Kesehatan
Alasan Pandemi Menjadi Waktu yang Tepat untuk Pasang Behel Pasang behel di masa pandemi mengalami peningkatan (Sumber: Pexels/Anna Shvets)

SALAH satu kebiasaan baru yang muncul selama masa pandemi adalah memakai masker. Rupanya, hal tersebut turut menghadirkan fenomena baru bagi dunia kecantikan yakni memakai behel. Menurut dokter gigi, drg. Christine H Sp. KG, FISID jumlah pasien yang ingin pasang behel di masa pandemi mengalami peningkatan.

"Ketika menggunakan masker kan enggak keliatan mulutnya. Mereka berharap saat masker sudah dilepas, behel sudah dilepas gigi mereka sudah rapi," ungkap Christine saat ditemui di klinik kecantikan A ONE, Jakarta Selatan.

Baca juga:

4 Cara Mengatasi Masalah Kesehatan Mental

Dirinya menjelaskan bahwa lama penggunaan behel tergantung dari kondisi gigi pasien. Namun rata-rata 24 bulan. Waktu yang dibutuhkan oleh behel dalam merapikan gigi setara dengan lamanya pandemi beredar di dunia. Berikut mengapa pandemi menjadi waktu yang tepat untuk memasang behel:

1. Bisa bersembunyi di balik masker

masker
Sembunyi di balik masker (Sumber: Pexels/Mart Production)

Kawat gigi logam konvensional kerap kali dianggap mengganggu penampilan dan membuat kepercayaan diri menurun. Pandemi menjadi waktu yang tepat untuk memasang kawat gigi tanpa harus takut itu menghalangi penampilanmu. Dengan kewajiban memakai masker, peluang seseorang melihat kawat gigimu sekarang lebih rendah dari sebelumnya.

Masker akan menyembunyikan kawat gigimu dengan sempurna. Artinya, kamu dapat tersenyum semaumu dan tidak perlu takut behelmu akan menarik perhatian saat kamu berbicara.

2. Tidak banyak yang tahu

jauhi kerumunan
Kurangi interaksi sosial (Sumber: Pexels/Anna Shvets)

Jika kamu menerapkan protokol kesehatan seperti menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas seperti yang disarankan, maka circlemu akan semakin mengecil. Hanya segelintir orang yang dapat melihatmu tanpa mengenakan masker.

Baca juga:

Dampak Positif Laut untuk kesehatan

Mengurangi aktivitas di luar rumah, bekerja dari rumah, melakukan sekolah virtual, dan bertemu teman melalui FaceTime alih-alih secara langsung, kamu tidak perlu khawatir ada orang yang memandangmu dengan aneh karena kamu memakai kawat gigi. Semua privasi dan isolasi ini adalah waktu yang tepat untuk merapikan senyummu.

3. Perawatan gigi dengan keamanan terbaik

perawatan gigi
Klinik gigi jamin keamanan pasien (Sumber: Pexels/Pavel Danilyuk)

Para tenaga medis yang akan membantumu dalam merawat gigi tentu akan menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, sarung tangan, dan praktik sanitasi yang tinggi. Upaya tersebut ditingkatkan sepuluh kali lipat untuk melindungi pasien dan diri mereka sendiri dari COVID-19. Kamu tidak perlu khawatir tentang keamanan di dokter gigi. Di lingkungan ini, kenyamanan dan perawatan adalah yang terpenting.

Bahkan lebih banyak tempat praktik terbaik diterapkan untuk mencegah virus Corona dan memastikan bahwa semua pasien merasa nyaman untuk mendapatkan senyum yang lebih indah dan sehat. "Sebelum masuk ke area perawatan, harus benar-benar steril. Pengunjung akan mendapatkan APD (Alat Pelindung Diri), hair cap,sandal, dan swab. Itu semua free," ujar representatif klinik kecantikan A ONE, Conny Sw Soebagio.

