Akun Twitter Donald Trump Ditangguhkan Secara Permanen Twitter blokir akun Trump secara permanen (twitter.com/realdonaldtrump)

Merahputih.com - Platform media sosial Twitter menangguhkan akun Presiden AS Donald Trump secara permanen. Penangguhan mempertimbangkan risiko hasutan lebih lanjut untuk melakukan kekerasan.

"Setelah meninjau secara cermat Tweet baru-baru ini dari akun @realDonaldTrump dan konteks di sekitarnya, kami telah secara permanen menangguhkan akun tersebut karena risiko hasutan lebih lanjut untuk melakukan kekerasan," ujar Twitter dalam cuitannya, Sabtu (9/1).

Baca juga:

Trump Klaim Raih Banyak Kemenangan

Pada Rabu (6/1), Twitter memblokir sementara akun Trump. Trump sendiri memiliki lebih dari 88 juta pengikut di twitter. Pemblokiran sementara akun Trump saat itu menyusul demo di Capitol oleh pengunjuk rasa pro-Trump, dan memperingatkan bahwa pelanggaran tambahan oleh akun Trump akan mengakibatkan penangguhan permanen.

"Dalam konteks peristiwa pekan ini, kami menjelaskan pada hari Rabu bahwa pelanggaran tambahan terhadap Peraturan Twitter berpotensi mengakibatkan tindakan ini," Twitter menjelaskan dalam blog resminya.

Twitter mencatat, pada 8 Januari, Trump mengunggah cuitan "75.000.000 Patriot Amerika yang hebat yang memilih saya, AMERICA FIRST, dan MAKE AMERICA GREAT AGAIN, akan memiliki GIANT VOICE di masa depan. Mereka tidak akan dihormati atau diperlakukan tidak adil dengan cara, bentuk, atau bentuk apa pun!!!,"

Facebook, YouTube, dan Twitter Hapus Video Trump untuk Perusuh
Video Trump juga dihapus oleh YouTube. (Foto: BuzzFeed)

Tak lama kemudian, Trump mencuit, "Kepada semua yang bertanya, saya tidak akan menghadiri pelantikan pada 20 Januari,"

Terkait dua cuitan tersebut, Twitter mengambil langkah tegas dengan mempertimbangkan ketegangan yang sedang berlangsung di Amerika Serikat, dan peningkatan percakapan global terkait peristiwa penyerbuan Capitol AS pada 6 Januari 2021.

Menurut Twitter, kedua cuitan itu harus dibaca dalam konteks peristiwa yang lebih luas di negara tersebut, mempertimbangkan bahwa pernyataan Presiden dapat dimobilisasi oleh audiens yang berbeda, termasuk untuk menghasut kekerasan.

Baca juga:

Rusuh Amerika dan Jegal Biden Sebelum Dilantik

Tidak hanya itu, Twitter juga mengamati konteks pola perilaku dari akun Trump dalam beberapa pekan terakhir.

"Setelah menilai bahasa dalam Tweet ini terhadap kebijakan memuliakan kekerasan, Glorification of Violence, kami telah menetapkan bahwa Tweet ini melanggar Kebijakan Kekerasan dan pengguna @realDonaldTrump harus segera ditangguhkan secara permanen dari layanan," ujar Twitter.

Sementara itu, perusahaan media sosial Facebook mengambil langkah menangguhkan akun Trump hingga setidaknya akhir masa jabatan presidennya, pada hari pelantikan Presiden AS terpilih Joe Biden, 20 Januari. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kepala Daerah Diperintahkan Konsisten Kendalikan Penyebaran COVID-19
Indonesia
Kepala Daerah Diperintahkan Konsisten Kendalikan Penyebaran COVID-19

pemerintah daerah juga harus secara masif dan sistematis menyosialisasikan kebijakan dan mekanisme vaksinasi COVID-19.

Perusakan Masjid Ahmadiyah, DPR Minta Masyarakat tidak Terprovokasi
Indonesia
Perusakan Masjid Ahmadiyah, DPR Minta Masyarakat tidak Terprovokasi

"Kejadian ini tidak boleh menyulut emosi kelompok mana pun, sebab negara selalu hadir lewat aparat penegak hukum (APH) dan tengah menanganinya," ujar Junimart

DPRD DKI Minta Anies Tutup Diskotek Selama PPKM
Indonesia
DPRD DKI Minta Anies Tutup Diskotek Selama PPKM

"Yang terjadi di tempat hiburan malam selama sepekan pekan terakhir ini mebuktikan bahwa pengusaha hiburan malam tidak bisa mematuhi ketentuan pemprov DKI Jakarta selama PPKM diberlakukan," ujar Lukman

Jaktim dan Jaksel Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir
Indonesia
Jaktim dan Jaksel Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir

Wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan berpotensi diguyur hujan disertai angin kencang dan petir pada Rabu (1/9) siang dan sore hari.

Pengemudi Ojol Dibegal di Tugu Tani, Polisi Kejar Pelaku
Indonesia
Demokrat Ingatkan Pemerintah Naikkan PPN Perlemah Daya Beli Masyarakat
Indonesia
Demokrat Ingatkan Pemerintah Naikkan PPN Perlemah Daya Beli Masyarakat

Banyak PHK, usaha gulung tikar, roda ekonomi lesu

Gerindra DKI: Indikatornya Apa Jakarta Disebut Amburadul?
Indonesia
Gerindra DKI: Indikatornya Apa Jakarta Disebut Amburadul?

"Menurut saya tidak benar. Karena pernyataan amburadul tidak sesuai dengan fakta. Indikatornya apa Jakarta disebut amburadul?," ujar Syarif

Mantan Kapolres Jakpus Ungkap Massa Rizieq Tiba-tiba Tutup Jalanan Petamburan
Indonesia
Mantan Kapolres Jakpus Ungkap Massa Rizieq Tiba-tiba Tutup Jalanan Petamburan

Mantan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto bersaksi dalam sidang lanjutan pelanggaran protokol kesehatan yang melibatkan Rizieq Shihab.

HPN 2021, Industri Media Diminta Berubah di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
HPN 2021, Industri Media Diminta Berubah di Tengah Pandemi COVID-19

Ada sejumlah kontemplasi yang harus menjadi pelajaran, termasuk perubahan sesuai tuntutan zaman. Sinyal perubahan itu sudah 20 tahun lalu pada saat ramai-ramainya teknologi digital.

PKS: Menteri Saja Bingung Jelaskan PPKM Berlevel, Apalagi Rakyat
Indonesia
PKS: Menteri Saja Bingung Jelaskan PPKM Berlevel, Apalagi Rakyat

"Mungkin hanya di Indonesia sering berganti istilah, dari PSBB, kemudian wacana New Normal, kemudian berubah PPKM, ada PPKM Mikro, PPKM Darurat dan PPKM berlevel," kata Sukamta