Alasan Densus 88 Dilibatkan Dalam Pemeriksaan Rekening FPI Pencopotan atribut milik FPI oleh petugas gabungan dari TNI dan Polri di Jalan Petamburan III, Rabu (30/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Merahputih.com - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menggandeng Densus 88/Antiteror dalam mendalami ada tidaknya unsur pidana di 92 rekening terkait Front Pembela Islam (FPI). 92 Rekening itu telah dibekukan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Alasannya, Polri ingin melihat segala kemungkinan yang dikaitkan dengan transaksi dari rekening FPI.

Baca Juga

PPATK Selesaikan Pemeriksaan Rekening FPI, Hasilnya?

"(Nominalmya) tidak bisa kita ekspos, tidak perlu diungkap di publik. mohon maaf,” kata Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Selasa (2/2),

Menurut Rusdi, berbagai pihak dilibatkan dalam rapat tersebut. Rapat itu sendiri digelar dalam rangka menyamakan persepsi tentang laporan hasil analisis PPATK terhadap 92 rekening yang terkait dengan FPI.

Bendera FPI. (Foto: FPI)
Bendera FPI. (Foto: FPI)

Mulai dari rekening milik pengurus pusat, pengurus daerah, hingga beberapa individu. "92 Rekening ini terdapat pada 18 bank," katanya.

92 rekening ini terdiri dari pengurus pusat FPI, pengurus daerah, dan beberapa individu yang terkait dengan kegiatan FPI.

Baca Juga

Dasar dan Alasan PPATK Blokir Aktivitas Rekening Bank FPI

Transaksi itu diketahui atau dicurigai merupakan hasil tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 44 ayat (1) huruf i UU TPPU. Hasil analisis PPATK itu telah dilimpahkan ke Polri. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Daop Surabaya Buka Pemesanan Tiket KA Libur Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Daop Surabaya Buka Pemesanan Tiket KA Libur Natal dan Tahun Baru

Daop 8 Surabaya mulai membuka pemesanan tiket kereta api jarak menengah/jauh untuk libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Yogyakarta Bakal Gelar Rapid Test Massal di Supermarket dan Pasar
Indonesia
Yogyakarta Bakal Gelar Rapid Test Massal di Supermarket dan Pasar

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X sudah mengumpulkan kepala daerah untuk perencanaan rapid test.

PT Sritex Terpilih Jadi Vendor Goodie Bag Bansos Berkat Arahan Pejabat Kemensos
Indonesia
PT Sritex Terpilih Jadi Vendor Goodie Bag Bansos Berkat Arahan Pejabat Kemensos

Teka-teki mengenai PT Sritex sebagai satu-satunya vendor pengadaan goodie bag untuk sembako Bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek akhirnya terungkap

Ahli Bahasa tidak Hadir, Sidang Jumhur Hidayat Ditunda
Indonesia
Ahli Bahasa tidak Hadir, Sidang Jumhur Hidayat Ditunda

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di Jakarta, Kamis, menunda sidang kasus penyebaran berita bohong dengan terdakwa Jumhur Hidayat karena jaksa penuntut umum (JPU) belum dapat menghadirkan ahli bahasa sebagaimana telah dijadwalkan dalam persidangan sebelumnya, Senin (5/4).

[HOAKS atau FAKTA] Wapres Maruf Amin Sebut Buzzer Lebih Layak Dipelihara Dibanding Fakir Miskin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Wapres Maruf Amin Sebut Buzzer Lebih Layak Dipelihara Dibanding Fakir Miskin

“Buzer RP Di Pelihara Negara Anak Terlantar dan Fakir Miskin Di Pelihara Tetangga Kuncen Surga dan Neraka.”

Polisi Selidiki Vidio Yang Diduga Hina Lambang Negara
Indonesia
Polisi Selidiki Vidio Yang Diduga Hina Lambang Negara

Banyak netizen yang melontarkan komentar negatif untuk perempuan yang memakai sweater berwarna biru tersebut.

7 Pelajar Papua Timba Ilmu di Tiga Universitas di Amerika
Indonesia
7 Pelajar Papua Timba Ilmu di Tiga Universitas di Amerika

Tujuh pelajar asal Papua mendapatkan kesempatan berharga untuk menimba ilmu di tiga universitas di Amerika Serikat.

Sempat Molor Pendistribusian, Pimpinan DPRD Apresiasi Bansos Anies Tahap Kedua
Indonesia
Sempat Molor Pendistribusian, Pimpinan DPRD Apresiasi Bansos Anies Tahap Kedua

Nilai bansos paket sembako Pemprov DKI gelombang kedua sebesar Rp275 ribu.

Kompolnas Beberkan Sederet Tantangan Bagi Komjen Listyo Sigit
Indonesia
Kompolnas Beberkan Sederet Tantangan Bagi Komjen Listyo Sigit

Sementara program-program yang sudah baik dilakukan Kapolri terdahulu tetap harus dilanjutkan

BIN Rangkul Eks Napiter Kembali ke Pangkuan NKRI
Indonesia
BIN Rangkul Eks Napiter Kembali ke Pangkuan NKRI

Rehabilitasi eks-napiter merupakan upaya memanusiakan manusia