Aktivis 98 Yakin Komjen Listyo Mampu Buat Polri Semakin Promoter Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo (tengah). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengajukan Kabareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR RI.

Berbagai dukungan diberikan kepada mantan Kapolda Banten itu untuk menjadi Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun di akhir Januari akan datang. Namun, tidak sedikit juga yang meragukan kemampuan Listyo dengan berbagai argumentasi dan alasannya.

Baca Juga

Temui Mantan Kapolri, Listyo Dikasih Wejangan Hubungan Senior-Junior

Aktivis 98 Mardiansyah yang lebih di kenal dengan Semar berpandangan, Kapolri berganti merupakan hal yang biasa dan rutin dilakukan, proses kaderisasi di internal Polri pun relatif terlihat berjalan dengan baik sehingga dapat menciptakan begitu banyak anggota Polri yang secara kompetensi mumpuni dan memiliki jiwa kepemimpinan yang tak diragukan lagi.

Ketua Kompolnas, Prof Mahfud MD mengumumkan secara resmi pihaknya telah mengirimkan rekomendasi Calon Kapolri kepada Presiden terdiri dari 5 orang Jenderal Bintang Tiga yang merupakan anggota terbaik Polri dan sangat layak untuk menjabat sebagai Kapolri karena telah melalui mekanisme kajian mendalam yang dilakukan oleh Kompolnas.

"Jelas tidak mudah memilih salah satu dari sekian banyak Jenderal yang layak untuk menjadi Kapolri dan Presiden telah memilih Listyo Sigit, dengan melihat dinamika sosial politik yang luar biasa dan situasi pandemi yang masih terus berlanjut," ujar Mardiansyah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (17/1)

Kabareskrim Listyo
Calon Kapolri Listyo. (Foto: Mabes Polri)

Dalam proses pergantian Kapolri, Kepala Negara mempunyai hak preogratif untuk memilih atau mengajukan calon Kapolri dengan berbagai pertimbangan.

"Saya meyakini pertimbangan Presiden tentu saja ini bukan karena soal kedekatan semata tapi lebih pada melihat kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh Listyo Sigit akan dapat membuat Polri semakin Promoter (Profesional,Modern dan Terpercaya)," kata Semar

Pada Rabu (20/1), Komisi III DPR akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan kepada Komjen Listyo. Hasil rekomendasinya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR.

"Kita doakan saja agar semua proses dapat berjalan dengan baik dan Listyo Sigit dapat menjadi Kapolri bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali serta sukses selalu dalam menjalankan tugas dengan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Sederet Tantangan Berat yang Bakal Dihadapi Listyo Sigit Jika Jadi Kapolri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satu Pegawai Positif COVID-19, PN Jakarta Barat Ditutup Sementara
Indonesia
Satu Pegawai Positif COVID-19, PN Jakarta Barat Ditutup Sementara

Penutupan rencananya berlangsung hingga (10/8).

Golkar DKI: PSI Ngibulin Rakyat
Indonesia
Golkar DKI: PSI Ngibulin Rakyat

"Menurut saya PSI ngibulin masyarakat," anggota Banggar DPRD DKI, Basri Baco

BUMD DKI Tersandung Korupsi, DPRD: Tangan Dewan Relatif Terbatas
Indonesia
BUMD DKI Tersandung Korupsi, DPRD: Tangan Dewan Relatif Terbatas

DPRD DKI Jakarta mengaku tak bisa secara maksimal mengawasi kerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI.

KPK Dalami Pemberian Perhiasan dari Stafsus Edhy Prabowo ke Wanita Ini
Indonesia
KPK Dalami Pemberian Perhiasan dari Stafsus Edhy Prabowo ke Wanita Ini

KPK mendalami pemberian perhiasan dan jam tangan mewah dari Andreau Pribadi Misanta untuk wanita pengurus rumah tangga bernama Devi Komalasari.

Pemerintah Diminta Segera Investigasi Dugaan Kebocoran Ratusan Data Pribadi
Indonesia
Pemerintah Diminta Segera Investigasi Dugaan Kebocoran Ratusan Data Pribadi

Harus ada langkah-langkah ke depannya agar hal seperti ini tidak terjadi lagi

Komjen Listyo Sigit Diminta Larang Anggota Polri Aktif Rangkap Jabatan
Indonesia
Komjen Listyo Sigit Diminta Larang Anggota Polri Aktif Rangkap Jabatan

"Kapolri terpilih mesti menegaskan bahwa siapa pun anggota Polri dilarang untuk melakukan praktik rangkap jabatan," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana

Anies Revitalisasi JPO Sudirman, Didedikasikan untuk Nakes Meninggal akibat COVID-19
Indonesia
Anies Revitalisasi JPO Sudirman, Didedikasikan untuk Nakes Meninggal akibat COVID-19

Pemprov DKI Jakarta berniat akan merevitalisasi jembatan penyeberangan orang (JPO) di Sudirman dengan mendedikasikan kepada petugas kesehatan yang meninggal akibat COVID-19.

Bursa Nama Tim Ekonomi Biden Belum Lepas dari Bayang-Bayang Obama
Dunia
Bursa Nama Tim Ekonomi Biden Belum Lepas dari Bayang-Bayang Obama

Mayoritas para ekonom itu pernah menjadi anggota penasihat presiden era Barack Obama.

8 Bulan Ditutup, Objek Wisata Keraton Surakarta Dibuka dengan Protokol Kesehatan Ketat
Indonesia
8 Bulan Ditutup, Objek Wisata Keraton Surakarta Dibuka dengan Protokol Kesehatan Ketat

"Sekarang masyarakat luas bisa kembali mengunjungi salah satu keraton peninggalan dinasti Mataram ini," ujar Dany