Alasan Pantau Tumbuh Kembang anak Melalui Berat Badan hingga Lingkar Kepala Pantau tumbuh kembang anak. (Foto: Pixabay/cherylholt)

PENTING bagi orangtua untuk memantau tumbuh kembang anak, setidaknya dari tiga aspek secara rutin yakni berat badan, tinggi atau panjang badan dan lingkar kepala anak. Hal ini diutarakan oleh dokter spesialis anak yang tergabung dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Citra Amelinda, Sp.A, M.Kes, seperti dilansir Antara, Jumat (11/6).

"Pantau berat dan panjang badan anak serta lingkaran kepala anak secara rutin. Untuk timbang, yang ideal adalah sebulan sekali dengan waktu yang tetap atau sama, seperti misalnya pada pagi, siang, atau malam," katanya dalam jumpa pers.

Baca juga:

Ini Jumlah Kalori dari Berbagai Jenis Salad

Lebih lanjut, untuk mengukur lingkar kepala dapat dilakukan satu bulan sekali atau minimal tiga bulan sekali. Caranya mengukur menggunakan pita dari atas alis sampai atas telinga, kemudian catat angkanya. Begitu pula dengan mengukur tinggi badan anak.

Pantau perkembangan secara rutin. (Foto: Pixabay/192635)
Pantau perkembangan secara rutin. (Foto: Pixabay/192635)

Selain berat dan panjang badan, lingkar kepala anak bisa menjadi patokan pertumbuhan anak. Karena ukuran otak juga ikut bertumbuh. Sehingga sangat penting memantau perkembangannya.

Sementara mengukur lingkar kepala pada anak bayi sangat penting karena beberapa masalah kesehatan bisa terdeteksi sejak dini. Beberapa penyakit yang bisa terdeteksi dari lingkar kepala yakni kelainan kemih, jantung, tulang, ginjal, cerebral palsy dan epilepsi.

Baca juga:

Mimpi Aneh Pengaruhi Fungsi Otak di Kehidupan Nyata

Deteksi dini terbukti bermanfaat untuk menentukan tindakan medis apa yang dilakukan guna mencegah penyakit berkembang lebih parah. "Pertumbuhan otak juga penting. Dengan terus dipantau, kita bisa mengetahui pertumbuhan otak anak atau malah ada cairan lain di dalam kepala (untuk dideteksi lebih lanjut)," kata dr. Citra.

Mengukur lingkar kepala, berat badan dan tinggi badan bisa mengetahui perkembangan anak. (Foto: Pixabay/ddimitrova)
Mengukur lingkar kepala, berat badan dan tinggi badan bisa mengetahui perkembangan anak. (Foto: Pixabay/ddimitrova)

Dr. Citra mengatakan penting bagi orangtua untuk mengetahui tumbuh kembang anak, terutama 1.000 hari pertama kehidupan anak; setidaknya sampai anak berusia 2 tahun. Karena pada periode ini pertumbuhan dan perkembangan anak sangat pesat.

"Pantau ketiganya itu, minimal tiga bulan sekali untuk anak usia di bawah 1 tahun ke dokter anak," kata dokter spesialis anak Primaya Hospital Bekasi Timur tersebut. (Yni)

Baca juga:

Resistensi Antibiotik, Efek Samping Kebiasaan Minum Obat Tanpa Resep

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Smartphone Tingkatkan Risiko Kena Kanker Sampai 60 Persen?
Fun
Smartphone Tingkatkan Risiko Kena Kanker Sampai 60 Persen?

Penelitian terbaru mengungkapkan bermain smartphone 17 menit sehari amat berbahaya.

Orangtua Wajib Tahu Empat Indikator Perkembangan Anak
Fun
Orangtua Wajib Tahu Empat Indikator Perkembangan Anak

Para orangtua wajib tau tentang empat indikator perkembangan anak

Riset: Makanan Pedas Bisa Bantu Atasi Kanker
Fun
Riset: Makanan Pedas Bisa Bantu Atasi Kanker

Studi baru mengungkapkan, senyawa yang memberi rasa pedas pada cabai, bisa membantu memperlambat penyebaran kanker.

Fenomena Absensi Penuh, Kuliah Bolong
Fun
Fenomena Absensi Penuh, Kuliah Bolong

Bolos dari mata kuliah, romansa yang manis diceritakan kembali.

Sony Gaet Honda untuk Bisnis Kendaraan Listrik
Fun
Sony Gaet Honda untuk Bisnis Kendaraan Listrik

Sony Group Corp menggaet Honda Motor Co untuk bersama-sama memproduksi kendaraan listrik

Sony Mobility Siap Luncurkan SUV Vision-S
Fun
Sony Mobility Siap Luncurkan SUV Vision-S

SONY telah memperluas penjualannya ke kendaraan listrik.

Bercinta Sambil Bermain Peran, Kenapa Tidak?
Fun
Bercinta Sambil Bermain Peran, Kenapa Tidak?

Bermain peran membuat kegiatan bercinta terasa menyenangkan.

Pendiri Kakao Jadi Orang Terkaya di Korea, Intip Profilnya
Fun
Pendiri Kakao Jadi Orang Terkaya di Korea, Intip Profilnya

Kim Beom-su yang merupakan pendiri Kakao, secara mengejutkan menduduki puncak daftar orang terkaya Korea tahun 2022

WHO Khawatirkan Kecepatan Penyebaran Omicron
Hiburan & Gaya Hidup
WHO Khawatirkan Kecepatan Penyebaran Omicron

Indonesia baru mengumumkan kasus Omicron pertama pada Kamis (16/12) di Jakarta.

Ngabuburit Bakar Lemak ala Melody Eks JKT48
ShowBiz
Ngabuburit Bakar Lemak ala Melody Eks JKT48

Sudah pasti dengan berolahraga.