Aksi Panjat Rambu Lalu Lintas Buat Kemacetan Parah di Jalan Sudirman Aksi Agustinus Woro di Jalan Sudirman. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Agustinus Woro kembali berulah. Kali ini, ia nekat memanjat rambu penunjuk arah di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

Aksi pria asal Nusa Tenggara Timur membuat kemacetan parah dari kawasan Tosari hingga Semanggi, Jakarta Pusat.

Agustinus kali ini memasang sebuah spanduk berisi kecaman terhadap pemerintah.

Baca Juga:

Ribuan Aparat Gabungan Kawal Aksi di Kedubes Prancis dan MK

Upaya petugas untuk menurunkan Agustinus sempat menemui jalan buntu. Hal ink karena ia melawan saat hendak diturunkan.

Namun, berkat pendekatan dari aparat gabungan TNI/Polri dan Dinas Pemadam Kebakaran, pria yang berulang kali memanjat tower itu akhirnya mau turun juga.

Baca Juga:

Besok, Puluhan Ribu Buruh Akan Aksi di Istana dan MK

Wadirlantas Pold Metro Jaya AKBP Hari Purnomo menuturkan, Agustinus membawa beberapa spanduk dan bendera Indonesia.

"Naiknya sejak jam berapa kami belum bisa memastikan," jelas Hari ditemui Merahputih.com di lokasi, Senin (2/11).

Hari menuturkan, untuk mengantisipasi kemacetan, pihaknya melakukan pengaturan lalu lintas.

"Karena ini jadi perhatian masyarakat, mereka penasaran dan melihat. Setelah dia turun, lalu lintas lancar kembali," tutup Hari. (Knu)

Baca Juga:

Mahfud MD Minta Aksi Kecam Presiden Prancis tak Dilakukan Anarkis

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sandiaga Uno dan Istrinya Positif Corona
Indonesia
Sandiaga Uno dan Istrinya Positif Corona

Pengusaha nasional Sandiaga Uno positif terpapar virus corona (COVID-19).

Kemenag Tiadakan Ujian Akhir Madrasah
Indonesia
Kemenag Tiadakan Ujian Akhir Madrasah

Kementerian Agama memastikan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) tahun 2021 ditiadakan.

Angin Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur, Warga Wonogiri Panik
Indonesia
Angin Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur, Warga Wonogiri Panik

Angin puting beliung terjadi di atas peraiaran Waduk Gajah Mungkur (WGM) di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, viral di media sosial, Rabu (20/1)

Terlalu Dini Gibran Maju di Pilgub DKI Jakarta
Indonesia
Terlalu Dini Gibran Maju di Pilgub DKI Jakarta

"Saya dulu sama Pak Jokowi juga gitu tukeran posisi. Tampaknya terlalu dini (Gibran Maju Pilgub DKI Jakarta) untuk sekarang," pungkas Rudy.

Via WhatsApp, Lowongan Kerja Khusus Warga Ber-KTP Surabaya Hoaks
Indonesia
Via WhatsApp, Lowongan Kerja Khusus Warga Ber-KTP Surabaya Hoaks

Baru-baru ini beredar pesan berantai atau broadcast di grup WhatsApp terkait rekrutmen pekerjaan untuk warga ber-KTP Surabaya melalui pendaftaran di RT masing-masing.

Naikkan Peluang di Pipres 2024, Golkar Susun Strategi Dongkrak Elektabilitas Airlangga
Indonesia
Naikkan Peluang di Pipres 2024, Golkar Susun Strategi Dongkrak Elektabilitas Airlangga

Partai politik memanaskan mesin untuk menghadapi Pemilu dan Pilpres 2024.

Wagub Tanggapi Unjuk Rasa HMI Terkait Korupsi di DKI
Indonesia
Wagub Tanggapi Unjuk Rasa HMI Terkait Korupsi di DKI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria memastikan pemerintahannya bebas dari tindak pidana korupsi terkait unjuk rasa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

BMKG Minta Waspadai Hujan Lebat di Sebagian Sumatera hingga Papua
Indonesia
BMKG Minta Waspadai Hujan Lebat di Sebagian Sumatera hingga Papua

BMKG mengingatkan untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Wagub DKI Belum Mau Laporkan Blessmiyanda ke Polisi Terkait Kasus Pelecehan Seksual
Indonesia
Wagub DKI Belum Mau Laporkan Blessmiyanda ke Polisi Terkait Kasus Pelecehan Seksual

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria belum mau melaporkan mantan Kepala Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) DKI, Blessmiyanda ke polisi atas kasus pelecehan seksual.

Wanti-wanti Kenaikan Tren COVID-19, Kapolri Minta Forkopimda Awasi Objek Wisata
Indonesia
Wanti-wanti Kenaikan Tren COVID-19, Kapolri Minta Forkopimda Awasi Objek Wisata

Kapolri meminta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Malang Raya untuk mengantisipasi adanya lonjakan aktivitas masyarakat di tempat-tempat objek wisata.