Alasan Dua Oknum Polisi Penembak Laskar FPI Tak Kunjung Dipecat Rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar FPI di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/hp.

MerahPutih.com - Dua personel Polda Metro Jaya yang ditetapkan sebagai tersangka kasus unlawful killing anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) masih berstatus sebagai anggota Polri aktif.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, kedua personel Polri itu juga tidak dinonaktifkan dari jabatan. Alasannya karena masih menjalani pemeriksaan polisi.

"Sampai sejauh ini statusnya masih anggota Polri. Bukan dinonaktifkan juga," kata Ramadhan saat ditemui wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (14/4).

Baca Juga:

Tiga Anggota Polda Metro Jaya Jadi Tersangka Pembunuh Laskar FPI

Ramadhan mengatakan, proses sidang etik dan profesi keduanya baru akan diproses setelah vonis pidana inkrah.

Dia menegaskan kembali bahwa sampai saat ini, keduanya masih menjalani proses pemeriksaan.

Sehingga, status keduanya masih sebagai anggota Polri.

"Supaya tidak salah persepsi, di Polri kalau dibebastugaskan artinya diberhentikan, sedangkan yang bersangkutan dalam proses pemeriksaan," ungkapnya.

Sebuah adegan di titik lokasi keempat dalam rekonstruksi penembakan anggota FPI di jalan Tol Jakarta-Cikampek. (ANTARA/Ali Khumaini)
Sebuah adegan di titik lokasi keempat dalam rekonstruksi penembakan anggota FPI di jalan Tol Jakarta-Cikampek. (ANTARA/Ali Khumaini)

"Kami juga belum dapat update terkait penyidikannya," ujarnya.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyebut, satu dari tiga anggota Polda Metro Jaya yang berstatus terlapor atau terduga pelaku penembakan di luar hukum (unlawful killing) terhadap laskar FPI meninggal dunia.

Baca Juga:

Pelaku Penembakan Laskar FPI Ternyata Tewas Sejak Januari Lalu

Polisi tersebut dikabarkan meninggal dunia seusai terlibat kecelakaan lalu lintas.

"Saya mendapat info kalau salah satu tersangka (terlapor) meninggal dunia karena kecelakaan," kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis (25/3).

Meski begitu, Agus tak mengungkap kapan dan di mana peristiwa kecelakaan itu terjadi.

"Silakan ditanyakan ke penyidik ya," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Meninggal Sejak Januari, Alasan Oknum Polisi Penembak Laskar FPI Baru Diumumkan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Boeing Ikut Identifikasi Serpihan Sriwijaya Air
Indonesia
Boeing Ikut Identifikasi Serpihan Sriwijaya Air

Memori perekam suara pilot di kokpit atau CVR pesawat Sriwijaya Air SJ-182 masih bisa dibaca meski dalam kondisi terlepas dari pembungkusnya.

Bawaslu Antisipasi Kerumunan Massa Usai KPU Umumkan Paslon Peserta Pilkada
Indonesia
Mendagri Minta Calon Kepala Daerah Tandatangani Pakta Integritas
Indonesia
Mendagri Minta Calon Kepala Daerah Tandatangani Pakta Integritas

Salah satu poinnya memuat tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan COVID-19. Menurut Tito, pakta Integritas yang isinya bukan hanya siap menang dan siap kalah yang seperti selama ini.

Kapolri Sebut Banyak Anak Buahnya Bertindak Arogan di Media Massa
Indonesia
Kapolri Sebut Banyak Anak Buahnya Bertindak Arogan di Media Massa

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung bergerak cepat mencabut Telegram Nomor ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 tanggal (5/4/2021) terkait larangan menyiarkan tindakan arogansi aparat kepolisian.

Ketua DPD Minta Senator Ikut Awasi Penyaluran Bansos Tunai di 2021
Indonesia
Ketua DPD Minta Senator Ikut Awasi Penyaluran Bansos Tunai di 2021

Peristiwa penyelewengan dana bansos menimbulkan ketidakpercayaan publik

Gempa Nias Bikin Masyarakat Panik dan Keluar Rumah
Indonesia
Gempa Nias Bikin Masyarakat Panik dan Keluar Rumah

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Nias Barat saat ini sedang melakukan kaji cepat

Respons Kemendikbud setelah Rektor UNJ Ditangkap KPK
Indonesia
Respons Kemendikbud setelah Rektor UNJ Ditangkap KPK

Ia mengatakan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan surat edaran berisi larangan bagi pegawai menerima gratifikasi terkait hari raya keagamaan.

Mahasiswa Untag Ciptakan Aplikasi Portal Supermarket
Indonesia
Mahasiswa Untag Ciptakan Aplikasi Portal Supermarket

Mahasiswa Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Ilham Fikri Abdillah menciptakan aplikasi Portal Supermarket untuk mendongkrak jumlah pembeli.

Pemprov DKI Paling Banyak Beri Bantuan Pengelolaan Masjid Secara Provinsi
Indonesia
Pemprov DKI Paling Banyak Beri Bantuan Pengelolaan Masjid Secara Provinsi

Pemda DKI yang paling banyak memberikan bantuan pengelolaan masjid

Hari Ini, Emas Antam Cetak Sejarah Harga Termahal di Atas Rp1 Juta per Gram
Indonesia
Hari Ini, Emas Antam Cetak Sejarah Harga Termahal di Atas Rp1 Juta per Gram

Angka per gram ini merupakan tingkat tertinggi sepanjang sejarah jual-beli emas di Antam.