Amien Rais Dirikan Partai Ummat, Ketua DPD PAN Solo tak Halangi Kader yang Mau Gabung Ketua DPD PAN Solo, Achmad Sapari. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Tokoh politik senior, Amien Rais telah resmi mengumumkan Partai Ummat sebagai kendaraan politik di Pemilu 2024, Kamis (1/10). Partai baru tersebut menguatkan Amien keluar dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang dibentuknya pasca reformasi 1998.

Menanggapi munculnya Partai Ummat tersebut, Ketua DPD PAN Solo, Achmad Sapari, menegaskan hal tersebut bukan menjadi ancaman DPD PAN Solo yang telah mengakar di Solo sejak lama. Bahkan, ia tidak akan menghalangi jika ada kader yang mau bergabung di Partai Ummat bentukan Amien Rais itu.

"Siapapun boleh saja mau membentuk partai asalkan tidak melanggar UU. Ternasuk kemunculan Partai Ummat ini juga bagian dari demokrasi di negeri ini," kata Sapari, Jumat (2/10).

Baca Juga

Partai Ummat, Kendaraan Politik Baru Amien Rais

Dikatakannya, pihaknya tidak akan menghalangi jika ada kader ikut bergabung bersama Partai Ummat. Namun demikian, ia meyakini loyalis Amien Rais yang masih berada di DPP PAN sampai DPD tidak akan menyeberang ke Partai Ummat.

"Saya yakin kader PAN yang ada sekarang akan loyal pada Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sesuai amanat hasil Kongres V PAN belum lama ini," kata dia.

Pendiri Partai Ummat, Amien Rais. Foto: Youtube Amien Rais Official
Pendiri Partai Ummat, Amien Rais. Foto: Youtube Amien Rais Official

Ia juga memberikan ucapan selamat atas berdirinya Partai umat. Meskipun demikian pihaknya juga mengingatkan bahwa partai tersebut masih perlu dibuktikan kekuatannya di Pemilu tahun 2024 mendatang.

"Eksistensi Partai Ummat masih harus diuji saat Pemilu 2024 mendatang. Kalau kita lihat pengaruhnya masih belum kelihatan karena masih baru, masih panjang prosesnya untuk lolos menjadi peserta pemilu 2024," tutur dia.

Ia mengaku tidak kaget dengan niatnya Amin Rais membentuk Partai Ummat. DPD PAN Solo memastikan PAN pimpinannya masih solid dan loyal pada Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Baca Juga

Kader PAN Punya Rasionalitas Politik dan Akal Sehat, Tak Mungkin 'Belok' ke Partai Ummat

"Seluruh kader sudah bisa memilah dan memilih partai mana yang sesuai pilihan rakyat. Kita lebih baik fokus dulu di Pilwakot Solo untuk menenangkan pasangan cawali dan cawawali Gibran-Teguh," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vonis Korupsi Dikorting 1 Tahun, Romi eks Ketum PPP Bisa Bebas Minggu Depan
Indonesia
AJI Desak Polisi Usut Kasus Doxing, Intimidasi dan Teror Jurnalis Detik.com
Indonesia
AJI Desak Polisi Usut Kasus Doxing, Intimidasi dan Teror Jurnalis Detik.com

"Selain itu, Situs Seword juga melakukan hal serupa dan menyebarkan opini yang menyerang penulis dan media," jelas Erick.

Ribuan Prajurit TNI AL Tiba-tiba Latihan Perang, Ada Apa?
Indonesia
Ribuan Prajurit TNI AL Tiba-tiba Latihan Perang, Ada Apa?

"Pandemi COVID-19 ini tentu bukan suatu halangan untuk kami. Sebagai prajurit TNI, kami harus siap dalam menghadapi segala situasi," Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono

Baru 2 Orang Positif Corona, JK Tegaskan Depok Belum Perlu Diisolasi
Indonesia
Baru 2 Orang Positif Corona, JK Tegaskan Depok Belum Perlu Diisolasi

Masyarakat juga harus menerapkan disiplin yang tinggi

Pekan Ini Bareskrim Limpahkan Berkas Kasus Djoko Tjandra
Indonesia
Pekan Ini Bareskrim Limpahkan Berkas Kasus Djoko Tjandra

Awi meminta publik memberi kesempatan kepada penyidik

DPR Minta Kemenlu Pantau Keselamatan WNI di Lebanon
Indonesia
DPR Minta Kemenlu Pantau Keselamatan WNI di Lebanon

Menurutnya, pihak Kemenlu diharapkan segera memberikan pendampingan dan bantuan yang diperlukan.

Polisi Masih Selidiki Kasus Pemberian THR yang Diduga Libatkan Rektor UNJ
Indonesia
Polisi Masih Selidiki Kasus Pemberian THR yang Diduga Libatkan Rektor UNJ

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kasus tersebut baru saja diterima penyidik

Ribuan Peserta CPNS Kota Tangerang Mengikuti Tes SKD
Foto
Ribuan Peserta CPNS Kota Tangerang Mengikuti Tes SKD

Para calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 lingkup Kota Tangerang menunggu antrean untuk mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) di halaman Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang

Pandemi COVID-19, Kredit Bank Cuma Tumbuh 1 Persen
Indonesia
Pandemi COVID-19, Kredit Bank Cuma Tumbuh 1 Persen

Perbankan telah melakukan restrukturisasi kredit untuk 6,73 juta debitur dengan total outstanding mencapai Rp784,36 triliun hingga 20 Juli 2020.

Anaknya Maju Pilwalkot Tangsel, Wapres Ma'ruf: Tut Wurihandayani Saja
Indonesia
Anaknya Maju Pilwalkot Tangsel, Wapres Ma'ruf: Tut Wurihandayani Saja

Ma'ruf hanya bisa memberikan arahan dari belakang