Alasan Ngotot Pemerintah Wajibkan Penumpang Pesawat Tes PCR Tes COVID-19. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah menetapkan syarat wajib tes Polymerase chain reaction (PCR), bagi penumpang moda transportasi pesawat. Dalam aturan teranyar, kapasitas angkut diperbolehkan 100 persen.

"Kita tahu kalau yang 100 persen di pesawat, dalam ruangan yang sempit dan tertutup itu jaga jarak tentu akan sulit dilakukan," ujar Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Hery Trianto Minggu (24/10).

Baca Juga:

Lebih Mahal Dibanding Tiket, Harga Tes PCR Didesak Hanya Rp 150 Ribu

Dia menjelaskan, aturan syarat tes PCR bagi penumpang pesawat ke Jawa dan Bali tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 dan Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 21 Tahun 2021.

"Jadi mereka di level berapa pun daerahnya masing-masing atau tujuannya masing-masing, itu diwajibkan untuk tes PCR ya 2x24 jam," kata Hery.

Menurutnya, kebijakan ini sejalan dengan keputusan pemerintah yang memperbolehkan moda transportasi udara bisa menampung penumpang hingga 100 persen tersebut. Aturan ini berlaku tidak untuk seluruh wilayah Indonesia. Di daerah perintis, kata dia, tidak berlakukan PCR sebagai syarat wajib karena keterbatasan laboratorium.

Ia juga memastika, ada lebih dari 700 laboratorium untuk pengetesan PCR di Indonesia dan mungkin nanti akan ditambahkan di daerah dengan banyak orang yang bepergian.

Tes COVID-19. (Foto: MP/Ismail)
Tes COVID-19. (Foto: MP/Ismail)

Hery mengatakan, pemerintah terus mendorong harga tes PCR di harga terendah dan memenuhi segala keekonomian,” katanya.

Sejak awal pandemi Rp 1 juta lebih, kemudian ditetapkan maksimal Rp 900 ribu, kemudian oleh Presiden ditetapkan maksimal Rp 500 ribu. Kini maskapai penerbangan juga bisa menyelenggarakan tes PCR dengan harga yang rendah yakni di kisaran Rp 250 ribu.

"Tentu saja semakin kesini karena juga juga stok makin banyak, mestinya juga juga semakin murah. Karena buktinya India itu bisa lebih murah,” ungkap Hery.

Hery mengatakan, saat ini Indonesia masih berada di situasi kritis serta ancaman gelombang ketiga COVID-19. Menurutnya, jangan terlalu mempertimbangkan ekonomi misalnya kemudian jadi lalai.

"Tetapi kita juga tidak ingin juga terlalu mengekang ekonomi sehingga masyarakat juga semakin berat," katanya.(Knu)

Baca Juga:

Kapolri Perintahkan Tes PCR Bagi Wisman di Bali Cepat dan Sesuai SOP

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
NasDem Balas Sindiran PDIP Soal Capres Kader Partai Lain
Indonesia
NasDem Balas Sindiran PDIP Soal Capres Kader Partai Lain

Partai NasDem angkat bicara menanggapi sindiran Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto soal partai politik yang mengusung kader partai lain untuk menjadi capres di Pilpres 2024.

Dalam Tiga Tahun Setengah Bus TransJakarta Diganti Kendaraan Listrik
Indonesia
Dalam Tiga Tahun Setengah Bus TransJakarta Diganti Kendaraan Listrik

Pemprov DKI bakal mengimplementasikan 100 bus listrik pada trayek TransJakarta exsisting untuk proyek percontohan.

Konflik Terawan-IDI Momentum DPR Revisi UU Praktik Kedokteran
Indonesia
Konflik Terawan-IDI Momentum DPR Revisi UU Praktik Kedokteran

Konflik antara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto yang berujung pada pemecatan dari keanggotaan IDI kini jadi sorotan publik.

TransJakarta Tambah Jam Operasional di 4 Rute
Indonesia
TransJakarta Tambah Jam Operasional di 4 Rute

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) akan memperpanjang jam layanan di empat rute. Kebijakan tersebut berlaku pada Kamis (21/7).

Kasus Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak Telah Menyebar Hingga Sukabumi
Indonesia
Kasus Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak Telah Menyebar Hingga Sukabumi

Telah ditemukan dua ekor sapi asal Salatiga, Jawa Tengah, mengidap PMK yang merupakan milik seorang peternak di Kecamatan Cikole, Sukabumi.

Menteri Erick Klaim Kenaikan Laba BUMN Setahun Terakhir 356 Persen
Indonesia
Menteri Erick Klaim Kenaikan Laba BUMN Setahun Terakhir 356 Persen

Laba bersih seluruh perseroan milik negara melonjak 356 persen pada semester I 2021 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Gempa Magnitudo 7,3 di Jepang, Dua Juta Rumah Terdampak
Dunia
Gempa Magnitudo 7,3 di Jepang, Dua Juta Rumah Terdampak

Gempa mengakibatkan kerusakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima.

Pimpinan DPD Sebut Putusan MK Soal UU Cipta Kerja Tidak Jelas
Indonesia
Pimpinan DPD Sebut Putusan MK Soal UU Cipta Kerja Tidak Jelas

"Apakah UU Cipta Kerja telah dibatalkan? Apakah tetap diberlakukan dengan syarat? Ataukah hanya ditangguhkan berlakunya sehingga hukum yang diterapkan tetap mengacu pada aturan perundangan sebelumnya?,” kata Wakil Ketua DPD RI Mahyudin, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/1).

186 Personel Gabungan Jaga Pemakaman Eril
Indonesia
186 Personel Gabungan Jaga Pemakaman Eril

Sebanyak 186 personel gabungan disiapkan untuk menjaga proses pemakaman anak Gubernur Jawa Barat itu.

Tanggapan Ridwan Kamil Soal Sosok Kepala IKN Dimaksud Jokowi
Indonesia
Tanggapan Ridwan Kamil Soal Sosok Kepala IKN Dimaksud Jokowi

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil memilih tak banyak berkomentar dan tak mau berandai-andai.