Alasan Bareskrim tak Kunjung Tangkap Jozeph Zhang Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Agus Andrianto. ANTARA/HO-Polri

MerahPutih.com - Mabes Polri belum menemui titik temu untuk menangkap buronan kasus dugaan penistaan agama Jozeph Paul Zhang yang kini berada di luar negeri.

"Kami terkendala yuridiksi," kata Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto kepada wartawan di Jakarta, Kamis (19/8).

Baca Juga

Bareskrim Polri Ajukan Permohonan Ekstradisi Jozeph Paul Zhang

Menurut Agus, Jozeph telah keluar dari Indonesia dan menetap di negara yang bukan yuridiksi Polri, seperti Belanda dan Jerman.

Agus mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian dari otoritas negara setempat yang dicurigai menjadi lokasi tinggal Jozeph Paul Zhang saat ini.

Hingga saat ini, Bareskrim Polri masih menunggu hasil koordinasi melalui Interpol maupun jalur diplomatik. Namun, masih belum ada perkembangan.

"Ya, menunggu karena dari Interpol juga belum ada, lewat jalur diplomatik juga belum ada perkembangan," kata Agus.

Jozesph Paul Zhang. Foto: Youtube

Jozeph merupakan tersangka dugaan penistaan agama buntut dari pernyataannya dalam sebuah tayangan video di kanal YouTube. Dia mengaku sebagai nabi ke-26. Pernyataan itu disampaikan ketika Jozeph membuka forum diskusi zoom bertajuk "Puasa Lalim Islam".

Dalam video itu, Jozeph beberapa kali mengeluarkan kalimat yang dianggap mengolok-olok agama Islam.

Dia juga menantang siapa saja yang berani melaporkannya ke kepolisian terkait penistaan agama atas pernyataannya yang mengaku sebagai nabi ke-26.

Kepolisian dalam perkara ini menjerat Jozeph dengan Pasal 28 ayat (2) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) tentang larangan menyebarkan informasi yang mengandung unsur kebencian atau permusuhan, serta Pasal 156a KUHP terkait penistaan agama.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri, Kombes Ahmad Ramadhan menyatakan bahwa Jozeph yang memiliki nama asli Shindy Paul Soerjomoeljono tidak pernah mengajukan permohonan penggantian kewarganegaraan sejak 2017.

Hal itu menjadi dasar polisi mengklaim dapat memproses hukum Jozeph jika berada di Indonesia. Jozeph Paul Zhang, pria yang mengaku sebagai nabi ke-26 tersebut, kini masih menjadi buronan kepolisian RI. (Knu)

Baca Juga

Mabes Polri Ajukan Permintaan Proses Ekstradisi Jozeph Zhang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jabatan Tinggal Satu Tahun, Anies Ingin Fokus Tuntaskan Tangani COVID-19
Indonesia
Jabatan Tinggal Satu Tahun, Anies Ingin Fokus Tuntaskan Tangani COVID-19

Perihal ancang-ancang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang, dirinya memilih tidak berkomentar lebih jauh. Karena sekarang Pemerintah DKI sedang menggencarkan vaksinasi guna menuntaskan corona.

8 Hari Penerapan PPKM Darurat, Penumpang KRL Terus Menurun
Indonesia
8 Hari Penerapan PPKM Darurat, Penumpang KRL Terus Menurun

Jumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) selama delapan hari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat terus menurun.

 Seluruh Karyawan di 23 Pusat Perbelanjaan Kota Bandung Sudah Divaksin
Indonesia
Seluruh Karyawan di 23 Pusat Perbelanjaan Kota Bandung Sudah Divaksin

Pemerintah Kota Bandung mewanti-wanti masyarakat yang telah divaksin agar tidak euforia.

Vaksinasi Dimulai, Hoaks Bermunculan
Indonesia
Vaksinasi Dimulai, Hoaks Bermunculan

Hoaks vaksinasi COVID-19 dapat memicu kebingungan di tengah masyarakat.

Pertamina Belum Bisa Pastikan Kebakaran Kilang Balongan akibat Petir
Indonesia
Pertamina Belum Bisa Pastikan Kebakaran Kilang Balongan akibat Petir

Pertamina belum bisa membenarkan kebakaran tanki bensin di Kilang Minyak Balongan, Indramayu, Jawa Barat akibat sambaran petir.

Pembatasan Jawa-Bali, Satgas Yakin Corona Menurun dan Ekonomi Bangkit
Indonesia
Pembatasan Jawa-Bali, Satgas Yakin Corona Menurun dan Ekonomi Bangkit

Satgas berharap penerapan pembatasan kegiatan masyarakat di sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Bali dapat menekan angka kasus corona.

Pendirian Universitas SiberMU untuk Dukung Masyarakat Melek Digital
Indonesia
Pendirian Universitas SiberMU untuk Dukung Masyarakat Melek Digital

Haedar mengatakan Universitas SiberMu merupakan mandat negara kepada Muhammadiyah untuk mengisi ruang baru sebagai irisan dari Revolusi Industri 4.0.

Bawa Laras Panjang Ketika Pengembangan, Pihak Nia dan Ardi Bakrie Sebut Polisi Berlebihan
Indonesia
Bawa Laras Panjang Ketika Pengembangan, Pihak Nia dan Ardi Bakrie Sebut Polisi Berlebihan

Wa Ode mengungkapkan, kliennya akan patuh pada proses hukum yang berlaku. Penanangkapan kliennya ini, kata dia, menjadi bukti jika Polri tidak pandang bulu dalam memberantas narkotika.

Stimulus dan Permintaan Bikin Kegiatan Dunia Usaha Bergeliat
Indonesia
Stimulus dan Permintaan Bikin Kegiatan Dunia Usaha Bergeliat

BI pun mencatat kapasitas produksi terpakai mengalami peningkatan pada kuartal I 2021 menjadi sebesar 73,38 persen,