Alasan Baleg Tarik RUU PKS Dari Pembahasan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas berbicara saat memimpin rapat kerja di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (29/6/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/pras. (ANTARA/ADITYA PR

MerahPutih.com - Rancangan Undang-Undang tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) ditarik dari pembahasan Badan Legislasi DPR. Penarikan ini mendapatkan kecaman dari publik yang menunggu aturan untuk perlindungan perempuan ini segera disahkan.

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas menjelaskan alasan Komisi VIII DPR RI meminta menarik RUU ini, karena masih menunggu pengesahan RUU tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Ia menegaskan, dari penjelasan Komisi VIII DPR, yang menjadi pengusul RUU ini, karena masih menunggu pengesahan RUU tentang KUHP yang akan sangat terkait dari sisi penjatuhan sanksi.

Baca Juga:

Djoko 'Joker' Tjandra Berkeliaran, Kinerja Kejagung dan Kemenkum HAM Dipertanyakan

"Jadi itu alasannya kenapa Komisi VIII DPR RI menarik RUU tentang Penghapusan Kekerasan Seksual," kata Supratman dalam Rapat Kerja (Raker) Baleg dengan pemerintah dan DPD, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020.

Anggota Baleg DPR RI yang juga anggota Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka mengusulkan, RUU PKS diserahkan dan dibahas di Baleg DPR serta disesuaikan menjadi usulan Baleg.

Namun, usulan ini, tidak bisa Pimpinan DPR menyerahkan langsung kepada Baleg DPR karena harus melalui mekanisme Rapat Paripurna.

Baca Juga:

Mahasiswa PTN Yogyakarta KKN di Masa Pandemi, Bagaimana Caranya?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran dan Bajo Berebut 418.283 Pemilih
Indonesia
Gibran dan Bajo Berebut 418.283 Pemilih

Pleno ini dihadiri tim pemenangan kedua paslon, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) serta Bawaslu.

Calon Petahana di 270 Daerah Berpotensi Gerakkan ASN Raih Kemenangan
Indonesia
Calon Petahana di 270 Daerah Berpotensi Gerakkan ASN Raih Kemenangan

ASN memiliki pendidikan dan pengetahuan memadai

Unair-TNI AD Klaim Temukan Obat Corona, DPR Ingatkan Potensi Terjadi Polemik
Indonesia
Unair-TNI AD Klaim Temukan Obat Corona, DPR Ingatkan Potensi Terjadi Polemik

Untuk menghindari polemik, Dasco mengusulkan dilakukan uji pembanding terhadap obat COVID-19 temuan Unair.

Bandara Husein Bandung Kembali Beroperasi
Indonesia
Bandara Husein Bandung Kembali Beroperasi

Sejak tidak beroperasinya sejumlah rute pesawat jet ke Kota Bandung sejak Juli 2019 lalu, aktivitas pariwisata di Kota Bandung nampak menurun.

Kerumunan Terjadi di Depan Gang Rumah Rizieq
Indonesia
Kerumunan Terjadi di Depan Gang Rumah Rizieq

Mereka diminta untuk mematuhi protokol kesehatan COVID-19

Polisi Beberkan Mengapa Yodi Prabowo Berani Tusuk Dada dan Leher
Indonesia
Polisi Beberkan Mengapa Yodi Prabowo Berani Tusuk Dada dan Leher

Soal dari mana Yodi mendapat cara untuk melakukan upaya bunuh diri seperti ini polisi tidak mengetahuinya.

Daop 6 Yogyakarta Batalkan 122 Perjalanan KA Antisipasi Wabah Corona
Indonesia
Daop 6 Yogyakarta Batalkan 122 Perjalanan KA Antisipasi Wabah Corona

Pengurangan jadwal keberangkatan mulai diterapkan pada Rabu (1/4).

Update COVID-19 Selasa (29/9): 282.724 Positif, 210.437 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (29/9): 282.724 Positif, 210.437 Sembuh

Dengan penambahan ini, maka total kasus COVID-19 di Indonesia menjadi 282.724.

Tahapan Pilkada Dilanjutkan Jika Paslon dan Pendukungnya Ditertibkan
Indonesia
Tahapan Pilkada Dilanjutkan Jika Paslon dan Pendukungnya Ditertibkan

Jangan sampai ada masyarakat yang terpapar hanya karena ikut menegakkan demokrasi

Saksi Sebut Pinangki Beli Mobil BMW X5 Setelah Menang Perkara
Indonesia
Saksi Sebut Pinangki Beli Mobil BMW X5 Setelah Menang Perkara

Singkat cerita Pinangki pun sepakat membeli mobil tersebut