Alasan Jokowi Tak Bebani Atlet Target Tinggi di SEA Games Vietnam Upacara Pelepasan Tim Indonesia yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Senin (9/5). (Tangkapan Layar YouTube Setneg RI)

MerahPutih.com - Komite Olimpiade (NOC) Indonesia kembali menegaskan negara dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sama sekali tidak membebani atlet dengan target yang tinggi pada SEA Games 2021 Vietnam, 12-23 Mei 2022.

“Mencermati amanat Presiden, kita pernah di rangking lima kemudian ke rangking empat. Harapannya (SEA Games Vietnam) bisa rangking tiga, dua, bahkan satu. Tapi, Presiden tidak memerintahkan dapat rangking tiga,” kata Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, di Hanoi, Kamis (12/5).

Baca Juga:

Klasemen Sementara Medali SEA Games 2021: Indonesia di Posisi Ketiga

Menurut dia, Presiden Jokowi dalam amanatnya tidak membebani atlet dengan target tiga besar itu lantaran menyadari pendeknya masa persiapan. Ini tak lepas dari kondisi yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir terkait adanya pandemi COVID-19.

Ajang pesta olahraga antarnegara se-Asia Tenggara ini bahkan diwacanakan kembali dibatalkan pada 2022 setelah sempat tertunda pada 2021. Namun, pada awal tahun, SEA Games edisi ke-31 ini diputuskan kembali digelar karena menilai kasus pandemi COVID-19 sudah melandai.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari setelah kegiatan ramah tamah dengan Dubes RI untuk Vietnam Denny Abdi (kiri) dan Deputi IV Kemenpora Chandra Bakti di Hanoi, Vietnam, Rabu (11/5) malam. (ANTARA/Dolly Rosana)

Lantaran itu pula dilansir dari Antara, NOC Indonesia menilai perlu dilakukan seleksi ketat untuk mengirimkan atlet ke ajang olahraga yang diikuti 11 negara tersebut.

Indonesia yang sedari awal sudah menjadikan SEA Games sebagai target ‘antara’ menuju ajang multi-cabang olahraga yang lebih bergengsi, yakni Asian Games dan Olimpiade, memutuskan hanya mendelegasikan 499 atlet dan 214 orang ofisial.

Baca Juga:

Rowing Putra Pecah Telur Emas Pertama Indonesia di SEA Games Vietnam

Jumlah ini berkurang setidaknya separuh dari kekuatan kontingen Indonesia setiap terjun di SEA Games. Melalui proses seleksi ketat itu, NOC Indonesia dapat mengukur peluang atlet Indonesia dalam mengumpulkan pundi-pundi medali jauh lebih presisi.

“Sebenarnya saat ini hampir terukur, atlet yang bakal dapat emas, perak dan perunggu. Ini dibuktikan oleh tim analisis kami, yang hasilnya sejauh ini 90 persen tepat,” tutup Okto, sapaan akrabnya orang nomor satu di NOC Indonesia itu. (*)

Baca Juga:

CdM Indonesia Bangga Indonesia Sabet 3 Emas dan 4 Perak

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vietnam Minta Jaminan Keamanan pada Laga Final Lawan Timnas Indonesia U-16
Olahraga
Vietnam Minta Jaminan Keamanan pada Laga Final Lawan Timnas Indonesia U-16

Timnas Vietnam U-16 bakal menghadapi Timnas Indonesia U-16 dalam laga final Piala AFF U-16 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (12/8) malam.

Christian Eriksen Bahagia Usai Comeback di Timnas Denmark
Olahraga
Christian Eriksen Bahagia Usai Comeback di Timnas Denmark

Christian Eriksen melakoni comeback bersama Timnas Denmark. Ia pun mengungkapkan rasa bahagianya.

Ketua NOC Indonesia Bawa Kabar Baik untuk Cabor Angkat Besi Usai Bertemu IWF
Olahraga
Ketua NOC Indonesia Bawa Kabar Baik untuk Cabor Angkat Besi Usai Bertemu IWF

SEA Games 2021 Vietnam dimanfaatkan maksimal Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari dalam memperkuat jejaring diplomasi internasional. Termasuk saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) Mohammed Hasan Jalood Al-Shammari yang hadir di Negeri Naga Biru. Dalam kesempatan tersebut, Okto, sapaan karib Raja Sapta, menanyakan langsung komitmen IWF dalam mengupayakan dipertandingkannya angkat besi di Olimpiade 2024 Paris. Hal ini dilakukan sebagai langkah NOC Indonesia untuk memastikan lifter- lifter dapat terus mengukir prestasi di kancah dunia.

Timnas Sepak Bola Amputasi Siap Unjuk Gigi di Piala Dunia
Fun
Timnas Sepak Bola Amputasi Siap Unjuk Gigi di Piala Dunia

Di balik kebahagiaan para penggawa Timnas amputasi, ternyata tersimpan sedikit kesedihan

Barcelona Ingin Pertahankan Memphis Depay
Olahraga
Barcelona Ingin Pertahankan Memphis Depay

Barcelona dikabarkan ingin mempertahankan Memphis Depay. Bahkan, El Barca akan memperpanjang kontraknya.

Menpora: Kepala Daerah Harus Memiliki Tanggung Jawab Sukseskan DBON
Olahraga
Menpora: Kepala Daerah Harus Memiliki Tanggung Jawab Sukseskan DBON

"Kepala daerah harus memiliki tanggung Jawab dalam memyukseskan DBON. Jangan ditunggu lama," kata dia.

Amankan Posisi ke-3 di SEA Games 2021, Menpora: Terima Kasih Atlet
Olahraga
Amankan Posisi ke-3 di SEA Games 2021, Menpora: Terima Kasih Atlet

Amali meyakini, perubahan paradigma baru olahraga akan konsisten dijalankan dengan baik

Berapa Besar Peluang Barcelona untuk Datangkan Robert Lewandowski?
Olahraga
Berapa Besar Peluang Barcelona untuk Datangkan Robert Lewandowski?

Peluang Barcelona untuk mendatangkan Lewandowski cukup besar. Namun, seberapa besar peluang tersebut?

Kalahkan Vietnam, Timnas Menembak Indonesia Sabet 2 Medali Emas Hari Ini
Olahraga
Kalahkan Vietnam, Timnas Menembak Indonesia Sabet 2 Medali Emas Hari Ini

Indonesia kembali meraih dua medali emas lagi di SEA Games 2021. Kali ini, medali emas tersebut didapat dari cabang olahraga (cabor) menembak. Medali emas pertama diraih oleh Dewi Laila Mubarokah di nomor Women's 10m Air Rifle. Dia berhasil menyingkirkan tujuh pesaingnya ketika beraksi di Hanoi National Sport Training Center. Dewi sukses menunjukkan performa terbaiknya. Dia menang setelah mencatat skor 247.

Kalah dari Persis Solo di Laga Pembuka Liga 2, Atta Halilintar: Sesuai Prediksi
Olahraga
Kalah dari Persis Solo di Laga Pembuka Liga 2, Atta Halilintar: Sesuai Prediksi

Liga 2 musim 2021 telah resmi dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali di Stadion Manahan Solo, Minggu (26/9) malam.