Amerika dan Iran Berperang, Fadli Zon Desak Pemerintah Lindungi WNI di Timur Tengah Politisi Gerindra yang juga Anggota DPR Fadli Zon. (Foto:MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan pemerintah Indonesia harus bertindak soal adanya potensi perang antara Iran dan Amerika Serikat.

Menurut Fadli, pemerintah perlu menyiapkan rencana atau "contingency plan" mengamankan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada disana untuk mengantisipasi meningkatnya ketegangan hubungan antara Amerika Serikat dengan Iran.

Baca Juga:

Wapres Ma'ruf Prediksi Situasi Ekonomi Politik Bisa Rusak Jika AS dan Iran Berperang

"Kita tidak tahu perkembangan apa yang akan terjadi, apakah mereda atau justru ekskalasinya meningkat," kata Fadli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (8/1).

Dia menilai, pemerintah harus mengambil langkah evakuasi kepada WNI di Iran ke daerah aman, selain langkah memberikan himbauan untuk menjamin keselamatan WNI.

Fadli Zon desak pemerintah lindungi WNI di Timur Tengah
Fadli Zon (MP/Ponco Sulaksono)

"Warga Indonesia harus ada langkah evakuasi ke wilayah yang lebih aman. Saya kira ini terjadi di Libya, ada evakuasi dan sebagainya," ujarnya.

Ia ragu apakah situasi di Iran dan Irak akan bisa mereda atau tidak karena masih sulit membaca peta konfliknya.

Karena itu, ujarnya, pemerintah harus mengambil langkah evakuasi kepada WNI di Iran dan Irak ke daerah aman. Dia mencontohkan di wilayah Irak, hanya di kawasan "green zone" yang merupakan daerah yang dianggap aman, di luar daerah itu tidak aman.

Fadli menilai kebijakan yang diambil Presiden AS Donald Trump yang membunuh Kepala Korps Quds Garda Revolusi Iran Jenderal Qassem Soleimani di Irak merupakan tindakan yang sangat dikutuk.

Baca Juga:

Jika Amerika dan Iran Perang, PA 212 Ingatkan Potensi Kemarahan Kelompok Syiah di Indonesia

Dia mengatakan kunjungan Qassem Soleimani ke Irak merupakan kunjungan resmi delegasi sebuah negara ke negara lain sehingga tindakan Trump merupakan provokasi yang bisa menimbulkan konflik lebih luas.

“Ini bisa saja taktik politik domestik dari Trump di Amerika Serikat. Tetapi kalau kita lihat, ini bisa memicu ketegangan di wilayah Timur Tengah, seperti di Iran, Irak, dan sekitarnya,” pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Iran-Amerika Sampai Perang, Aset Negeri Paman Sam di Indonesia Terancam



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH