Alasan Tim Panelis Tidak Loloskan Abdurrahman Suhaimi Jadi Cawagub DKI Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Tim Panelis uji kelayakan atau fit and proper test telah merekomendasikan dua nama dari tiga kandidat calon Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta. Adapun dua nama yang direkomendasi tim panelis yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

Sedangkan Abdurrahman Suhaimi yang oleh banyak pihak dianggap berkompeten menjabat DKI 2 malah tak mendapat rekomendasi oleh tim seleksi.

Salah satu tim panelis cawagub DKI, Ubedillah mengungkapkan pihaknya memilih Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu karena keduan mumpuni dibidang ekonomi. Kedua tokoh ini telah terbukti sudah menekuni berbagai jenis bisnis sehingga kemampuan mereka mengelola isu ekonomi bila terpilih mendampingi Gubernur Anies tak diragukan.

Ubedillah

Alasan pihaknya tak mengusulkan Suhaimi diketahui ia kurang menguasai tata kelola keuangan. Ubedillah menyebut Suhaimi memiliki latar belakang pendidikan agama.

"Kemudian juga pengalaman Jadi eksekutor, mereka juga memiliki pengalaman pada bisnis di Jakarta, isu-isu ekonomi juga menjadi perhatian kami karena latar belakangnya Pak Suhaimi kan pendidikan agama, ya jadi saya kira kira itu lah," kata Ubedillah saat dikonfirmasi, Rabu (13/2).

Tak hanya itu, Ubedillah menuturkan, alasan pihaknya tidak merekomendasikan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta karena beranggapan bahwa Suhaimi tak menguasi Tata Kelola Keuangan.

Ubedillah menyebut kelemahan Suhaimi ternyata bisa dikerjakan oleh Ahmad Syikhu dan Agung Yulianto karena mereka berlatarbelakang auditor keuangan.

"Sebetulnya pengalaman pada tata kelola keuangan itu penting. mereka (Agung dan Syaikhu) latar belakangnya auditor. jadi ketelitiannya bisa mempertahankan Wajar tanpa pengecualian misalnya. jadi itu yang penting dan ada di dua orang itu Agung Yulianto dan Ahmad syaikhu," jelasnya.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi. Foto:http://jakarta.pks.id

Hingga kini kedua Partai pengusung Anies-Sandi di Pilkada 2017 lalu tengah melakukan pendalaman atas hasil rekomendasi tim fit and proper test ini. PKS dan Gerindra telah menerima hasil rekomendasi dua nama cawagub DKI dari tim panelis pada Jumat (8/2) lalu.

Lantaran harus melakukan pendalam hasil rekomendasi ini maka penyerahan nama Cawagub ke Gubernur Anies molor. Hingga saat ini pemilihan cawagub baru masih juga alot. (Asp)

Kredit : asropih


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH