Alasan Indonesia Jadi Anggota The ASEAN Center of Military Medicine Presiden Joko Widodo. (Foto: Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Indonesia secara resmi masuk keanggotaan The ASEAN Center of Military Medicine (ACMM), setelah Presiden Joko Widodo mengeluarkan keputusannya.

Keppres ini ditetapkan Presiden di Jakarta, 9 November 2021. Presiden RI Joko Widodo menetapkan, ada empat pertimbangan dikeluarkannya Keppres tersebut.

Pertimbangan pertama, bahwa Indonesia merupakan negara yang secara rutin dan aktif mengerahkan personel militer termasuk personel kesehatan militer dalam kerja sama internasional, untuk melaksanakan salah satu tugas pokok Tentara Nasional Indonesia dalam operasi militer selain perang.

Baca Juga:

Tiga Harapan Jokowi Terkait Hubungan ASEAN-AS

Kedua, bahwa pada tanggal 25 Mei 2016 di Vientiane, Laos, Indonesia dan negara-negara anggota ASEAN telah menandatangani Joint Declaration of the ASEAN Defence Ministers on Promoting Defence Cooperation for a Dynamic ASEAN Community yang mengadopsi Terms of Reference dari The ASEAN Center of Military Medicine.

Ketiga, bahwa untuk lebih meningkatkan peran aktif Indonesia dalam kerja sama internasional di bidang kesehatan militer intra-ASEAN dan antara negara-negara anggota ASEAN dengan negara-negara Plus, Indonesia perlu menjadi anggota pada The ASEAN Center of Military Medicine yang merupakan organisasi tingkat Kementerian Pertahanan negara-negara anggota ASEAN di bidang kesehatan militer;

Keempat, bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud, perlu menetapkan Keputusan Presiden tentang Penetapan Keanggotaan Indonesia pada The ASEAN Center of Military Medicine.

KTT Asean. (Foto: Antara)
KTT Asean. (Foto: Antara)

Pelaksanaan penetapan keanggotaan Indonesia serta hak dan kewajiban yang menyertainya tunduk pada ketentuan yang berlaku pada The ASEAN Center of Military Medicine dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, segala biaya yang timbul sebagai akibat dari penetapan keanggotaan Indonesia sebagaimana dimaksud dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan sumber-sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan. (Knu)

Baca Juga:

Jokowi Dorong ASEAN-RRT Jalin Kemitraan Saling Menghormati

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
11 Wilayah di Jakarta Berpotensi Tanah Gerak
Indonesia
11 Wilayah di Jakarta Berpotensi Tanah Gerak

Sebanyak 11 wilayah itu tersebar di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Menteri BUMN Pastikan Listrik 450 VA Subsidi Tidak Dihapus
Indonesia
Menteri BUMN Pastikan Listrik 450 VA Subsidi Tidak Dihapus

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menepis isu kenaikan tarif listrik bersubsidi dan penghapusan golongan 450 Volt Ampere (VA) ke 900 VA.

87 Persen Peserta Kartu Prakerja Baru Pertama Ikut Pelatihan
Indonesia
87 Persen Peserta Kartu Prakerja Baru Pertama Ikut Pelatihan

Jumlah penerima Program Kartu Prakerja telah mencapai sekitar 11,4 juta orang dari 22 gelombang pendaftaran, sejak dibuka pada 11 April 2020.

[HOAKS atau FAKTA]: Gerobak Mie Ayam Pasang Meteran Listrik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gerobak Mie Ayam Pasang Meteran Listrik

Beredar informasi berupa sebuah foto di media sosial Facebook yang memperlihatkan gerobak berwarna cokelat terpasang meteran listrik.

Presiden Filipina Ingin Lihat Produk Asli Indonesia, Jokowi Ajak Jalan ke Sarinah
Indonesia
Presiden Filipina Ingin Lihat Produk Asli Indonesia, Jokowi Ajak Jalan ke Sarinah

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan antusias mengajak Presiden Ferdinand Romualdez Marcos Jr dan Ibu Negara Filipina Louise Araneta Marcos melihat produk-produk asli Indonesia.

PSI Nilai Pemprov DKI Kecolongan soal Holywings
Indonesia
PSI Nilai Pemprov DKI Kecolongan soal Holywings

Menurutnya, DKI kecolongan soal izin Holywings.

Para Bupati Masih Keberatan Penghapusan Tenaga Honorer
Indonesia
Para Bupati Masih Keberatan Penghapusan Tenaga Honorer

Pengangkatan seluruh tenaga non-ASN atau honorer menjadi PPPK oleh pemerintah daerah (pemda) akan membebani APBD.

Menkes Terpapar COVID-19
Indonesia
Menkes Terpapar COVID-19

Budi meminta masyarakat untuk mendoakan agar dirinya bisa kembali sehat.

[HOAKS atau FAKTA]: Tahan Napas 10 Detik Deteksi COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tahan Napas 10 Detik Deteksi COVID-19

Beredar informasi berupa pesan berantai melalui WhatsApp yang menginformasikan tentang cara mudah mendeteksi COVID-19 hanya dengan menahan napas selama 10 detik.

IDI Sebut Ganja untuk Medis Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
IDI Sebut Ganja untuk Medis Perlu Kajian Mendalam

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), M Adib Khumaidi mengatakan ganja untuk pengobatan medis perlu melalui tahapan kajian yang mendalam.