Alasan Pesohor GA Tidak Layak Dipidana Ilustrasi kebebasan. (Foto: ??????? ?????????? dari Pixabay).

MerahPutih.com - Lembaga Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) menyoroti kasus video seks yang menimpa artis GA dan MYD. ICJR menilai keduanya tidak bisa dipidana dalam kasus ini.

Penilaian itu diambil ICJR berdasarkan alasan GA dan MYD yang merekam video seks tersebut untuk pribadi. Hingga saat ini, tidak ada alasan GA dan MYD merekam video seks untuk keperluan publik.

Baca Juga:

Begini Komentar Artis GA Usai Diperiksa Dalam Kasus Dugaan Video Porno

ICJR menilai ada batasan penting dalam UU Pornografi yang mengatur bahwa pihak-pihak yang melakukan perbuatan 'membuat' sebagaimana dalam Pasal 4 UU Pornografi tidak dapat dipidana apabila dilakukan untuk tujuan diri sendiri dan kepentingan sendiri.

"Dengan demikian perbuatan membuat pornografi tidak bisa dipidana apabila dilakukan untuk kepentingan diri sendiri atau kepentingan pribadi," demikian dikutip dari keterangan resmi ICJR kepada wartawan, Rabu (30/12).

Kemudian pada Pasal 8 UU Pornografi, ICJR mengungkapkan risalah pembahasan UU Pornografi menjelaskan yang didefinisikan sebagai perbuatan kriminal adalah perbuatan, penyebarluasan dan penggunaan pornografi di ruang publik.

"Setiap orang dilarang dengan sengaja atau atas persetujuan dirinya menjadi objek atau model yang mengandung muatan pornografi," begitu bunyi pasal tersebut.

ICJR menilai menjadi model dalam video seks yang dibuat juga harus dalam kerangka komersial, bukan kepentingan pribadi.

Maka, selama konten tersebut adalah kepentingan pribadi, sekalipun sebagai pemeran dalam suatu konten, ketentuan hukum dan konstitusi di Indonesia melindungi hak tersebut.

"Perbuatan tersebut tidak dapat dipidana," ucap ICJR.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus. (Foto: Antara).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus. (Foto: Kanugraha).

Seperti diketahui, GA adalah korban dari penyebaran video pribadi miliknya. Akan tetapi, dia ditetapkan sebagai tersangka setelah mengakui dirinya adalah sosok perempuan dalam video intim tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara pada Selasa (28/12).

"Hasil gelar perkara yang kita lakukan kemarin sore baru selesai, menaikkan status yang tadinya saksi kepada Saudari GA dan Saudara MYD sebagai tersangka," kata Kombes Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/12).

"Dia mengakui bahwa itu dirinya sendiri yang terjadi sekitar tahun 2017 yang lalu di salah satu hotel di Medan," ujar Yusri Yunus.

Baca Juga:

Jadi Tersangka Kasus Pornografi, Artis GA Terancam Dipenjara 12 Tahun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Emas dan Perhiasan Kini Tak Bisa Ditebus di Pegadaian
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Emas dan Perhiasan Kini Tak Bisa Ditebus di Pegadaian

Lelang barang yang jatuh tempo dilakukan di kantor Pegadaian, bazar atau pameran, sehingga transaksi dengan pembeli dilakukan secara langsung.

Digugat Viani Limardi Rp 1 Triliun, Begini Tanggapan PSI
Indonesia
Digugat Viani Limardi Rp 1 Triliun, Begini Tanggapan PSI

Sejauh ini PSI sudah sesuai makanisme dalam mencoret Viani dari keanggotaan partai.

DPR Minta Telegram Kapolri Jangan Sampai Kebiri Hak Jurnalis
Indonesia
DPR Minta Telegram Kapolri Jangan Sampai Kebiri Hak Jurnalis

“Kalau ini berlaku untuk rekan media kan dikhawatirkan nanti ada anggapan akan mengebiri lagi kinerja daripada rekan media, karena media ini juga dilindungi oleh UU,” jelas Adies.

Kemenkeu Upayakan Keterjangkauan Harga dan Pasokan Vaksin COVID-19 di 2022
Indonesia
Kemenkeu Upayakan Keterjangkauan Harga dan Pasokan Vaksin COVID-19 di 2022

Sebanyak 116 juta dari total 130 juta dosis vaksin COVID-19 di Indonesia telah didistribusikan menuju daerah. Saat ini, selisih sekitar 5,3 juta dosis vaksin saat ini masih tersimpan sebagai persediaan di pemerintah pusat.

Puan: Perjuangan Kartini Tentang Pendidikan Perempuan Masih Relevan
Indonesia
Puan: Perjuangan Kartini Tentang Pendidikan Perempuan Masih Relevan

"Maka sekarang saatnya kalian dan kita semua membuat cerita-cerita baru yang akan menginspirasi generasi masa depan untuk menghadirkan kemajuan Indonesia," kata Puan di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (21/4).

Modus Makin Canggih, KY Kesulitan Tindak Hakim Pelanggar Kode Etik
Indonesia
Modus Makin Canggih, KY Kesulitan Tindak Hakim Pelanggar Kode Etik

Mukti Fajar memastikan oknum hakim nakal atau diistilahkan sebagai hakim hitam ini akan di sanksi berat. Komitmen itu bahkan menjadi pakta integritas yang disepakati dalam bentuk nota kesepahaman antara KY dengan Mahkamah Agung.

Tarif Terbaru KA Bandara YIA Dipatok Mulai dari 10 Ribu
Indonesia
Tarif Terbaru KA Bandara YIA Dipatok Mulai dari 10 Ribu

KA Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) mulai beroperasi secara komersial pada hari ini, 17 September 2021.

DPRD DKI Nilai Pemprov Salah Kaprah dalam Uji Emisi
Indonesia
DPRD DKI Nilai Pemprov Salah Kaprah dalam Uji Emisi

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta terus melakukan kegiatan uji emisi gas buang kendaraan bermotor sejak tahun lalu.

TNI-Polri Klaim Kuasai Markas OPM
Indonesia
TNI-Polri Klaim Kuasai Markas OPM

Anggota TNI dan Polri klaim menguasai markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Egianus Kogoya di Kenyam, Papua.

Ribuan Aparat Disiagakan Amankan Aksi Bela Palestina di Kedubes AS hingga Kantor PBB
Indonesia
Ribuan Aparat Disiagakan Amankan Aksi Bela Palestina di Kedubes AS hingga Kantor PBB

"Ada 1.553 personel gabungan yang disiagakan menjaga kelancaran dan keamanan aksi," kata Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat, AKP Sam Suharto di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (28/5).