Album John Lennon Dijual Seharga Rp21,9 miliar John Lennon dan Mark Chapman lima jam sebelum Chapman menembak Lennon.

ALBUM John Lennon yang ditandatanganinya beberapa jam sebelum tewas tertembak dijual dengan harga Rp21,9 miliar. Album itu milik Mark Chapman, penembak John Lennon di depan apartemen Dakota, New York.

Album berjudul Double Fantasy itu disodorkan oleh Chapman untuk ditandatangani Lennon beberapa jam sebelum akhirnya ia menembak mati idolanya itu pada 8 Desember 1980. Lennon membubuhkan huruf 'WJT-2' tepat di leher istrinya, Yoko Ono, di album itu.

Tanda tangan John Lennon beberapa jam sebelum tewas ditembak. (Foto: mirror)

Chapman bertemu Lennon ketika ia hendak berangkat rekaman pada pukul 5 sore. Kemudian dia menunggu sampai Lennon kembali dari rekaman pada sekitar 10.50 malam. Lantas ketika Lennon memasuki apartemennya, Chapman mengeluarkan revolver kaliber .38 dan menembakan empat peluru ke arah Lennon.

Album yang ditandatangani oleh Lennon sebelum kematiannya itu disimpan selama 18 tahun oleh seorang penggemar the Beatles. Kemudian fans itu menjualnya kepada seorang kolektor di tahun 1999. Kolektor inilah yang kemudian menawarkan kepada siapa saja dengan harga Rp21,9 miliar.

Album itu tadinya disembunyikan oleh Chapman di antara dua tanaman besar pada pintu masuk apartemen. Seseorang melihatnya dan kemudian memberikannya pada polisi sebagai barang bukti. Setahun kemudian pihak kejaksaan mengembalikan album itu pada penemunya. Sejak saat itu album ini disimpan di bawah tempat tidurnya. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH