Aksi KKB Serang Fasilitas Kesehatan dan Publik Tindakan Sangat Tak Terpuji Tenaga kesehatan yang mengamankan diri ke Pos Yonif 403/WP di Kiwirok. (ANTARA/HO/pihak ketiga)

MerahPutih.com - Serangan kelompok bersenjata kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua ke sejumlah sarana pelayanan publik dan kesehatan tidak bisa dibenarkan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan, tindakan tersebut sangat tidak terpuji.

"Ini sangat tidak terpuji karena yang jadi sasaran justru mereka-mereka yang selama ini melayani masyarakat Papua," tegas Muhadjir dalam keterangannya, Senin (20/9).

Baca Juga:

Seluruh Awak Rimbun Air Tewas, Polisi Pastikan Pesawat Jatuh Bukan Karena KKB

Ia mengatakan bahwa siapa pun harus mendapat perlindungan dan pengamanan yang ketat.

Terutama, para petugas layanan masyarakat seperti nakes yang ada di daerah rawan.

"Sehingga mereka bisa leluasa menjalankan tugas tanpa merasa khawatir dan terancam," sebutnya.

Muhadjir berharap, nakes di Papua termasuk di wilayah rawan agar dapat tetap bertugas dan melayani masyarakat. Hal itu lantaran masyarakat di sana sangat membutuhkan pelayanan publik terutama kesehatan.

Ia berharap agar nakes dan termasuk para guru yang bertugas di Papua khususnya wilayah pedalaman serta daerah rawan harus dibekali pengamanan dan perlindungan ekstra dari aparat.

Begitu pun saat jelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan dihelat awal bulan depan.

"Supaya dilakukan persiapan yang matang, termasuk dalam hal keamanan," sebut Muhadjir.

Sementara itu, kontak tembak kembali terjadi antara pasukan gabungan TNI-Polri dengan KKB di wilayah Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (20/9) pagi.

"Memang betul tadi pagi ada kontak tembak di Kiwirok, namun tidak ada korban jiwa terutama di kalangan anggota TNI-Polri," kata Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito.

Menurut Cahyo, pasukan TNI-Polri kontak senjata dengan KKB pimpinan Lamek Taplo.

Kelompok tersebut sudah menyerang warga sipil, termasuk tenaga kesehatan di Puskesmas pada Senin pekan lalu (13/9).

Ilustrasi pergerakan tim gabungan tentara dan polisi mengejar kelompok bersenjata di Beoga Kabupaten Puncak, Papua. ANTARA/HO-Satgas Humas Ops Nemangkawi
Ilustrasi pergerakan tim gabungan tentara dan polisi mengejar kelompok bersenjata di Beoga Kabupaten Puncak, Papua. ANTARA/HO-Satgas Humas Ops Nemangkawi

Penyerangan pekan lalu itu membuat seorang tenaga kesehatan, Gabriella Meilan meninggal dunia akibat terjatuh ke dalam jurang.

Jenazah Gabriela baru berhasil dievakuasi Jumat (17/9) akibat medan yang sulit. Cahyo mengatakan, jenazah Gabriella disemayamkan di rumah anggota Koramil Kiwirok.

Sementara itu, empat nakes dari sembilan nakes yang menjadi korban penganiayaan KKB saat ini masih dirawat di RS Marthen Indey, Jayapura.

Mereka adalah dr Restu Pamanggi, Katrianti Tandila, Emanuel Abi, dan Kristina Sampe Tonapa.

TNI-Polri juga menambah pasukan di wilayah Kiwirok usai terjadi penyerangan terhadap puskesmas dan tenaga kesehatan. Sebanyak satu peleton personel telah tiba di daerah tersebut.

Kasus penyerangan terhadap puskesmas membuat sejumlah petinggi negara angkat suara.

Baca Juga:

Berikut Kondisi Nakes Yang Jadi Korban Penyerangan Brutal KKB di Papua

Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta aparat menindak tegas KKB di Papua. Urusan HAM, kata Bamsoet, urusan belakangan. Keselamatan warga lebih utama.

