dari Provinsi Aceh terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih

Periksa Legislator Sulsel, KPK Telusuri Aliran Duit Suap ke Nurdin Abdullah
Indonesia
Periksa Legislator Sulsel, KPK Telusuri Aliran Duit Suap ke Nurdin Abdullah

KPK juga memeriksa pihak swasta bernama Nuwardi alias Hj. Momo

Mulai Hari Ini, KA Batara Kresna Kembali Beroperasi
Indonesia
Mulai Hari Ini, KA Batara Kresna Kembali Beroperasi

Sebelumnya, KA Batara Kresna berhenti beroperasi selama delapan bulan atau sejak Mei akibat pandemi COVID-19.

Polisi Ubek-ubek Rumah Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Ini Hasil Temuannya
Indonesia
Polisi Ubek-ubek Rumah Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Ini Hasil Temuannya

Polisi melakukan penggeledahan di kediaman artis Nia Ramadhani dan suaminya pengusaha Ardi Bakrie.

DPD: Pemerintah Harus Cepat Tanggap Atasi Banjir Kalsel
Indonesia
DPD: Pemerintah Harus Cepat Tanggap Atasi Banjir Kalsel

Dia juga meminta BNPB dan Kemensos segera bertindak cepat dalam mengatasi banjir yang terjadi, serta dapat segera mengirimkan bantuan yang diperlukan masyarakat.