Alasan Polisi Amankan Pendemo FPR Saat Demo di Depan Istana Negara Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan delapan orang pendemo Front Perjuangan Rakyat (FPR) di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (23/9) (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap alasan mengamankan delapan orang pendemo dari Front Perjuangan Rakyat (FPR) saat menggelar unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (23/9). Tindakan kepolisian saat penyampaian aspirasi Hari Tani Nasional ini sempat viral di media sosial.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyatno menuturkan, wilayah DKI Jakarta ditetapkan dalam status PPKM Level 3.

Baca Juga

HUT ke-20, Partai Demokrat Kubu Moeldoko Gelar Reuni

Terlebih dalam Undang-Undang No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum pasal 6 menyatakan bahwa dalam penyampaikan pendapat di muka umum berkewajiban mentaati hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Selain itu juga diatur dalam Inmendagri nomor 43 Tahun 2021 tentang PPKM level 4, level 3 dan level 2 melarang setiap bentuk aktivitas/kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan," kata Setyo dalam keteranganya, Jumat (24/9).

Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan delapan orang pendemo Front Perjuangan Rakyat (FPR) di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (23/9) (MP/Kanugraha)

Setyo menyebut, tindakan mengamankan pendemo itu untuk menegakkan protokol kesehatan COVID-19. Mengingat saat ini jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif wilayah DKI Jakarta masih fluktuatif.

"Oleh karena itu, yang kami lakukan mengacu kepada Adagium Salus Populi Suprema Lex Esto yaitu keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," jelas Setyo.

Baca Juga

[Hoaks atau Fakta]: AHY Menangis, Moeldoko Resmi Ambil Alih Partai Demokrat

Setyo mengklaim, hal ini juga sebagai pembelajaran kepada masyarakat lain terkait penyampaian pendapat di muka umum. "Ini dapat menimbulkan kerumunan adalah dilarang dan penegakan Protokol Kesehatan COVID- 19 tetap akan dilakukan di masa PPKM level 3 di DKI Jakarta," sebut Setyo

Setyo mengklaim, para pendemo menyadari akan kesalahannya dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi. "Untuk saat ini mereka telah kami pulangkan dengan dijemput oleh orang tuanya," tutur mantan Kapolres Madiun ini. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Resmi! Pemkot Depok Larang Resepsi Pernikahan dan Khitanan Selama PPKM Darurat
Indonesia
Resmi! Pemkot Depok Larang Resepsi Pernikahan dan Khitanan Selama PPKM Darurat

Berdasarkan peraturan yang berlaku sebelumnya untuk resepsi pernikahan diperbolehkan namun dibatasi jumlahnya hanya 30 orang dan khitanan 20 orang. Namun, dalam ketentuan yang baru saat ini sudah tidak diperbolehkan lagi.

Legislator Minta Lonjakan Kasus COVID-19 di Singapura Jadi Peringatan Indonesia
Indonesia
Legislator Minta Lonjakan Kasus COVID-19 di Singapura Jadi Peringatan Indonesia

Bila laju reproduksi lebih besar dari 1, maka infeksi dapat menyebar dalam populasi

Jenguk Pasien COVID-19, Kapolri: Kalau Obat Habis Lapor Babinsa
Indonesia
Jenguk Pasien COVID-19, Kapolri: Kalau Obat Habis Lapor Babinsa

Listyo menambahkan, apabila pasien isoman kehabisan atau kekurangan obat untuk segera melapor ke Babinsa agar kembali dikirimkan paket obat yang sudah disiapkan oleh Pemerintah.

Lima Titik Vaksin Keliling Hari Ini, Cek Lokasinya
Indonesia
Lima Titik Vaksin Keliling Hari Ini, Cek Lokasinya

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan vaksin mobil keliling di 4 kota administrasi Jakarta. Ada 5 titik lokasi sasaran vaksin keliling hari ini, Sabtu (31/7).

PDIP Sebut Anies Belum Punya Program Atasi Angka Kemiskinan
Indonesia
PDIP Sebut Anies Belum Punya Program Atasi Angka Kemiskinan

Anies Baswedan yang hingga kini belum membuat program terobosan dalam mengatasi kemiskinan yang kini angkanya bertambah akibat COVID-19.

KPK Segera Periksa Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Segera Periksa Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Azis yang juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu diduga memperkenalkan penyidik KPK Steppanus Robin Pattuju dengan Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial.

Demo UU Ciptaker Rusuh, Belasan Kamera e-Tilang Rusak
Indonesia
Demo UU Ciptaker Rusuh, Belasan Kamera e-Tilang Rusak

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan 12 titik kamera itu rusak pasca demo yang berujung kericuhan beberapa kali.

Ini Arti Logo Hari Jadi Kota Bandung Ke-211
Indonesia
Ini Arti Logo Hari Jadi Kota Bandung Ke-211

Logo resmi Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-211 resmi diperkenalkan kepada publik.

Tim Denny Indrayana Ngaku Punya Berbagai Bukti Kecurangan Dari Warga Kalsel
Indonesia
Tim Denny Indrayana Ngaku Punya Berbagai Bukti Kecurangan Dari Warga Kalsel

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan perolehan pasangan calon nomor urut 01 Sahbirin Noor dan Muhidin unggul sebanyak 8.127 suara dari pasangan calon nomor urut 02 Denny Indrayana dan Difriadi Derajat.

Kemenhub Batasi Frekuensi Penerbangan Saat Larangan Mudik
Indonesia
Kemenhub Batasi Frekuensi Penerbangan Saat Larangan Mudik

Pada periode sebelum dan sesudah pelarangan mudik, Kemenhub telah melakukan pengetatan syarat pelaku perjalanan dalam negeri yang berlaku mulai 22 April – 5 Mei dan 18-24 Mei 2021.