Amnesty International: Angin Muson Hadang Etnis Rohingya Pengungsi Rohingya setelah menyebrangi perbatasan Bangladesh-Myanmar di Shah Porir Dwip, Bangladesh, Senin (11/9). (ANTARA FOTO/REUTERS/Danish Siddiqui)

MerahPutih.com - Tim Amnesty International menyebut angin muson yang tengah melanda negara bagian Rakhine menghambat pengungsi etnis Rohingya untuk melarikan diri dari Myanmar.

"Adanya angin muson ini mempersulit orang-orang melarikan diri karena cuacanya, di mana angin muson bersifat basah," kata Laura Haigh selaku peneliti Amnesty International saat disambungkan melalui Skype dengan Amnesty International Indonesia di Jakarta, Jumat (15/9).

Angin mosun juga membuat tim dari Amnesty International kesulitan memantau pembakaran di desa etnis Rohingya.

"Karena angin muson sedang bertiup, sulit melihat situasi lapangan secara komprehensif dan secara penuh," kata Laura.

Lebih lanjut, hingga kini etnis Rohingya menjadi target penyerangan militer Myanmar secara sistematis. "Kelompok Rohingya menjadi target penyerangan secara sistematis," pungkas Laura. (Asp)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Amnesty Internasional: Pembakaran Desa Rohingya Dilakukan Secara Sistematis


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH