An Evening With Whitney, Konser Whitney Houston di Tahun 2020 Whitney Houston yang akan melakukan konser lagi. (Foto: RollingStone)

TEKNOLOGI digital sudah semakin maju, orang dapat membuat apapun yang dahulunya tidak pernah terpikirkan dapat diwujudkan. Seperti konser Whitney Houston teranyar yang akan dilangsung pada tahun depan. Konser yang bertajuk An evening with Whitney Houston seolah membangkitkan kembali penyanyi itu dari alam kuburnya.

Dilansir dari laman Rolling Stone, BASE Hologram dan perwakilan Whitney Houston akan mengadakan tur dunia lewat konser hologram itu. Tur ini akan diadakan di beberapa negara Amerika Serikat dan Eropa dari Januari hingga April 2020.

Baca Juga:

Bukan di Tanah Air, Penyanyi Indonesia Ini Malah Terkenal di Amerika

whitney
Whitney Houston akan mengadakan konser ke Eropa dan Amerika. (Foto: instagram@whitneyhouston)

Konser akan diawali di Meksiko pada 23 Januari 2020. Whitney Houston akan bernyanyi di Inggris, Skotlandia, Irlandia, Wales, Belgia, Belanda, Swiss, Jerman, Austria, Slovakia, Denmark, Norwegia, Swedia, Rusia, dan Ukraina.

Promosi konser ini sudah muncul dimana-mana. Gambar perdana untuk promo tur dengan citra diri Whitney Houston yang mengenakan jaket berwarna emas dipadukan dengan celana jeans yang robek pada bagian lutut, dan memakai sepatu heels sambil memegang mikrofon.

Kabarnya konser hologram ini akan melibatkan para penari yang dikoreografi oleh Fatima Robinson. Didukung pula dengan band yang akan tampil secara live. Dalam onser ini Whitney akan membawakan lagu hitsnya seperti I Will Always Love You, I Wanna Dance With Somebody (Who Loves Me), dan The Greatest Love of All dan Higher Love.

Baca Juga:

Dari Iwa K Hingga Vina Panduwinata Akan Hadir di Konser Bebas - Pesta 90’an

whitney
Whitney Houston akan 'dihidupkan' dengan hologram. (Foto: billboard)

Pat Houston, mantan manajer Whitney mengatakan bahwa konser ini akan membuat penonton tercengang. “Whitney sudah tidak lagi bersama kita, tetapi musiknya akan hidup selamanya,” ujarnya.

Konser ini akan menyajikan sesuatu yang ikonik dari penyanyi 48 tahun itu, bukan untuk mengenang Whitney. Ini bukan cerita tentang perjalanan hidupnya, tetapi lebih pada perayaan atas karya-karya Whitney semasa hidup.

Tujuan utama show ini adalah mempertahankan warisan Whitney dan memberikan kesempatan bagi para penggemar untuk melihatnya tampil kembali. (And)

Baca Juga:

Claudia Emmanuela Santoso, Gadis Cirebon yang Memukau Juri The Voice Germany


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH