Alasan DKI Batalkan Pemisahan Bangku Perempuan dan Laki-laki di Angkot Penumpang turun dari mikrolet di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Selasa (11/12/2018). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/ama

MerahPutih.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membatalkan rencana aturan pemisahan tempat duduk laki dan perempuan di dalam angkutan kota (Angkot) sebagai upaya pencegahan tindakan pelecengan seksual.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menjelaskan alasan pembatalan kebijakan tersebut karena dianggap menyusahkan kaum perempuan. Sebab, kaum perempuan lebih banyak menggunakan transportasi umum ketimbang laki-laki.

Baca Juga

Pemprov DKI Batalkan Wacana Pemisahan Laki dan Perempuan di Angkot

"Jadi kalau dipisahkan yang tadi lelaki di kanan perempuan di kiri, nanti kasihan yang perempuan ini tempatnya semakin terbatas padahal jumlah perempuan lebih banyak. Itu lah pertimbangan ya," ujar Riza di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (13/7).

Untuk menangkal kejahatan asusila itu, lanjut dia, Pemprov DKI melakukan beberapa tindakan pencegahan pelecehan seksual seperti menyiapkan POS Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA). Pos ini disiapkan agar perempuan dan anak bisa melapor termasuk sopir angkot.

Kemudian, korban pelecehan seksual juga bisa menghubungi call center 112 atau 081317617622 untuk melapor.

"Kami juga melakukan pelatihan bagi sopir-sopir. Nanti akan disiapkan juga ke depan dalam kajian ini akan ada CCTV. Selama ini kan ada di trans, nanti di angkot juga sedang dipertimbangkan akan diupayakan," paparnya.

Baca Juga

Imbas Pelecehan Seksual, Dishub DKI Pisahkan Penumpang Pria dan Wanita di Angkot

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana akan memisahkan penumpang pria dan perempuan di dalam angkutan kota (Angkot) imbas peristiwa pelecehan seksual di transportasi umum.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, aturan tersebut akan diterapkan pekan ini setelah menyusun Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) operasional angkot dengan sejumlah pihak terkait.

"Jadi kami dalam minggu ini kami akan mengeluarkan petunjuk teknis terkait dengan pelaksanaan standar pelayanan minimum untuk layanan angkutan kota sehingga untuk angkot di Jakarta tentu layanannya adalah tempat duduknya ada dua baris, yang di sisi kiri dan sisi kanan," kata Syafrin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (11/7). (Asp)

Baca Juga

PSI Kritik Pemisahan Laki dan Perempuan Bukan Solusi Atasi Pelecehan di Angkot

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bertemu Buruh, Anies Diteriaki 'Hidup Presiden Indonesia'
Indonesia
Bertemu Buruh, Anies Diteriaki 'Hidup Presiden Indonesia'

"Hidup Anies..Hidup Presiden Indonesia," teriak salah satu pakai pengeras suara.

Butuh Persiapan, Pelaksanaan Vaksinasi Booster di Solo Diundur Jumat
Indonesia
Butuh Persiapan, Pelaksanaan Vaksinasi Booster di Solo Diundur Jumat

Gibran mengatakan vaksinasi booster di Solo dimulai Jumat (14/1). Untuk vaksin yang digunakan antara Pfizer atau AstraZeneca.

Isu Pelanggaran HAM dan Kebebasan Demokrasi Masih Jadi Masalah di Rezim Jokowi-Ma'ruf
Indonesia
Isu Pelanggaran HAM dan Kebebasan Demokrasi Masih Jadi Masalah di Rezim Jokowi-Ma'ruf

Ia juga menilai, kondisi demokrasi justru semakin memburuk dengan abainya negara terhadap perlindungan, penghormatan dan pemenuhan HAM sebagai mandat konstitusi.

 Hadapi Bencana, BPBD Kota Tangerang Siagakan 360 Personel
Indonesia
Hadapi Bencana, BPBD Kota Tangerang Siagakan 360 Personel

Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta seluruh pemerintah daerah menyiapkan untuk mengantisipasi, mitigasi, supaya siap menghadapi kejadian bencana.

Dikukuhkan sebagai Guru Besar Unhan, Terawan Singgung Vaksin Nusantara
Indonesia
Dikukuhkan sebagai Guru Besar Unhan, Terawan Singgung Vaksin Nusantara

“Hadirnya Vaksin Nusantara dapat menjadi titik terang dari lorong panjang melawan pandemi bagi dunia, terkhusus Indonesia," kata Terawan.

Badai Angin Kencang Masih Ancam Jabodetabek Hingga Dua Hari Lagi
Indonesia
Badai Angin Kencang Masih Ancam Jabodetabek Hingga Dua Hari Lagi

BMKG menilai kejadian badai angin dipicu sistem awan konvektif jenis cumulonimbus

Keluarga Dengar Eril Sempat Minta Tolong saat Terbawa Arus Sungai
Indonesia
Keluarga Dengar Eril Sempat Minta Tolong saat Terbawa Arus Sungai

Hingga hari ini, Sabtu (28/5), pencarian terhadap putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz masih terus dilakukan melibatkan aparat gabungan Swiss. Pihak keluarga besar, Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil, yang diwakili oleh Elpi Nazmuzaman (adik kandung Ridwan Kamil) menuturkan bahwa anak sulung Ridwan Kamil yakni Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril sempat berteriak "help" (tolong) sebelum akhirnya hanyut terbawa arus Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada Kamis(26/5).

Puluhan ODGJ di Griya PMI Solo Terpapar COVID-19
Indonesia
Puluhan ODGJ di Griya PMI Solo Terpapar COVID-19

Kasus COVID-19 menyerang Griya PMI Solo, Jawa Tengah. Dari 104 penghuni sebanyak 66 orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ikut terpapar Corona.

Periksa Pramugari, KPK Dalami Penggunaan Private Jet First Class Lukas Enembe
Indonesia
Periksa Pramugari, KPK Dalami Penggunaan Private Jet First Class Lukas Enembe

Penyidik mendalami hal itu saat memeriksa pramugari PT RDG bernama Tamara Anggraeny, Senin (3/10) di Gedung KPK, Jakarta, Senin (3/10).

Tahun Ini Bus TransJakarta Alami 275 Kecelakaan Lalu Lintas
Indonesia
Tahun Ini Bus TransJakarta Alami 275 Kecelakaan Lalu Lintas

Ada 250 lebih kecelakaan lalu lintas yang dialami armada bus TransJakarta dari bulan Januari hingga Oktober 2021.