Amerika Serikat Kembalikan Tiga Artefak Indonesia Ilustrasi patung Dewa Ganesha. (Foto: Unsplash/Timur Kozmenko)

TIGA Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Indonesia dikembalikan oleh pemertintah AS yang diwakili Jaksa Wilayah New York Cyrus Vance, Jr. kepada Konsul Jenderal RI di New York, Arifi Saiman.

Mengutip ANTARA, cagar budaya tersebut adalah patung Dewa Siwa (6x4x8,25 inci) yang bernilai sekitar Rp 186,3 juta, patung Dewi Parwati (5,5x4,5x7,5 inci) bernilai sekitar Rp 467,8 juta, dan patung Dewa Ganesha (3x2,5x4,5 inci) bernilai sekitar Rp 596,8 juta.

Konjen RI menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap Jaksa New York dan Deputi Agen Khusus Investigasi Keamanan Dalam Negeri AS (HSI) Erik Rosenblatt beserta jajarannya. Konjen Arifi juga akan selalu mendukung upaya penyelidikan artefak-artefak lain yang diduga diseludupkan dari Indonesia ke AS, sehingga akhirnya dapat dikembalikan kepada pemerintah Indonesia.

Jaksa Vance menyatakan bahwa kejahatan warisan budaya yang melibatkan penjarahan dan penjualan ilegal artefak kuno merupakan serangan terhadap mata rantai yang tidak terpisahkan dari sejarah suatu bangsa.

Baca juga:

Diperoleh Ilegal, Artefak Tengkorak Asmat dan Patung Korwar Dijual Online di Eropa

Amerika Serikat Kembalikan Tiga Artefak Indonesia
Dikembalikan atas penyelidikan. (Foto: Unsplash/Laura Olsen)

“Saya merasa terhormat untuk mengembalikan tiga benda indah ini kembali ke pemiliknya yang sah, rakyat Indonesia. Saya ingin berterima kasih kepada Unit Perdagangan Barang Antik di kantor saya dan mitra kami di Investigasi Keamanan Dalam Negeri atas upaya tanpa henti yang telah menghasilkan hampir 400 harta dan dikembalikan ke 11 negara,” ujarnya.

Sementara itu, Agen Khusus Penanggung Jawab HSI New York Peter C Fitzhugh menegaskan pentingnya penyitaan benda-benda cagar budaya dan pengembalian ke negara asal untuk menyoroti kerja sama dan upaya berkelanjutan oleh lembaga dan pemerintah AS.

Baca juga:

Gereja Ayam Menyimpan Segudang Artefak Sejarah

Amerika Serikat Kembalikan Tiga Artefak Indonesia
Subhash Kapoor. (Foto: Hindustan Times)

“Artefak yang dipulangkan hari ini adalah bagian dari kekayaan sejarah budaya Indonesia,” kata Fitzhugh.

Penemuan tiga artefak Indonesia ini diawali atas penyelidikan pedagang seni bernama Subhash Kapoor. Mengutip laman Hindustan Times, Kapoor dan terdakwa lainnya menyeludupkan barang antik yang dijarah ke Manhattan dan menjualnya di galeri yang berbasis di Madison Avenue, Art of the Past.

Dari 2011 hingga 2020, kantor kejaksaan dan HSI menemukan lebih dari 2.500 barang yang diperdagangkan dengan nilai total melebihi USD 143 juta atau sekitar Rp 2 triliun. (and)

Baca juga:

Selisik Propaganda Saudara Tua Lewat Artefak Masa Pendudukan Jepang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cek Selera Musik, Cara Gen Z Cari Pasangan
Fun
Cek Selera Musik, Cara Gen Z Cari Pasangan

Selera musik yang sama bisa membuatmu 'get along' lebih mudah dengan orang lain.

Cara Berdamai Ketika Dighosting Match Tinder
Hiburan & Gaya Hidup
Cara Berdamai Ketika Dighosting Match Tinder

Sebagian orang pasti pernah mencoba menjalani hubungan dari aplikasi perjodohan online seperti Tinder. Namun tak selalu mulus, fenomena ghosting yang cukup umum di Tinder nyatanya kerap membuat hubungan yang dikira manis jadi kandas.

Selalu Memerankan Protagonis, Aktor Korea Ini Diharapkan Jadi Penjahat
ShowBiz
Selalu Memerankan Protagonis, Aktor Korea Ini Diharapkan Jadi Penjahat

Penggemar agaknya bosan aktor Korea ini jadi orang baik-baik terus.

Kraftwerk Masuk ‘Rock & Roll Hall of Fame’
ShowBiz
Kraftwerk Masuk ‘Rock & Roll Hall of Fame’

Pionir musik elektronik asal Jerman Kraftwerk masuk Rock & Roll Hall of Fame.

Selebritas ini Tangguh jadi Single Parent
ShowBiz
Selebritas ini Tangguh jadi Single Parent

Beberapa bintang menunjukkan ke dunia kehidupan mereka yang menyentuh sebagai orang tua tunggal.

Kehadiran Anggota BLACKPINK dalam Permainan Jentle Garden
ShowBiz
Kehadiran Anggota BLACKPINK dalam Permainan Jentle Garden

Di akun Instagram, Jennie membagikan beberapa foto yang mempromosikan proyek tersebut.

Qualcomm Umumkan Produk Baru untuk Perkuat Kolaborasi
Fun
Qualcomm Umumkan Produk Baru untuk Perkuat Kolaborasi

Produk ini semakin meningkatkan kualitas teknologi 5G.

Tak Perlu Rumit untuk Memahami Blockchain
Fun
Tak Perlu Rumit untuk Memahami Blockchain

Pada dasarnya blockchain merupakan sebuah bank data yang terhubung dengan kriptografi.

Atasi Masalah Kulit dengan Makanan dan Bukan Obat
Fun
Atasi Masalah Kulit dengan Makanan dan Bukan Obat

Makan lebih banyak biji-bijian dan kacang-kacangan, serta mengurangi gula, akan membuat kulitmu jauh lebih sehat.

Perjanjian Renville yang Mempersempit Wilayah Indonesia
Fun
Perjanjian Renville yang Mempersempit Wilayah Indonesia

Perjanjian Renville memberikan keuntungan dengan perhatian dunia internasional