Amien Rais: Kalau KPU Curang, Kita Gempur Amien Rais berbicara dalam diskusi di Seknas BPN Prabowo-Sandi (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.Com - Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar tidak melakukan kecurangan pada Pilpres 17 April mendatang. Jika curang, Amien mengancam akan menggempur KPU.

"Awas kalau sampai KPU curang, ya, kita gempur bersama-sama," kata Amien dalam diskusi bertajuk "Refleksi Malari: Ganti Nahkoda Negeri?" di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1).

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) ini membeberkan potensi kecurangan jelang Pilpres mendatang.

"Bayangkan, 31 juta daftar (pemilih) bodong, banyak sekali, ini kan nggak masuk akal. KTP elektronik dibuang di tong sampah, di semak, di sawah, kan kurang ajar," ujarnya.

Amien Rais ancam gempur KPU
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais (tengah). (ANTARAFOTO/Reno Esnir)

"Jadi saya memang tidak main-main mengatakan, awas kalau KPU curang dan kita punya bukti saya kira. Kita lindas insyaallah ya. Dan ini kita sudah pikir tak boleh leha-leha tinggal 90 hari lagi," sambungnya.

Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) ini mengungkapkan jika Prabowo-Sandi menang Pilpres, pada sore hari pihaknya akan langsung menggelar syukuran. Menurutnya, lemenangan tersebut bakal membuat Jokowi 'lumpuh'.

"Insya allah presiden dilantik 20 Oktober. Dari 17 April sampai Oktober itu nanti Pak Jokowi namanya presiden bebek lumpuh. Nggak boleh buat yang macem-macem karena sudah lumpuh. Dan akhirnya perjuangan kita menang kalau dapat izin Allah," ungkapnya.

Amien memastikan, jika capres-cawapres yang diusung Koalisi Adil Makmur ini berhasil memenangkan Pilpres, akan merangkul pihak yang seberangan dengan Prabowo-Sandi.

"Jadi ini betul-betul yang mau dikerjakan Pak Prabowo. 'Mas Amien insyaallah kalau kita menang kita akan buat pemerintahan yang merupakan tim yang dulu oposisi, yang dulu bertentangan itu akan dirangkul'. Pak presidennya sudah Pak Prabowo," pungkasnya.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Boni Hargens: Kasus Penculikan Aktivis 98 dan Kasus Novel Perlu Diangkat di Debat Capres

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH