Alasan Pulang Kerja Sebelum Jam 5 Sore Bagus Untuk Kesehatan Mental dan Fisik Pulang kerja ontime lebih bahagia (Foto: Pexels/burst)

PEKERJA milenial lebih senang bekerja keras hingga larut malam dibandingkan pulang kerja lebih awal. Alasannya pun bermacam-macam. Mulai dari menghindari lalu lintas yang macet hingga ingin menyelesaikan lebih banyak pekerjaan di awal waktu.

Menurut penelitian yang dilakukan John Pencavel, bekerja dengan jam kerja ekstra sama sekali tidak bermanfaat. Tak hanya berpengaruh pada pekerjaan yang dilakukan, hal tersebut juga dapat merusak kehidupan sosial, kesehatan mental, hingga kebugaran fisik. Ternyata meninggalkan pekerjaan tepat waktu lebih sehat dan lebih bahagia.

Baca Juga:

Apa Kerennya Profesi Seorang Barista? 5 Alasan Ini Bisa Menjawab

Ketika kualitas lebih baik daripada kuantitas, inilah mengapa pulang kerja pada jam 5 sore lebih sehat.

1. Tidak produktif

Kerja
Bekerja produktif dan tidak produktif (Foto: Pexels/energepic.com)

Penelitian Pencavel menunjukkan bahwa pada titik tertentu, bekerja di waktu ekstra memiliki hasil yang kurang memuaskan. Semakin bertambah waktu kerjamu semakin kurang produktif hasil yang dicapai. Itulah sebabnya banyak tempat kerja yang mengukur produktivitas dari hasil yang dicapai daripada jam yang dilalui. Mereka tidak peduli jika kamu bekerja lebih sedikit selama hasil pekerjaan mencapai target.

2. Tubuh Tetap Sehat

Kerja ontime
Tubuh tetap sehat dan bugar (Foto: Pexels/Bruce Mars)

Jam kerja tambahan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, kelelahan, tingkat energi yang lemah dan kesehatan yang memburuk. Sebuah studi yang dilakukan di tiga benua menemukan bahwa orang yang bekerja lebih dari 55 jam seminggu memiliki risiko stroke yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang bekerja di bawah 40 jam seminggu. Karyawan yang bekerja terlalu keras juga memiliki risiko 13% lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner.

3. Penggunaan Waktu Lebih Efisien

Kerja
Jam kerja efisien dan efektif (Foto: Unsplash/Aron Visuals)

Jika kamu terbiasa dengan pola pikir bahwa kamu harus menyelesaikan pekerjaan sebelum pukul 5 sore, kamu akan menyadari bahwa sebenarnya tidak ada banyak waktu. Waktumu pun lebih efisien. Tidak ada gangguan yang tidak penting seperti ngopi terlalu lama, ngobrol bersama rekan kerja, dan lain-lain. Keterampulan mengatur waktumu pun lebih baik.

Baca Juga:

Freelancer, Simak Nih Cara Mengatur Keuangan Biar Cepat Kaya

4. Batasan privasi

Kerja tepat waktu
Beri batasan pada pekerjaan (Foto; Pexels/EVG photos)

Menetapkan batasan dan membiarkan rekan kerjamu tahu bahwa kamu akan meninggalkan kantor pada pukul 5 sore baik untuk suasana di kantor. Bahkan jika temanmu lebih memilih untuk tetap lembur, caramu telah menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Sangat penting untuk memahami kapan pekerjaan harus berakhir dan kehidupan pribadimu sendiri di mulai.

5. Waktu untuk keluarga

Kerja ontime
Lebih banyak waktu untuk keluarga (Foto Pexels/J carter)

Ketika kamu meninggalkan meja tepat wktu, kamu akan merasakan betapa menyenangkannya memiliki satu atau dua jam ekstra setiap harinya hanya untuk dirimu sendiri. Kumpul bersama teman dan keluarga, olahraga, membawa peliharaan ke taman. Kamu akan memiliki banyak waktu untuk hobimu. Tak harus melibatkan orang lain, menghabiskan waktu sendiri pun penting untuk kesehatan mental dan kesehatan fisik jangka panjang. (avia)

Baca Juga:

Ingin Sukses di Tempat Kerja? Latih 'Soft Skill'

Kredit : iftinavia


Iftinavia Pradinantia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH