Aksi Tolak Omnibus Law di Solo, Puluhan Pelajar dan Kelompok Anarko Diamankan Polresta Surakarta mengamankan puluhan pelajar saat aksi demo menolak Omnibus Law di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (12/10). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Polresta Surakarta, Jawa Tengah mengamankan 73 pelajar yang hendak bergabung dengan aksi unjuk rasa mahasiswa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, di depan Balai Kota Solo, Senin (12/10).

Polresta juga mengamankan 10 orang yang diduga anggota Anarko. Mereka dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk penyelidikan.

Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, penangkapan 73 pelajar dan 10 anggota yang diduga kekompok Anarko ini dilakukan di lokasi tak jauh tempat mahasiswa berdemo. Mereka diamankan sebagai langkah antisipasi agar aksi damai tidak ditunggangi pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:

Polisi Lalu Lintas Duga Orang yang Berkerumun di Kolong Semanggi Kelompok Anarko

"Kami mendapatkan info ada aksi mahasiswa dari IMM, HMI dan Kammi menolak Omnibus Law di Balai Kota Solo. Petugas melakulan pengawalan serta melakukan penyekatan," ujar Ade.

Ia menegaskan, ketiga organisasi pergerakan mahasiswa ini memakai identitas jas masing-masing. Hal itu untuk memudahkan pengawasan dari oknum di luar yang berusaha mengacaukan demo damai ini.

"Selain yang tergabung dalam tiga elemen tersebut tidak mengizinkan kelompok lain untuk bergabung pada aksi ini. Jangan sampai ada oknum yang memprovokasi," katanya.

Mahasiswa IMM, HMI dan Kammi menggelar demo menolak Omnibus Law di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (12/10). (MP/Ismail)
Mahasiswa IMM, HMI dan Kammi menggelar demo menolak Omnibus Law di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (12/10). (MP/Ismail)

Dari hasil penyisiran, kata dia, petugas mengamankan 83 orang. Dari jumlah tersebut 73 orang berstatus pelajar SMA kelas X dan kelas XII. Sementara itu, sebanyak 10 orang massa yang menamakan diri kelompok Anarko diamankan di kawasan Benteg Vastenburg.

"Barang bukti yang kami amankan dari kelompok Anarko berupa miras jenis ciu. Semua kami bawa ke Mapolresta Surakarta untuk pendataan dan pembinaan," tutur dia.

Baca Juga:

Ratusan Anggota Anarko Ditangkap saat Hendak Demo di DPR

Koordinator Aksi dari IMM Abdul Malik mengatakan, melalui aksi ini mereka menolak tegas Omnibus Law. Terkait tuntutan aksi di antaranya menuntut diterbitkannya perppu mencabut Omnibus Law, mengecam represifitas yang dilakukan aparat kepolisian, dan jaminan kesejahteraan buruh.

"Kami menyampaikan aspirasi masyarakat yang terancam tertindas akibat disahkannya Omnibus Law," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Ahli Intelijen Ungkap Anarko Gunakan Isu Corona Serang Kelompok Kapitalis

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update COVID-19 Minggu (14/6): 38.277 Positif, 14.531 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Minggu (14/6): 38.277 Positif, 14.531 Sembuh

Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia semakin meningkat.

KPK Periksa Dirjen Kemensos Terkait Kasus Suap Mensos Juliari
Indonesia
KPK Periksa Dirjen Kemensos Terkait Kasus Suap Mensos Juliari

KPK akan mendalami proses pemilihan vendor hingga penyaluran bansos

Pekan Depan MK Mulai Gelar Sidang Pengujian Undang-Undang
Indonesia
Pekan Depan MK Mulai Gelar Sidang Pengujian Undang-Undang

Dalam situasi pandemi, kesehatan dan keselamatan semua pihak harus diutamakan

KPK Tetapkan Bekas Pejabat Kemenkeu Angin Prayitno Aji Tersangka Suap Pajak
Indonesia
KPK Tetapkan Bekas Pejabat Kemenkeu Angin Prayitno Aji Tersangka Suap Pajak

KPK menetapkan bekas Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Angin Prayitno Aji sebagai tersangka dugaan suap pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017.

Mahathir Dirikan Partai Lagi
Indonesia
Mahathir Dirikan Partai Lagi

Awal tahun, politik Malaysia memanas setelah Mahathir mundur dari Perdana Menteri (PM) Malaysia.

Langgar Aturan PPKM, Satpol PP Tutup 7 Rumah Makan dan 1 Tempat Karaoke
Indonesia
Langgar Aturan PPKM, Satpol PP Tutup 7 Rumah Makan dan 1 Tempat Karaoke

Satpol PP Solo, Jawa Tengah masih mendapati rumah makan yang melanggar aturan surat edaran (SE) Wali Kota Solo tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Gibran Lebih Pilih Lanjutkan Program Kerja Warisan FX Rudy
Indonesia
Gibran Lebih Pilih Lanjutkan Program Kerja Warisan FX Rudy

Prioritas program kerja pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa tidak banyak mengubah dari program wali kota sebelumnya.

Peneliti ITS Ciptakan Alat Pendeteksi COVID-19 Lewat Bau Ketiak
Indonesia
Peneliti ITS Ciptakan Alat Pendeteksi COVID-19 Lewat Bau Ketiak

Peneliti Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya membuat alat pendeteksi COVID-19 lewat bau keringat ketiak yabg diberi nama i-Nose C-19.

Tak Didengar Anies, Orang Tua Siswa Malah Demo di Depan Kantor Jokowi
Indonesia
Tak Didengar Anies, Orang Tua Siswa Malah Demo di Depan Kantor Jokowi

Mereka kecewa dengan seleksi PPDB DKI ajaran 2020-2021 yang memprioritaskan umur

Ketua Gugus Tugas Umumkan Pembukaan Sembilan Sektor Ekonomi
Indonesia
Ketua Gugus Tugas Umumkan Pembukaan Sembilan Sektor Ekonomi

Doni Monardo, mengatakan bahwa langkah kebijakan tersebut telah mendapatkan respon yang positif dari beberapa pimpinan daerah.