Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberi keterangan terkait terduga teroris di Sibolga (Antaranews/Donny)

Merahputih.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan aksi terduga teroris di Sibolga, Sumatera Utara tak berhubungan dengan pelaksanaan Pemilu April mendatang.

"Aksi para pelaku terduga teroris itu tidak ada kaitannya dengan pemilu," ujar Tito di Pondok Pesantren Al Kautsar di Medan, Sumatera Utara, Selasa (12/3) malam.

Sementara, tiga orang terduga teroris di Sibolga telah diamankan oleh Tim Densus 88 mabes Polri.

"Ketiganya merupakan jaringan JAD yang berafiliasi dengan jaringan ISIS," ucap dia.

Kobaran api yang terjadi di sekitar lokasi ledakan bom. Kobaran api ini muncul pasca terjadinya dua kali ledakan bom di di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Siboga, Sumatera Utara, Rabu (13/3). (Antaranews/Jason)

Seperti diketahui, sekitar pukul 01.20 WIB Rabu (13/3) dini hari terjadi dua kali ledakan bom berturut-turut disekitar Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Siboga, Sumatera Utara.

Akibat ledakan bom cukup dahsyat dari rumah terduga terorisme di Sibolga, Husain alias Abu Hamzah tersebut, warga sekitar berhamburan menyelamatkan diri. Dilaporkan Antara, Tampak kebulan asap tebal terlihat di sekitar atas rumah terduga teroris.

Diduga kuat, isteri terduga teroris melemparkan bom itu ke arah rumah warga dari atas rumahnya. Petugaspun langsung bergerak untuk melakukan pengecekan ke lokasi ledakan bom. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH