Alasan Sulit Punya Keturunan, Ibu dan Anak Terlibat Kasus Penculikan Balita Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (29/7). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Polres Jakarta Selatan menangkap ibu dan anak berinsial N dan P terkait kasus penculikan seorang bocah berinisial PR di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Senin (27/7). Kedua pelaku ditangkap di kawasan Munjul, Kabupaten Tangerang, Banten pada Selasa (28/7).

Awalnya, orang tua korban melapor ke Polsek Pesanggrahan pada pukul 18.30 WIB, Senin (27/7) jika anaknya hilang. Namun, setelah dilakukan pencarian, keberadaan bocah tersebut tak kunjung ditemukan.

Baca Juga

Muncul Klaster Kantor, Anies Diminta Gandeng Pemerintah Pusat Kumpulkan Pengelola Gedung

Setelah itu, akhirnya bocah berusia 3 tahun tersebut ditemukan di kawasan Munjul, Banten. Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, memang ternyata korban mengenal pelaku karena pernah tinggal di Ulujami, Jakarta Selatan.

Dari hasil pemeriksaan, motif kedua tersangka melakukan penculikan karena keduanya ingin mempunyai keluarga baru karena ada salah satu keluarga yang meninggal dunia.

Ilustrasi. (MP/Alfi Ramadhani)
Ilustrasi. (MP/Alfi Ramadhani)

"P menyatakan bahwa yang bersangkutan karena sudah tidak punya saudara, karena kakaknya meninggal dunia. Sedangkan N karena yang bersangkutan sebagai ibu tidak bisa melahirkan anak lagi jadi yasudah dijadikan anak lah ini," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (29/7).

Budi mengungkapkan dalam aksi penculikan ini, kedua tersangka tidak melakukan kekerasan terhadap PR. Hal ini, lantaran keduanya ingin menjadikan korban sebagai anggota keluarga mereka.

Baca Juga

555 Orang Positif COVID-19 dari Klaster Pasar, Satgas COVID-19: Ini Lagi Jualan

"Tidak ada, sementara memang tidak ada kekerasan, karena ini tujuannya hanya untuk mengamankan anak, menjadikan anak. Hanya mungkin memang secara prosedur korban dilakukan visum dan ada hanya goresan karena penarikan di tangan," ucapnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Makalah Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit: Transformasi Menuju Polri yang Presisi
Indonesia
Makalah Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit: Transformasi Menuju Polri yang Presisi

Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menyerahkan makalah ke Komisi III DPR RI untuk fit and proper test. Makalah itu berjudul 'Transformasi Menuju Polri yang Presisi: Prediktif-Responsibilitas-Transparasi Berkeadilan'.

Temukan 4 Kejanggalan, PSI Tolak Pencairan Dana Cadangan DKI
Indonesia
Temukan 4 Kejanggalan, PSI Tolak Pencairan Dana Cadangan DKI

Kejanggalan itu terdapat banyak pos anggaran tidak mendesak yang belum dicoret.

Ini 49 Aturan Turunan UU Cipta Kerja Yang Disahkan Jokowi
Indonesia
Ini 49 Aturan Turunan UU Cipta Kerja Yang Disahkan Jokowi

Presiden telah menetapkan peraturan pelaksana UU Cipta Kerja yang terdiri atas 45 Peraturan Pemerintah (PP) dan 4 Peraturan Presiden (Perpres).

DKI Terapkan PSBB, Protokol Istana Negara Diubah
Indonesia
DKI Terapkan PSBB, Protokol Istana Negara Diubah

Presiden sesekali memperketat gelaran rapat, dengan dilakukan secara virtual

Mahfud MD: Revisi UU ITE Kini Berada di Kemenkumham
Indonesia
Mahfud MD: Revisi UU ITE Kini Berada di Kemenkumham

Mahfud MD mengatakan, revisi UU ITE kini berada di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk diteruskan ke proses legislasi di DPR.

KPK Periksa Direktur Bank Bukopin Terkait Kasus Suap RTH Bandung
Indonesia
KPK Periksa Direktur Bank Bukopin Terkait Kasus Suap RTH Bandung

"Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka DS (Dadang Suganda)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (13/10).

[HOAKS atau FAKTA] Putri Presiden Vladimir Putin Tewas Seusai Dosis Kedua Vaksin COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Putri Presiden Vladimir Putin Tewas Seusai Dosis Kedua Vaksin COVID-19

Dalam berita tersebut, disebutkan bahwa putri Presiden Vladimir Putin menderita efek samping yang tak terduga pada vaksin COVID eksperimental Rusia dan meninggal di Moskow.

Pemerintah Belum Berpikir Bubarkan OJK
Indonesia
Pemerintah Belum Berpikir Bubarkan OJK

Saat ini pemerintah pusat ingin setiap lembaga negara fokus pada tugasnya masing-masing sesuai perundang-undangan.

PAN Tegaskan Stabilitas Pemerintahan Tak Didasari Jumlah Partai Politik
Indonesia
PAN Tegaskan Stabilitas Pemerintahan Tak Didasari Jumlah Partai Politik

Penerapan ambang batas parlemen berkaitan dengan aspek proposionalitas atau derajat keterwakilan pemilu

KPK Banding Atas Vonis 6 Tahun Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan
Indonesia
KPK Banding Atas Vonis 6 Tahun Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan

KPK mengajukan banding atas vonis enam tahun yang menjerat eks komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.