Alasan Mabes Polri Pelaku Penembakan Laskar FPI Tak Kunjung Diadili Sebuah adegan di titik lokasi keempat dalam rekonstruksi penembakan anggota FPI di jalan Tol Jakarta-Cikampek. (ANTARA/Ali Khumaini)

MerahPutih.com - Bareskrim Polri angkat suara soal belum dilimpahkannya dua oknum anggota polisi soal kasus unlawful killing terhadap anggota Laskar FPI di KM 50 ke kejaksaan, meski berkasnya sudah dinyatakan lengkap.

Polri menyebut alasan belum diserahkannya kedua tersangka lantaran lokasi sidang yang masih dikoordinasikan.

“Belum (diserahkan ke kejaksaan). Masih koordinasi tempat sidangnya,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi wartawan, Jumat (23/7).

Baca Juga:

Ini Kabar Terbaru Kasus Penembakan Laskar FPI

Sidang kasus tersebut bisa saja dilangsungkan di Jawa Barat atau di Jakarta.

“Di Jawa Barat atau di Jakarta mengingat saksi banyak di Jakarta,” beber Argo.

Selain itu mengenai identitas kedua oknum polisi yang berstatus tersangka dalam kasus ini, Argo belum membeberkannya.

Namun, dia menyebut pihaknya akan membeberkan identitas oknum polisi tersebut usai para tersangka sudah dilimpahkan ke jaksa.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

“Nanti kalau sudah tahap dua, tak kasih lengkap,” kata Argo.

Seperti diketahui, pasca-aksi baku tembak antara Laskar FPI dengan anggota Polda Metro Jaya, terdapat empat laskar masih hidup saat berhasil diamankan oleh polisi.

Namun, pada akhirnya keempat laskar tersebut ikut tewas menyusul dua rekannya yang tewas akibat baku tembak.

Baca Juga:

Alasan Dua Oknum Polisi Penembak Laskar FPI Tak Kunjung Dipecat

Dugaan unlawful killing pun mulai menguak di kasus ini. Terkini, Bareskrim Polri sudah menetapkan tiga oknum polisi sebagai tersangka dalam kasus ini.

Satu dari ketiga tersangka diketahui sudah meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Karena sudah tutup usia, Polri menghentikan penyidikan satu tersangka itu dalam kasus ini. (Knu)

Baca Juga:

Tiga Anggota Polda Metro Jaya Jadi Tersangka Pembunuh Laskar FPI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Selama Pandemi COVID-19, Harga Rumah Tetap Melonjak
KPR
Selama Pandemi COVID-19, Harga Rumah Tetap Melonjak

Hasil riset HFC juga mencatat rumah tipe 36 dan 45 ikut konsisten menunjukkan peningkatan. Rumah tipe 36 terpantau naik 5,54 persen (yoy) per Maret 2021 menjadi 194,91 dan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhannya pada Desember 2020 sebesar 4,26 persen (yoy).

Romo Benny Tegaskan Agama Harus Jadi Inspirasi Batin
Indonesia
Romo Benny Tegaskan Agama Harus Jadi Inspirasi Batin

Benny menekanan bahwa agama hadir membawa rahmat perdamaian keadilan

Gugat Jiwasraya ke Pengadilan, Nasabah Minta Dana Dikembalikan
Indonesia
Gugat Jiwasraya ke Pengadilan, Nasabah Minta Dana Dikembalikan

Para penggugat meminta majelis hakim menghukum Jiwasraya dan mengembalikan uang para nasabah.

COVID-19 DKI Hari Ini (20/8), Kasus Positif Bertambah Hampir Seribu Orang
Indonesia
COVID-19 DKI Hari Ini (20/8), Kasus Positif Bertambah Hampir Seribu Orang

Hari ini, Jumat (20/8), warga yang terkonfirmasi terpapar virus corona hampir seribu orang.

Jokowi Saksikan Cak Lontong Hingga Bimbim Slank Divaksinasi
Indonesia
Jokowi Saksikan Cak Lontong Hingga Bimbim Slank Divaksinasi

Jokowi berharap dengan semakin banyak masyarakat yang divaksin juga dapat menurunkan penyebaran COVID-19

Pimpinan DPRD DKI Sebut Rapat APBD di Puncak Tak Salahi Aturan
Indonesia
Pimpinan DPRD DKI Sebut Rapat APBD di Puncak Tak Salahi Aturan

Alasan anggota dewan memilih rapat di Puncak untuk mencegah kemungkinan terjadinya penularan COVID-19 di gedung DPRD DKI.

Putra-Menantu Jokowi Unggul Telak di Pilkada Serentak
Indonesia
Putra-Menantu Jokowi Unggul Telak di Pilkada Serentak

Hasil quick count Pilkada Kota Medan sementara mengunggulkan pasangan nomor urut 2 Bobby Nasution dan Aulia Rachman.

Syarat Gunakan Kereta Api Jarak Jauh Saat PPKM Level 4
Indonesia
Syarat Gunakan Kereta Api Jarak Jauh Saat PPKM Level 4

"Untuk pelanggan usia di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Kemudian untuk pelanggan usia di bawah 5 tahun tidak diharuskan menunjukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen," kata Joni.

Yogyakarta Punya Pos Vaksinasi COVID-19 Drive Thru untuk Pelaku Pariwisata
Indonesia
Yogyakarta Punya Pos Vaksinasi COVID-19 Drive Thru untuk Pelaku Pariwisata

Pos Pelayanan Vaksinasi COVID-19 Drive Thru Halodoc dibuka pada 5-9 April 2021