Alasan Pendukung Rizieq Ramai-ramai Geruduk Pengadilan Tinggi DKI Puluhan pendukung Rizieq Shihab diamankan oleh polisi usai sidang putusan banding dibacakan majelis hakim di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Senin (30/8/2021). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

MerahPutih.com - Polisi menduga, massa yang hendak demo di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Cempaka Putih, Jakarta Pusat merupakan simpatisan Rizieq Shihab yang hendak memberi dukungan.

Kapolsek Cempaka Putih Kompol Ade Rosa mengatakan, para simpatisan datang ke lokasi untuk memberikan dukungan berupa doa kepada Rizieq Shihab.

Namun menurut Ade, massa tidak perlu berkerumun datang ke lokasi untuk memberi doa.

Baca Juga:

Banding Ditolak, Kubu Rizieq Singgung Soal Kedzaliman

"Iya memberikan dukungan. Alasannya, dia mau memberi dukungan dengan doa," tuturnya kepada wartawan, Senin (30/8).

Ade menyebut para simpatisan Rizieq belum sempat menggelar demo di depan PT DKI. Polisi berhasil mengadang mereka di Perempatan Cempaka Putih.

"Mereka sudah menuju sini, tapi dicegat di Coca Cola. Iya dicegat duluan, tidak sampai ke objek," imbuh Ade.

Ade Rosa menuturkan bahwa massa simpatisan Rizieq sempat melakukan perlawanan kepada petugas saat hendak dibubarkan dengan melempar batu.

Diduga, hal tersebut yang kemudian membuat warga turut menjadi korban.

"Iya itu (ada yang terluka). Kena pelemparan batu mungkin dari sesama mereka juga," kata Ade Rosa.

Terdakwa Rizieq Shihab saat menjalani sidang putusan kasus kerumunan Megamendung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman
Terdakwa Rizieq Shihab saat menjalani sidang putusan kasus kerumunan Megamendung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Ia mengatakan, aparat bertugas mengamankan massa yang diduga simpatisan Rizieq itu tanpa menggunakan kekerasan.

"Karena dari kami dari petugas hanya menggunakan gas air mata," jelasnya.

Mantan Kapolsek Palmerah ini mencatat, ada sekitar 20 orang massa yang diamankan petugas. Mereka dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut dia, tidak ada massa yang dibawa ke rumah sakit akibat peristiwa kericuhan tersebut. Massa yang terluka akan mendapat perawatan di kantor polisi.

"Karena di Polda juga ada tim kesehatan yang bisa juga melakukan perawatan," tutup dia.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.35 WIB, beberapa saat pasca-hakim membacakan putusannya.

Polisi semula melakukan penyekatan di jalur lambat Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Arus lalu lintas sempat lumpuh dan terhalang.

Hingga kemudian jalur cepat pun ditutup dan tak bisa dilalui. Beberapa saat kemudian, polisi mulai menangkap massa yang berlarian di sekitar jalur tersebut.

Baca Juga:

Pendukung Rizieq Shihab Buat Ricuh di Pengadilan Tinggi DKI

Terlihat ada satu orang yang berlarian dengan berlumuran darah di bagian kepala. Dia mencoba menghindari aparat kepolisian yang mengejarnya.

Orang tersebut mencoba menghindar hingga menaiki halte busway yang sepi pasca-kericuhan. Namun, aparat yang bertugas berhasil menangkapnya.

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dalam putusan banding kali ini menguatkan hukuman Rizieq Shihab selama empat tahun penjara sesuai dengan putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur terkait kasus perkara penyebaran kabar bohong tes swab RS Ummi, Bogor, Jawa Barat. (Knu)

Baca Juga:

Banding Ditolak, Menantu Rizieq Tetap Divonis 1 Tahun Penjara di Kasus RS UMMI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cak Imin Klaim Wacana Penundaan Pemilu Bukan Ide Luhut
Indonesia
Cak Imin Klaim Wacana Penundaan Pemilu Bukan Ide Luhut

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan disebut-sebut sebagai pihak yang mendorong para ketua umum partai politik untuk menghembuskan wacana penundaan pemilu.

Harga Minyak Goreng Melambung, Jokowi Diminta Contoh Malaysia
Indonesia
Harga Minyak Goreng Melambung, Jokowi Diminta Contoh Malaysia

Pedagang di pasar-pasar tradisional menyebut masih menjual minyak dengan harga tinggi lantaran masih mendapat harga mahal dari agen.

Golkar: Azis Syamsuddin Mundur dari Wakil Ketua DPR
Indonesia
Golkar: Azis Syamsuddin Mundur dari Wakil Ketua DPR

Azis secara otomatis dinonaktifkan sebagai kader Partai Golkar

Kasus Aktif COVID-19 DKI Alami Kenaikan
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 DKI Alami Kenaikan

Masyarakat harus tingkatkan kewaspadaan terkait kasus COVID-19, khususnya bagi warga Jakarta.

Tim Pansel Anggota KPU-Bawaslu Susun Kode Etik
Indonesia
Tim Pansel Anggota KPU-Bawaslu Susun Kode Etik

Mudah-mudah sampai selesai kita bisa bekerja sesuai dengan harapan

Yenny Wahid Serukan Politisi Tidak Gunakan Isu SARA Jelang Pemilu 2024
Indonesia
Yenny Wahid Serukan Politisi Tidak Gunakan Isu SARA Jelang Pemilu 2024

Direktur Wahid Foundation, Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid mengingatkan para politisi agar tidak menggunakan isu suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA) sebagai alat konsolidasi suara menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Menteri Erick Klaim Kenaikan Laba BUMN Setahun Terakhir 356 Persen
Indonesia
Menteri Erick Klaim Kenaikan Laba BUMN Setahun Terakhir 356 Persen

Laba bersih seluruh perseroan milik negara melonjak 356 persen pada semester I 2021 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Persib Usung Semangat Kebangkitan
Indonesia
Persib Usung Semangat Kebangkitan

Pertandingan Maung Bandung melawan tim berjuluk Pesut Etam ini diprediksi tidak akan berjalan mudah.

Pimpin Langsung Daftar ke KPU, AHY Ingin Buktikan Demokrat Serius Bawa Perubahan
Indonesia
Pimpin Langsung Daftar ke KPU, AHY Ingin Buktikan Demokrat Serius Bawa Perubahan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan memimpin secara langsung pendaftaran Partai Demokrat ke KPU.

DKI Sumbang Penambahan Kasus Harian COVID-19 Tertinggi di Tanah Air
Indonesia
DKI Sumbang Penambahan Kasus Harian COVID-19 Tertinggi di Tanah Air

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengumumkan kasus positif di Indonesia, yakni kembali bertambah sebanyak 2.089 orang pada Kamis (7/4).