Alasan MRT Jakarta Pilih Ancol Barat Jadi Depo MRT 2B Foto udara depo Mass Rapid Transit (MRT) di Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (16/4/2020). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp)

MerahPutih.com - Direktur Utama (Dirut) PT MRT Jakarta William Sabandar menjelaskan alasan pihaknya memilih lahan Ancol Barat sebagai Depo MRT fase 2B yang saat ini sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dikuasai PT Asahimas Flat Glass.

Secara teknis dan kajian dari para ahli, kata William, lokasi Ancol Barat lebih efisien dari sisi pembiayaan maupun dari sisi lingkungan.

Baca Juga

Jakarta PSBB Transisi, Penumpang MRT Perlahan Meroket

“Ancol Barat luas, ada lahan Asahimas yang akan ditinggalkan karena bukan kawasan industri lagi. Kemudian luas efektifnya bisa dipakai semua," kata William di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (22/7).

Berdasarkan studi kelayakan, lokasi depo di Ancol Barat akan terintegrasi dengan stasiun yang ada kawasan pariwisata Ancol dan Mangga Dua

Selain itu dari sisi geometri lahan yang cenderung berbentuk persegi panjang di Ancol Barat dianggap ideal untuk depo dengan daya tampung 32 rangkaian kereta.

MRT
Rapat Dengan Pendapat antara PT MRT Jakarta dengan DPRD DKI Jakarta, Rabu (22/7). Foto: MP/Asropih

“Secara ekonomi, kita akan membantu peningkatan perekonomian warga Jakarta melalui kerja sama dengan Ancol karena di pintu masuk Ancol akan ada stasiun," ungkapnya.

Menurutnya, beda halnya dengan pemilihan lokasi depo di Ancol Timur hasil reklamasi. Selain luasnya tidak memadai, lahan di sana juga sulit dijadikan depo karena bentuknya persegi empat.

“Di Ancol Timur lehernya (jalan mengarah ke depo) kecil sekali dan menyulitkan untuk manuver kereta saat masuk ke dalam. Jadi, efektivitas penggunaan lahan tidak terlalu baik," paparnya.

Bahkah dari sisi kondisi tanah Ancol Barat juga dapat digunakan karena beban tinggi usia sudah 40 tahun. Bisa dikatakan kualitas tanah sudah kuat.

"Sementara Ancol Timur perlu soil improvement (perkuatan tanah) karena lahan baru (hasil reklamasi) membutuhkan proses waktu konsolidasi selama 20-40 tahun,” tutupnya.

Baca Juga

Begini Langkah MRT Jakarta Cegah Penyebaran Virus Corona

Seperti diketahui, PT MRT Jakarta membutuhkan dana sekitar Rp1,5 triliun untuk pembebasan lahan depo 2B MRT Jakarta seluas 20 hektar (Ha) di Ancol Barat, pada 2021 mendatang.

Sedianya pembebasan lahan untuk trase II-B jurusan Kota-Ancol ini dilakukan pada 2020, namun terpaksa ditunda karena anggaran dialihkan untuk penanganan COVID-19. (Asp).

Penulis : Andika Pratama Andika Pratama
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menhub Ungkap Penyebab Banjir di Tol Cipali
Indonesia
Menhub Ungkap Penyebab Banjir di Tol Cipali

Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait pengelolaan saluran air di sekitar tol oleh pengembang.

Anies Masih Data Subsisi Pekerja Harian Imbas Corona, DPRD Tuntut Cepat Cair
Indonesia
Anies Masih Data Subsisi Pekerja Harian Imbas Corona, DPRD Tuntut Cepat Cair

"Kerja di rumah bisa diperpanjang menyesuaikan dengan kondisi terkini," jelas Anies.

Pengunggah Kolase Wapres dengan 'Kakek Sugiono' Akui Kecewa dengan Maruf Amin
Indonesia
Pengunggah Kolase Wapres dengan 'Kakek Sugiono' Akui Kecewa dengan Maruf Amin

SM mengunggah kolase foto Ma'ruf di akun Facebook Oliver Leaman S dan tersebar di aplikasi percakapan WhatsApp.

Fraksi PSI Tolak Formula E, Ketua DPRD DKI: Nanti Juga Lunak Sendiri
Indonesia
Fraksi PSI Tolak Formula E, Ketua DPRD DKI: Nanti Juga Lunak Sendiri

"Ini bukan semena-mena (penyelenggaraan mobil balap Formula E di Jakarta)," cetus Politikus PDI Perjuangan

Disdik DKI Tegaskan Sekolah Dibuka Kembali Bila Jakarta Aman dari Corona
Indonesia
Disdik DKI Tegaskan Sekolah Dibuka Kembali Bila Jakarta Aman dari Corona

Ia menegaskan lagi, peserta didik bisa mengenyam ilmu di sekolah bila kasus wabah COVID-19 di Jakarta membaik.

Pemprov DKI Masih Tunggu Arahan Menhub Pengoperasian Transportasi Umum
Indonesia
Jakarta Pusat Kondusif, Pengamanan Pusat Transportasi Dikendurkan
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (30/4): Kasus Positif Tembus 10 Ribu, 1.522 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (30/4): Kasus Positif Tembus 10 Ribu, 1.522 Pasien Sembuh

"Kasus kematian ini adalah dari penderita konfirmasi positif COVID-19. Optimisme kita perlukan," ucapnya.

Bos KAMI Bakal Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Ujaran Provokasi UU Cipta Kerja
Indonesia
Bos KAMI Bakal Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Ujaran Provokasi UU Cipta Kerja

"Karena memang itu menjadi salah satu proses penyidikan, yaitu sebagai saksi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono

Lagi Proses Lelang Terbuka, Anies Lantik Sri Haryati Jadi Penjabat Sekda DKI
Indonesia
Lagi Proses Lelang Terbuka, Anies Lantik Sri Haryati Jadi Penjabat Sekda DKI

Anies meminta Sri dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya selama 3 bulan atau sampai ada sekda definitif.