Amerika Serikat Lancarkan Serangan ke Venezuela, Mengancam Perdamaian dan Stabilitas Internasional

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
 Amerika Serikat Lancarkan Serangan ke Venezuela, Mengancam Perdamaian dan Stabilitas Internasional

Amerika Serikat Lancarkan Serangan ke Venezuela.(foto: Instagram @rose.warfare)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — LEDAKAN keras terdengar di Kota Caracas, Venezuela, pada Sabtu (3/1) sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Kepulan asap terlihat membubung di atas kota setelah militer Amerika Serikat menyerang negara itu.

Seperti dilansir BBC, laporan mengenai lokasi yang menjadi sasaran serangan mencakup lapangan udara militer La Carlota di pusat ibu kota Venezuela serta pangkalan militer utama Fuerte Tiuna. Komunitas di sekitar lokasi tersebut juga dilaporkan mengalami pemadaman listrik.

Video yang memperlihatkan ledakan dan helikopter terbang di atas kota beredar di media sosial. Saat ini belum diketahui apakah ada korban jiwa akibat serangan tersebut. Pemerintah Venezuela menyatakan Negara Bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira turut terkena serangan.

Baca juga:

Trump Labeli Venezuela di Bawah Maduro Teroris, Kirim Armada Blokade Terbesar AS



Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan pemerintah tidak mengetahui keberadaan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Ibu Negara Cilia Flores. Pemerintah Venezuela menuntut bukti kehidupan segera keduanya. Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino Lopez mengklaim serangan tersebut menghantam kawasan sipil dan mengatakan pemerintah sedang mengumpulkan informasi mengenai jumlah korban tewas dan luka-luka. Ia menambahkan bahwa Venezuela akan ‘melawan’ terhadap kehadiran pasukan asing.

Pemerintah Venezuela mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam agresi militer yang sangat serius oleh Amerika Serikat terhadap wilayah dan penduduk Venezuela di lokasi sipil maupun militer.

Pemerintah Venezuela menuduh AS mengancam perdamaian dan stabilitas internasional serta menggambarkan serangan tersebut sebagai upaya untuk merebut sumber daya strategis Venezuela, khususnya minyak dan mineral. Venezuela menuduh AS memiliki tujuan mematahkan secara paksa kemerdekaan politik bangsa.(dwi)

Baca juga:

Trump Tetapkan Rezim Venezuela Sebagai Organisasi Teroris Asing

#Venezuela #Amerika Serikat # Nicolas Maduro
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Dunia
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Arahan itu mewajibkan badan-badan di bawah cabang eksekutif sipil untuk segera menghapus perangkat lunak DeepSeek yang ada, perangkat terkait, serta aplikasi pihak ketiga yang dibangun di atas kerangka kerjanya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Bagikan