Ratusan tenaga kesehatan juga sempat menggelar unjuk rasa pada Sabtu lalu (17/9).

Mereka menyalakan seribu lilin sebagai ucapan duka cita kepada Gabriella yang menjadi korban penyerangan KKB.

Ratusan nakes itu pun meminta jaminan keselamatan kepada aparat keamanan di Papua. (Knu)

Baca Juga:

DPD Kutuk Keras Pembunuhan Nakes oleh KKB di Papua

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Awal Agustus Pengumuman Seleksi Administrasi PNS 2021, Pelamar Keberatan Bisa Protes
Indonesia
Awal Agustus Pengumuman Seleksi Administrasi PNS 2021, Pelamar Keberatan Bisa Protes

Semula pengumuman seleksi PNS 2021 dilaksanakan hari ini 28 - 29 Juli 2021.

Ancaman Lonjakan Kasus COVID-19 Pasca-Lebaran, Pemerintah Siapkan Micro Lockdown
Indonesia
Ancaman Lonjakan Kasus COVID-19 Pasca-Lebaran, Pemerintah Siapkan Micro Lockdown

Potensi kenaikan kasus COVID-19 pasca-Lebaran Idulfitri 1442 Hijriah harus diwaspadai.

Kabar Gembira, Mulai Rabu Jokowi Kirim 300 Ribu Paket Obat untuk Pasien OTG
Indonesia
Kabar Gembira, Mulai Rabu Jokowi Kirim 300 Ribu Paket Obat untuk Pasien OTG

Jokowi sudah memerintahkan jajarannya untuk mendistribusikan ratusan ribu paket obat untuk masyarakat yang terpapar COVID-19 dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG).

Pintu Keluar Tol Sidoarjo Ditutup, Kendaraan Dialihkan ke Tanggulangin
Indonesia
Pintu Keluar Tol Sidoarjo Ditutup, Kendaraan Dialihkan ke Tanggulangin

Penambahan penyekatan jalan dilakukan di Kabupaten Sidoarjo, tepatnya di pintu keluar tol Sidoarjo.

Ketua Relawan Jokowi Resmi Dipenjara karena Kasus Dugaan SARA
Indonesia
Ketua Relawan Jokowi Resmi Dipenjara karena Kasus Dugaan SARA

Bareskrim Polri resmi menahan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi-Amin (Projamin) Ambroncius Nababan.

Shelter Penuh, Pemkot Yogyakarta Ubah Balai Diklat Jadi Ruang Isolasi
Indonesia
Shelter Penuh, Pemkot Yogyakarta Ubah Balai Diklat Jadi Ruang Isolasi

"Tujuh rumah sakit rujukan COVID-19 di Yogyakarta juga sudah diminta untuk menambah kapasitas kamar. Harapannya bisa dipenuhi," kata Heroe.

Ini Alasan Pemprov Tak Karantina Pemudik Balik ke Jakarta
Indonesia
Ini Alasan Pemprov Tak Karantina Pemudik Balik ke Jakarta

DKI Jakarta memastikan tidak akan melakukan karantina terhadap warganya yang pulang kampung saat larangan mudik Lebaran 1442 Hijriah.

Biden Disuntik Vaksin Corona Dosis Kedua Sepekan Sebelum Pelantikan
Berita
Biden Disuntik Vaksin Corona Dosis Kedua Sepekan Sebelum Pelantikan

Joe Biden menerima suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 pada 20 Desember 2020.

Untuk Operasi Malam Hari, Tim SAR Bawa Kapal dengan Pendeteksi Benda Bawah Laut
Indonesia
Untuk Operasi Malam Hari, Tim SAR Bawa Kapal dengan Pendeteksi Benda Bawah Laut

Pola pencarian masih sama, namun lebih spesifik karena badan pesawat telah diketahui titik koordinatnya

Cita-Cita dan Kemenangan Ronde Pertama Firli Bahuri
Indonesia
Cita-Cita dan Kemenangan Ronde Pertama Firli Bahuri

Ketua KPK Firli Bahuri menilai pelantikan pegawai KPK menjadi ASN merupakan kabar baik bagi oligarki dan telah menjadi pancasilais