Anak-Anak Tumbuh Gigi? Ini Gejalanya Kadang anak menjadi rewel ketika giginya tumbuh. (Foto: Pexels/pixabay)

KETIKA si kecil sudah mulai tumbuh dan berkembang, yang tentunya tidak dilewatkan adalah tumbuh giginya. Lucu melihat gigi si kecil yang menyembul dari gusinya. Ini juga menandakan si kecil memiliki perkembangan yang baik.

Tapi momen seperti itu juga memiliki sisi gelapnya yang seperti menjadi momok bagi orangtua. Mengapa? Biasanya pada tahapan ini orangtua akan pusing tujuh keliling karena anak menjadi sangat rewel.

Sebenarnya, usia rata-rata gigi bayi mulai muncul adalah saat ia berumur 6 bulan. Namun, perkiraan ini tidak bisa dijadikan patokan. Dalam beberapa kasus, gigi bisa saja muncul lebih lambat atau justru lebih awal.

Gejala kesehatan apa saja yang biasanya menyertai kemunculan gigi seri anak. Kemudian serta bagaimana cara menanganinya? Daripada panik, ada baiknya menyimak terlebih dahulu penjelasan lengkap di bawah ini yang dimuat pada laman Go Dok.

bayi
Gigi yang menyembul dari gusi dapat membuat rwel si kecil. (Foto: dailymail)

1. Ruam di Wajah

Gejala pertama yang ditunjukkan si kecil saat tumbuh gigi adalah timbulnya ruam-ruam di wajah. Menurut dr Elizabeth Yohmi, SpA, IBCLC., tumbuhnya gigi di gusi terbukti dapat merangsang hipersekresi air liur. Kondisi ini diperparah dengan kurangnya kemampuan bayi dalam menelan. Hasilnya, air liur akan banyak keluar dari mulut bayi, lalu mengering di wajah dan lama-kelamaan akan menyebabkan ruam-ruam merah. Mudah kok cara menanganinya. Cukup membersihkan air liur di wajah dan mulut bayi secara teratur dengan lap lembut yang sudah dibasahi. Pilihlah lap yang berbahan dasar flanel atau serat steril lainnya agar kulit si kecil terhindar dari iritasi.

2. Rewel Sangat

Ketika gignya sedang tumbuh, biasanya temperamen si kecil akan memburuk. Ia sering rewel, mudah marah, dan menangis tiba-tiba. Kondisi tersebut dipicu oleh rasa sakit dan ngilu yang dirasakannya karena desakan gigi yang keluar dari gusi. Atasilah dengan mengusap gusi anak menggunakan kain steril atau flanel yang telah didinginkan terlebih dahulu. Suhu dingin terbukti dapat mengurangi rasa sakit pada gusi si kecil.

bayi gigi
Demam yang terjadi karena adanya infeksi pada gusi. (Foto: count)

3. Menggigit

Selain menimbulkan rasa sakit, gigi yang tumbuh juga membuat ia merasakan gatal di area gusinya. Anak kemudian sering menggigit atau mengunyah hampir semua benda yang ada disekitarnya. Bila sudah demikian berikan anak teething/teething ring. Selain karena terbuat dari bahan yang aman untuk digigit oleh anak, teething ring juga dipercaya dapat merangsang refleks gusi serta mulut buah hati.

4. Demam

Yang patut diwaspadai adalah timbulnya demam saat si kecil tumbuh gigi. Menurut dr. Paul Casamassimo, direktur American Academy of Pediatric Dentistry Oral Health and Policy Center, demam bukanlah gejala yang lumrah muncul pada fase pertumbuhan gigi bayi. Beberapa ahli menduga timbulnya demam disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus yang masuk dari benda-benda yang digigit oleh si kecil. Jika anak mengalami demam tinggi selama beberapa hari disertai dengan menurunnya nafsu makan. Maka harus segera mengonsultasikan kesehatannya ke rumah sakit atau dokter terdekat.

Demi melewati fase tadi, orangtua harus lebih sabar lagi. Tapi, bukankah semua kerja keras dan pengorbanan akan terbayar ketika melihat anak tumbuh dengan pesat dan sehat? (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH