Alasan Pemprov DKI Tidak Bubarkan Massa di Hajatan Rizieq Shihab Wakil Gubernur Riza Patria.(Foto: Asropih).

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mengaku tidak membubarkan kerumunan massa kegiatan Maulid Nabi dan resepsi pernikahan putri Rizieq Shihab, karena terkendala jumlah personel.

"Kan ada batasan-batasan, jumlah kami juga terbatas. Kami sudah koordinasikan saat itu dengan aparat lainnya. Kan kami tidak bisa berdiri sendiri," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (16/11).

Meski begitu, ucap Riza, Pemda DKI sudah melakukan peringatan dan sosialisasi terhadap kegiatan itu untuk menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Baca Juga:

Kegiatan Rizieq Shihab Juga Berimbas Terhadap Nasib 2 Kapolres

"Kami sudah imbau dan sosialisasi, ada baliho, spanduk, kami minta dan sebagainya," paparnya.

Bahkan, Riza menegaskan, pihaknya sudah bekerja melaksanakan aturan dengan memberikan sanksi denda administrasi sebesar Rp50 juta terhadap Rizieq yang melanggar protokol kesehatan.

"Kami kan sudah melakukan tugas kami mengingatkan, mengimbau mensosialisasikan, bahkan menyurati. Kemudian ketika ada pelanggaran kami tindak, kami denda," katanya.

Rizieq Shihab
Rizieq Shihab. (Foto: Antara).

Lebih lanjut, Ketua DPD Gerindra DKI ini menuturkan, jika orang yang datang ke acara Rizieq tersebut, bukan sebagai undangan pernikahan Syarifah Najwa Shihab.

Riza mengklaim, pihaknya juga telah dari awal meminta agar tidak ada kerumunan. Hanya saja massa acara tersebut tak mengindahkan imbauan Pemprov DKI.

"Itu sudah kami minta supaya tidak ada kerumunan," tutup Wagub. (Asp)

Baca Juga:

Apresiasi dan Kritik untuk Kapolri Usai Copot Kapolda Metro Jaya dan Jabar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengguna KRL di Hari Senin Capai 111 Ribu Penumpang
Indonesia
Pengguna KRL di Hari Senin Capai 111 Ribu Penumpang

Situasi di sejumlah stasiun terpantau lancar dan pengguna KRL semakin tertib mengikuti aturan dan protokol kesehatan.

Anita Kolopaking Dipersilakan Gugat Penyidik ke Pengadilan
Indonesia
Anita Kolopaking Dipersilakan Gugat Penyidik ke Pengadilan

Keputusan ditahan atau tidaknya seorang tersangka itu merupakan kewenangan penyidik

PAN Resmi Dukung Putra Yusril Ihza Mahendra di Pilkada Belitung Timur
Indonesia
PAN Resmi Dukung Putra Yusril Ihza Mahendra di Pilkada Belitung Timur

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mendukung putra Yusril Ihza Mahendra, Yuri Kemal Fadlullah di Pilkada Belitung Timur Tahun 2020.

Setiap Siswa Dapat Kuota Internet 35 GB Per Bulan, Bagaimana yang Tidak Punya Gawai?
Indonesia
Setiap Siswa Dapat Kuota Internet 35 GB Per Bulan, Bagaimana yang Tidak Punya Gawai?

Nantinya, sekolah akan melakukan pendataan nomor siswa

Prajurit TNI di Pelosok Lebih Cocok Terima Bintang Mahaputra Naraya Ketimbang Fadli-Fahri
Indonesia
Prajurit TNI di Pelosok Lebih Cocok Terima Bintang Mahaputra Naraya Ketimbang Fadli-Fahri

Tenaga medis yang telah meninggal karena ikut menangani COVID-19 juga adalah kelompok yang patut mendapatkan penghargaan

Yasonna Sesalkan Hoaks yang Beredar Soal Napi Asimilasi
Indonesia
Ini Aturan yang Wajib Diikuti Pengelola Kantor Agar tak Jadi 'Kluster' Baru
Indonesia
Ini Aturan yang Wajib Diikuti Pengelola Kantor Agar tak Jadi 'Kluster' Baru

"Apabila menerima tamu, tamu juga diminta untuk mengisi self assessment," ujar Reisa

Emosi Novel 'Meledak' Ditanya Pengacara Penyiram Air Keras Pakai Lensa Kontak
Indonesia
Emosi Novel 'Meledak' Ditanya Pengacara Penyiram Air Keras Pakai Lensa Kontak

"Kalau Anda punya cuttonbud mau dicopot boleh," tantang Novel Baswedan.

Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Indonesia
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB

Risma Janji Berikan Pekerjaan untuk Tunawisma agar Bebas dari Kemiskinan
Indonesia
Risma Janji Berikan Pekerjaan untuk Tunawisma agar Bebas dari Kemiskinan

Mereka bisa berusaha, dan mengakses pekerjaan