Alasan Dokter Larang Penggunaan Riasan Saat Pakai Masker Kaum hawa mengalami dilema karena harus pakai masker (Foto: Pexels/Anna Shvets)

KAUM hawa boleh dibilang mengalami dilema di masa new normal. Masalahnya timbul pertanyaan di hati mereka 'Haruskah aku mengaplikasikan riasan di balik masker?'

Beberapa memilih cuek saja menanggalkan masker karena berpikir usaha untuk merias diri akan percuma. Sementara yang lainnya tetap mengaplikasikan riasan meski tak setebal biasanya.

Baca juga:

Masker N95 vs Surgical Mask, Mana Lebih Efektif Cegah Penularan Virus Corona?

Jika kamu adalah tipe perempuan pertama, langkahmu sudah tepat! Sebaliknya, kalau kamu masih hobi mengaplikasikan riasan sebelum memakai masker, saatnya berhenti.

Dalam lingkungan medis yang potensi terkena virus besar, para tenaga kesehatan mengikuti prinsip lain untuk memastikan masker mereka adalah penghalang efektif untuk droplet yang dapat menyebarkan patogen berbahaya: menghapus riasan sebelum memakai masker atau tidak memakai riasan sama sekali.

Salah satu alasan mereka mengambil tindakan pencegahan itu adalah untuk menghemat pasokan masker yang terus terbatas. Anne Liu, seorang dokter penyakit menular di Stanford Health Care, mengatakan begitu riasan dipakai di masker, itu dianggap terkontaminasi dan tidak bisa dipakai lagi.

Masker terkontaminasi jika terkena riasan (Foto: Pexels/Anna Shvets)

"Banyak tempat penampungan yang mengumpulkan masker N95 untuk sterilisasi, tetapi jika ada riasan di atasnya, itu dianggap kotor atau terkontaminasi, dan tidak dapat disterilkan," kata Liu dikutip dari Allure.

Selain itu, dokter penyakit menular di Boston Medical Center, Cassandra M. Pierre menambahkan bahwa riasan yang dikenakan di bawah masker juga dapat merusak kain. Hal itu menjadikannya penghalang yang kurang efektif

"Untuk masker bedah dan masker N95, dan mungkin juga untuk masker kain, riasan menyebabkan masker kotor dan dapat menyebabkan penurunan penyaringan udara," urainya.

"Kamu perlu melindungi diri dari patogen yang berpotensi berbahaya di udara, dan residu riasan akan menyebabkan berkurangnya efisiensi pada masker atau kemampuan respirator untuk menyaring," tambahnya detil.

Baca juga:

Menjemur Masker di Sinar Matahari Tak Cukup

Pierre mengatakan riasan apa pun yang menyentuh masker dapat menghalangi kemampuannya untuk menyaring droplet. Termasuk di antaranya yakni lipstik, perona pipi, alas bedak, dan bahkan tabir surya berwarna.

Selain riasan, produk pria seperti aftershave yang menyebabkan kotoran terlihat juga dapat membuat masker menjadi kurang efisien. Begitu pula produk perawatan kulit, seperti tabir surya atau losion berbahan dasar krim yang dapat menempel di masker.

Pierre merekomendasikan untuk menghindari apa pun yang dapat menyebabkan kotoran menempel pada masker kain .

Jika kamu mengaplikasikan tabir surya atau produk perawatan kulit seperti tabir surya atau lotion, dia merekomendasikan penggunaan formulasi yang lebih tipis atau menunggu untuk memakai masker sampai produk benar-benar terserap ke dalam kulit.

Boleh pakai maskara karena tidak dekat dengan area mulut (Foto: Pexels/Breakingpic)

"Cara mengetahuinya yakni dengan menempelkan jari ke wajah. Jika saat kamu menyeka bagian wajah dengan jari dan ada noda di jarimu, itu berpotensi mencemari masker," tutur Pierre.

Secara teoritis, riasan juga bisa menghalangi keefektifan penutup wajah baik yang standar medis atau kain. Kamu mungkin berpikir dengan mencuci masker maka noda akan hilang.

Perlu diingat, mencuci masker kain secara berulang dapat melemahkan serat seiring waktu. Apabila seratnya menipis maka akan berdampak pada keefektifannya.

Larangan tersebut bukan berarti membatasimu yang ingin terlihat cantik. Kamu tetap bisa tampil cantik dengan trik khusus yang sesuai standar kesehatan. "Kamu bisa mengaplikasikan maskara dan alis tetapi jangan ada riasan di sekitar mulut," tukas Liu. (avia)

Baca juga:

Tiga Masker Konyol yang Dipakai Guna Menangkal Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Seorang Bayi di AS Diduga Meninggal Karena Corona
Fun
Seorang Bayi di AS Diduga Meninggal Karena Corona

Kemungkinan merupakan kematian termuda akibat COVID-19 di Amerika Serikat.

Pharrell Williams Produksi Alat Makan Unik dari Plastik Daur Ulang
ShowBiz
Pharrell Williams Produksi Alat Makan Unik dari Plastik Daur Ulang

The Pebble, set alat makan dari plastik daur ulang dari Pharrell Williams.

Berusia Beradad-abad, Beberapa Kerajaan di Dunia Ini Masih Eksis
Fun
Berusia Beradad-abad, Beberapa Kerajaan di Dunia Ini Masih Eksis

Meski sudah tua, kerajaan di dunia ini masih menjaga eksistensinya.

Helikopter APACHE Milik TNI AD Siap Jaga Pertahanan Negara
Fun
Helikopter APACHE Milik TNI AD Siap Jaga Pertahanan Negara

AH-64 Apache adalah helikopter serbu yang juga dipakai oleh Angkatan Darat Amerika Serikat.

TCL tak akan Lagi Jual BlackBerry?
Fun
TCL tak akan Lagi Jual BlackBerry?

Ada apa dengan BlackBerry?

Awas! 5 Jenis Benda Pembawa Radiasi yang Dekat dengan Kita
Fun
Awas! 5 Jenis Benda Pembawa Radiasi yang Dekat dengan Kita

Berikut adalah beberapa benda yang berada sangat dekat yang mengandung radiasi, menurut Enviromental Protection Agency and Health.

Cuaca Dingin Bikin Sering Buang Air Kecil, Kenapa Ya?
Hiburan & Gaya Hidup
Alasan Orang Enggan Pelihara Kucing Berwarna Hitam
Fun
Alasan Orang Enggan Pelihara Kucing Berwarna Hitam

Kucing hitam membutuhkan waktu lebih lama untuk diadopsi.

Akibat Virus Corona, Samsung dan LG Tutup Pabrik di India
Fun
Akibat Virus Corona, Samsung dan LG Tutup Pabrik di India

Akibat Virus Corona, Samsung dan LG Tutup Pabrik di India

Demi Avatar 2, Kate Winslet Tahan Napas 7 Menit dalam Air
ShowBiz
Demi Avatar 2, Kate Winslet Tahan Napas 7 Menit dalam Air

Winslet mengenakan kostum penangkap gerak dengan jubah panjang warna putih.