Alasan Pemprov DKI Beri Penghargaan Anugerah Adikarya ke Diskotek Colosseum Colloseum Jakarta. (Foto: instagram.com/colosseumjkt)

MerahPutih.com - Sekertaris Daerah (Sekda) Saefullah menjelaskan Gubernur Anies Baswedan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI memberikan penghargaan kepada tempat hiburan malam Colosseum dalam Anugerah Adikarya Wisata 2019.

Menurut Sekda Saefullah, Diskotek Colosseum yang merupakan tempat hiburan malam Hotel 1001 terbebas dari barang-barang terlarang seperti narkoba.

Baca Juga:

Tutup Diskotek Old City, PA 212: Semoga Anies Tetap Istiqomah

"Artinya bahwa tempat itu sudah tidak terjadi yang dilarang menurut perda (peraturan daerah). Kita gak boleh ada perdagangan atau peredaran barang-barang adiktif, narkotika, sabu-sabu, dan barang-barang lain yang dilarang. Saya rasa begitu," kata Saefullah di Jakarta, Sabtu (14/12).

Coloseum Jakarta (colosseum.id)
Colosseum Jakarta (colosseum.id)

Saefullah menuturkan, Pemprov DKI Jakarta memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atau penghormatan karena sudah menjalankan aturan yang berlaku.

"Semua di level kebijakan semua di level aktivitas masyarakat yang taat kepada aturan ya kita apresiasi. Siapa juga kita apresiasi," jelas dia.

Saefullah mengungkapkan, untuk pemberian penghargaan Pemprov DKI memiliki tim guna melaksanakan observasi atau penilaian kepada tempat hiburan di Jakarta.

"Ada tim kita, nanti dilaporkan observasinya. Pasti dipantau oleh pariwisata kita dan satpol setiap hari," jelas dia.

Baca Juga:

Diskotek yang Direkomendasikan Ditutup oleh BNN Dapat Penghargaan dari Anies

Pemberian penghargaan kepada tempat hiburan malam Colosseum sendiri menuai kontroversi di dunia maya setelah akun Twitter @ayudh69 memposting plakat penghargaan kepada Colosseum Jakarta dari Pemprov DKI Jakarta yang ditandatangani oleh Anies Baswedan.

Anies Baswedan saat acara pameran foto yang bertajuk "Ruang Ketiga Jakarta" di Gedung Blok G Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10). (Foto: MP/Asropih)

Anies Baswedan saat acara pameran foto yang bertajuk "Ruang Ketiga Jakarta" di Gedung Blok G Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10). (Foto: MP/Asropih)

"Selamat untuk diskotek Colosseum Jakarta, mendapat penghargaan Adikarya Wisata dari Gubernur," tulis akun tersebut sembari menandai akun Anies dan memberikan emoticon jempol.

Postingan tersebut menuai banyak komentar pro dan kotra. Ada yang mempertanyakan kepada Anies soal wisata halal. "Ini dia yang namanya wisata syariah lan halal," tulis @FPurwatmo. (Asp)

Baca Juga:

Tak Mau Senasib Diskotek Old City? Jangan Jadi Lokasi Peredaran Narkoba

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Corona DKI Minggu (16/8): 22.554 Positif, 19.708 Orang Sembuh
Indonesia
Kasus Corona DKI Minggu (16/8): 22.554 Positif, 19.708 Orang Sembuh

Jumlah kasus terkonfirmasi corona secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 29.554 kasus.

KPK Era Agus Rahardjo Dkk Total Jerat 608 Koruptor
Indonesia
KPK Era Agus Rahardjo Dkk Total Jerat 608 Koruptor

"Fungsi penindakan adalah fungsi yang paling menyita perhatian," kata Agus Rahardjo.

Hakim Beberkan Lokasi Heru Hidayat Hamburkan Uang Nasabah Jiwasraya untuk Berjudi
Indonesia
Hakim Beberkan Lokasi Heru Hidayat Hamburkan Uang Nasabah Jiwasraya untuk Berjudi

Dalam perkara ini, majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana seumur hidup

ICW Kaget Dengar Pidato Jokowi Soal Korupsi
Indonesia
ICW Kaget Dengar Pidato Jokowi Soal Korupsi

Presiden Jokowi menegaskan pemerintah tidak pernah main-main dalam pemberantasan korupsi

Utang Telah Capai Rp31 Triliun, Ini Langkah Garuda Indonesia
Indonesia
Utang Telah Capai Rp31 Triliun, Ini Langkah Garuda Indonesia

Dengan efisiensi yang dilakukan di internal perusahaan, perusahaan berharap bisa menghemat hingga 67 juta dolar AS.

Pernyataan Konyol Elite Politik di Tengah Wabah Corona Perkeruh Suasana
Indonesia
Pernyataan Konyol Elite Politik di Tengah Wabah Corona Perkeruh Suasana

Menurut Ramses, seharusnya elit politik ikut mencari solusi, membantu pemerintah dan rakyat

Dirjen PAS Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami Dicopot
Indonesia
Dirjen PAS Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami Dicopot

Rika mengatakan, surat keputusan tersebut diterima secara mendadak oleh Sri Puguh pada Rabu (26/2) kemarin

Apakah COVID-19 Benar-benar Ada?
Indonesia
Apakah COVID-19 Benar-benar Ada?

Dokter Reisa mengatakan bahwa virus yang pertama kali ditemukan pada Desember 2019 memiliki banyak jenis.

Update Kasus COVID-19 di Jakarta Rabu (13/5): 5.437 Positif, 1.277 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus COVID-19 di Jakarta Rabu (13/5): 5.437 Positif, 1.277 Orang Sembuh

Ada 1.833 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Hotel di Surabaya Tolak Karantina Pegawai Pabrik Rokok Sampoerna
Indonesia
Hotel di Surabaya Tolak Karantina Pegawai Pabrik Rokok Sampoerna

Penolakan karantina itu beralasan karena kekhawatiran ada penularan.