Akun WhatsApp Ketum PB PMII Diretas Jelang Aksi Mahasiswa 11 April Ilustrasi - (Foto: MP/Pixabay.com/HeikoAL )

MerahPutih.com - Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Muhammad Abdullah Syukri mengonfirmasi kehilangan kontrol atas nomor handphone sekaligus WhatsApp pribadinya.

Sejak 9 April 2022 malam, nomor HP dan WhatsApp milik pria yang karib disapa Abe itu diduga telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Peretasan WhatsApp milik Abe terjadi sebelum aksi besar-besaran mahasiswa pada 11 April 2022, mendesak Presiden Jokowi bersikap tegas menolak penundaan pemilu dan masa jabatan tiga periode.

Baca Juga:

Mahasiswa Bakal Demo Besar-besaran Tolak Jokowi Tiga Periode, Mahfud MD Beri Peringatan

Abe mengumumkan peretasan tersebut melalui unggahan sosial media miliknya.

“Nomor HP/WhatsApp saya malam ini diretas/dibajak. Hati-hati jika ada yang menghubungi mengatasnamakan saya (Muhammad Abdullah Syukri),” kata Abe dalam keterangan resmi PB PMII.

Tidak lama kemudian, Abe juga menyampaikan telah ada sejumlah orang yang sudah dihubungi dan mengatasnamakan dirinya.

Baca Juga:

Di Depan Ketua DPD, Panglima TNI Pastikan Tak Represif ke Mahasiswa

“Contoh WhatsApp saya yang diretas/disalahgunakan. Nomor saya digandakan/dikloning dengan foto dan nama saya,” imbuhnya.

Sekadar informasi, PMII merupakan salah satu basis mahasiswa terbesar di Indonesia yang aktif dalam merespons persoalan sosial maupun kenegaraan, termasuk dalam rencana aksi 11 April besok. (Pon)

Baca Juga:

Megawati Beri Kuliah Umum di Unhan: Beri Semangat Perjuangan ke Mahasiswa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Marquez tidak Ikut Balapan, Jokowi Alihkan Dukungan ke Fabio Quartararo
Indonesia
Marquez tidak Ikut Balapan, Jokowi Alihkan Dukungan ke Fabio Quartararo

Kepala Negara menjagokan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Namun, karena rider Spanyol itu dinyatakan tidak fit, maka Jokowi mengalihkan jagoannya ke Fabio Quartararo.

Status Warna Pada PeduliLindungi akan Berubah Otomatis Pasca Isoman
Indonesia
Status Warna Pada PeduliLindungi akan Berubah Otomatis Pasca Isoman

Kementerian Kesehatan menyesuaikan status warna kasus konfirmasi positif COVID-19 pada Aplikasi PeduliLindungi.

Ratusan PKL Solo Zoo Tolak Relokasi ke Pasar Tradisional
Indonesia
Ratusan PKL Solo Zoo Tolak Relokasi ke Pasar Tradisional

Kepala Paguyuban, Sarjuni mengatakan, pertemuan antara Pemkot Solo dan pedagang berakhir buntu. Pedagang tetap ngotot bertahan di TSTJ.

Anggota Polres Wonogiri Ditembak, Ternyata Melakukan Pemerasan pada Warga 15 Kali
Indonesia
Anggota Polres Wonogiri Ditembak, Ternyata Melakukan Pemerasan pada Warga 15 Kali

olresta Surakarta, Jawa Tengah terus mendalami kasus pemerasan yang melibatkan, anggota Polres Wonogiri Bripda PS dan komplotannya. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan komplotan ini telah belasan kali melakukan pemerasan dengan nominal jutaan hingga puluhan juta pada para korbannya.

Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp 15.000 Per USD
Indonesia
Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp 15.000 Per USD

Pagi ini, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi menguat 68 poin atau 0,44 persen ke posisi Rp 15.195 per USD.

Jokowi Tanggapi Penangkapan Lukas Enembe oleh KPK
Indonesia
Jokowi Tanggapi Penangkapan Lukas Enembe oleh KPK

“Ya semua sama di mata hukum, itu kan proses penegakan hukum yang harus kita hormati,” kata Jokowi

Wapres Dorong KPRBN Cari Terobosan Penggunaan Anggaran untuk Tangani Kemiskinan
Indonesia
Wapres Dorong KPRBN Cari Terobosan Penggunaan Anggaran untuk Tangani Kemiskinan

Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar ada terobosan dalam pemanfaatan anggaran penanggulangan kemiskinan yang selama ini tersebar di berbagai kementerian dan lembaga agar dapat lebih efektif.

Jalur Puncak Bogor Berlaku One Way
Indonesia
Jalur Puncak Bogor Berlaku One Way

"one way" mulai diberlakukan pukul 07.30 WIB hingga arus lalu lintas yang padat dari arah Jakarta ke Puncak (arus bawah ke atas) kembali normal.

KPK Garap 3 Anak Wali Kota Nonaktif Bekasi Rahmat Effendi
Indonesia
KPK Garap 3 Anak Wali Kota Nonaktif Bekasi Rahmat Effendi

Dalam mengusut kasus ini, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga anak Rahmat Effendi, hari ini.

Kompolnas Tunggu Klarifikasi Polda Metro Soal Status Hukum Ade Armando
Indonesia
Kompolnas Tunggu Klarifikasi Polda Metro Soal Status Hukum Ade Armando

Kompolnas turun tangan menindaklanjuti simpangsiurnya status hukum Ade Armando yang kini menjadi polemik di masyarakat. Pasalnya, polisi tak kunjung memberikan informasi pasti apakah dosen Universitas Indonesia (UI) itu masih berstatus tersangka kasus dugaan penodaan agama atau tidak.