Alasan Tokocrypto PHK 20 Persen Karyawan Tokocrypto umumkan pencapaian tiga tahun di Indonesia (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menghantui perusahaan-perusaahaan rintisan (startup) di Indonesia. Setelah Shopee, kini Tokocrypto yang melakukan pemecatan terhadap karyawannya.

Platform perdagangan aset kripto itu memangkas jumlah karyawan sebesar 20 persen dari 227 karyawan atau sekitar 45 orang. Kebijakan itu berdasarkan hasil analisis dan prediksi yang telah dilakukan oleh manajemen dalam mengantisipasi kondisi pasar kripto dan ekonomi global yang berkepanjangan.

Baca Juga

Sejumlah Karyawan Kena PHK, Operasi Shopee Indonesia Tetap Berjalan

"Langkah internal yang diambil adalah mentransfer beberapa karyawan kepada bisnis unit yang telah menjadi entitas berbeda yaitu T-Hub dan TokoMall, penyesuaian jumlah karyawan sekitar 20 persen dari 227 karyawan dengan pertimbangan perubahan fokus bisnis," ucap VP Corporate Communications Tokocrypto Rieka Handayani dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (22/9).

Rieka menjelaskan, Selama empat tahun ini, secara operasional Tokocrypto memiliki tren pertumbuhan positif dan mampu mengelola revenue-nya secara mandiri untuk menjalankan berbagai inisiatif bisnis.

Baca Juga

Shopee Indonesia Terpaksa PHK Karyawan, Jamin Pesangon Tambah 1 Bulan Gaji

Dia melanjutkan, seiring dengan penyesuaian yang dilakukan, Tokocrypto memastikan seluruh proses akan dilakukan secara transparan dan mematuhi segala peraturan pemerintah yang berlaku.

"Kami menjamin bahwa segala perubahan yang terjadi dalam korporasi, tidak akan berimbas pada standar operasional yang telah ditetapkan untuk melayani seluruh pengguna Tokocrypto. Tokocrypto akan terus berkomitmen untuk tetap optimis membangun industri blockchain yang komprehensif di Indonesia.” pungkasnya. (*)

Baca Juga

Gibran Pastikan Karyawan Shopee Solo tidak Kena PHK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pernyataan WHO Akhir Pandemi di Depan Mata Cukup Jadi Penyemangat
Indonesia
Pernyataan WHO Akhir Pandemi di Depan Mata Cukup Jadi Penyemangat

Semua pihak untuk menjadikan ucapan WHO sebagai semangat nyata mengakhiri pandemi COVID-19.

PPKM Kota Medan di level 2, Nataru Akan Ikuti Perintah Pemerintah Pusat
Indonesia
PPKM Kota Medan di level 2, Nataru Akan Ikuti Perintah Pemerintah Pusat

Pemerintah Kota Medan, hingga kini masih menunggu Instruksi Gubernur Sumatera Utara terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 periode Natal dan Tahun Baru.

Legislator PSI Ingin Anies Bikin Kebijakan yang Tak Bikin Panik Warga
Indonesia
Legislator PSI Ingin Anies Bikin Kebijakan yang Tak Bikin Panik Warga

Jakarta bisa jadi tempat penyebaran utama COVID-19 varian Omicron, jika Anies Baswedan tidak memiliki aturan maksimal

KPK Buka Peluang Periksa Alex Noerdin Terkait Kasus yang Menjerat Anaknya
Indonesia
KPK Buka Peluang Periksa Alex Noerdin Terkait Kasus yang Menjerat Anaknya

Rencana pemanggilan Alex Noerdin buntut dari ditemukannya uang Rp 1,5 miliar saat KPK menggelar OTT di Jakarta pada Jumat (15/10) lalu.

Koalisi dengan Gerindra, PKB Jawab Kemungkinan Cak Imin Capres atau Cawapres Prabowo
Indonesia
Koalisi dengan Gerindra, PKB Jawab Kemungkinan Cak Imin Capres atau Cawapres Prabowo

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tancap gas untuk melakukan konsolidasi internal, termasuk menguatkan persiapan di daerah-daerah.

Waspada, Puncak COVID-19 Omicron Segera Tiba
Indonesia
Waspada, Puncak COVID-19 Omicron Segera Tiba

Indonesia saat ini tengah menghadapi gelombang ketiga COVID-19 varian Omicron.

Wagub DKI Bakal Tindak Pemain Sepatu Roda di Tengah Jalan Raya
Indonesia
Wagub DKI Bakal Tindak Pemain Sepatu Roda di Tengah Jalan Raya

Masyarakat dibuat geram oleh sejumlah pemain sepatu roda yang bermain di tengah jalan raya.

Nilai Investasi di Jawa Barat Mencapai Rp 72,46 Triliun
Indonesia
Nilai Investasi di Jawa Barat Mencapai Rp 72,46 Triliun

Jawa Barat disebut menjadi destinasi favorit para investor. Realisasi investasi penanaman modal asaing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Jabar pada semester I/2021 telah mencapai Rp 72,46 trilliun.

AJI Desak DPR Hapus Pasal di RUU KUHP dan ITE yang Dinilai Ancam Kebebasan Pers
Indonesia
AJI Desak DPR Hapus Pasal di RUU KUHP dan ITE yang Dinilai Ancam Kebebasan Pers

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mencatat terdapat lebih dari dua puluh pasal yang mengancam kebebasan pers dan dapat mengkriminalkan jurnalis dalam menjalankan fungsinya, serta mengancam demokrasi.

Calon Menpan RB Masuki Tahap Finalisasi Jokowi dan Megawati
Indonesia
Calon Menpan RB Masuki Tahap Finalisasi Jokowi dan Megawati

"Nantinya Ibu Megawati Soekarnoputri bersama dengan Bapak Presiden Jokowi setelah 40 hari wafatnya Pak Tjahjo," kata Hasto.