4. Kawat Gigi Tidak Akan Mengganggu Panggilan Zoom

masker
kawat gigi tidak akan mengganggu panggilan zoom (Sumber: Pexels/Anna Shvets)

Bahkan jika kamu melakukan panggilan Zoom sepanjang hari, kawat gigi tidak akan terlalu terlihat. Posisikan kamera pada sudut yang tepat, dan tersenyumlah. Wajah kamu akan tetap berada di depan dan tengah, tetapi gigi kamu tidak akan terlalu menarik perhatian. Apalagi jika kamu menggunakan kawat gigi Invisalign atau keramik.

Invisalign disukai karena ini adalah perawatan ortodontik yang paling tidak terlihat. Aligner bening pas dengan gigi untuk menggesernya secara efektif dan efisien tanpa menarik perhatian. Jika kamu harus memakai braket dan kawat, kawat gigi keramik berwarna gigi adalah cara yang harus dilakukan untuk meminimalkan kemungkinan kawat gigi terlihat. (Avia)

Baca juga:

5 Kebiasaan Perempuan ini Justru Merugikan Kesehatan

Memelihara Kucing Bantu Kesehatan
Fun
Bagaimana Membangun Kekuatan Mental
Fun
Memelihara Kucing Bantu Kesehatan
Fun
Bagaimana Membangun Kekuatan Mental
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sifat Khas Tanda Awal Gangguan Kepribadian Ambang
Hiburan & Gaya Hidup
Sifat Khas Tanda Awal Gangguan Kepribadian Ambang

Ada jalur perkembangan dan gejala awal yang dapat dideteksi sejak usia dini.

Ingin Fokus Proyek Lain, CD Projekt Red Klaim Perbaikan Cyberpunk 2077 Rampung
Fun
Ingin Fokus Proyek Lain, CD Projekt Red Klaim Perbaikan Cyberpunk 2077 Rampung

Masih banyak PR yang harus dikerjakan developer untuk Cyberpunk 2077.

Keakraban Agnez Mo dan Greysia Polii
ShowBiz
Keakraban Agnez Mo dan Greysia Polii

Agnez Mo menjadi pendukung Greysia sejak lama.

Bikin Adem Ponsel ketika Main Gim
Fun
Bikin Adem Ponsel ketika Main Gim

Jangan sampai ponsel mati total.

'Nobody Saves the World' Siap Tuju PlayStation dan Nintendo Switch
Fun
'Nobody Saves the World' Siap Tuju PlayStation dan Nintendo Switch

Nobody Saves the World adalah game dungeon crawling ala roguelike.

Sudirman Kalah dari Tuberkulosis, Panglima Besar Tidak Pernah Kalah!
Fun
Sudirman Kalah dari Tuberkulosis, Panglima Besar Tidak Pernah Kalah!

Semasa perang gerilya, Jenderal Sudirman harus menggunakan tandu.

Pentingnya Edukasi Kesehatan Untuk Menekan Kasus COVID-19
Fun
Pentingnya Edukasi Kesehatan Untuk Menekan Kasus COVID-19

edukasi kesehatan pada masyarakat tetap penting dan perlu dilakukan, hal itu guna menekan kasus COVID-19 yang saat ini telah menurun drastis

Mengenal Vaksin Kanker Serviks yang Diwajibkan Kemenkes
Fun
Mengenal Vaksin Kanker Serviks yang Diwajibkan Kemenkes

Vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dilakukan untuk mencegah perempuan Indonesia terkena kanker serviks.

The Beach Boys Segera Rilis Memorabilia Box Set Berisi 108 Lagu
ShowBiz
The Beach Boys Segera Rilis Memorabilia Box Set Berisi 108 Lagu

Setidaknya ada 108 The Beach Boys dalam box set bertajuk Feel Flows.

Lansia Masih Boleh Mengemudi
Fun
Lansia Masih Boleh Mengemudi

Namun, syarat ini harus dipenuhi lansia demi memastikan kondisinya aman untuk mengemudi.