berita-singlepost-banner-1
 AKP Sulman Tiba-Tiba Cabut Pernyataan Terkait Menangkan Jokowi dan Minta Maaf Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin. ANTARA FOTO
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.Com - Mantan Kapolsek Pasirwangi, Garut, Jawa Barat, AKP Sulman Azis mencabut kembali pernyataannya terkait perintah Kapolres Garut untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

Selain mencabut pernyataannya yang sempat menghebohkan media massa, AKP Sulman mengaku keliru lantaran telah meragukan netralitas institusi kepolisian.

"Saya yakin kepolisian lembaga yang netral apalagi di dalam Pilpres ini. Apalagi dikuatkan lagi 2 TR (telegram) yang dikeluarkan bahwa Polri harus netral di Pilpres maupun Pilkada," kata AKP Sulman kepada wartawan, Senin (1/4).

Sulman mengakui emosi saat membuat penyataan tersebut di kantor lembaga bantuan hukum Lokataru, Jakarta, Minggu (31/3) kemarin.

Kantor Polsek
Ilustrasi kantor Polsek (MP/Rizki Fitrianto)

"Sebetulnya itu saya sampaikan karena saya waktu itu emosi, saya telah dipindahtugaskan dari jabatan saya yang lama sebagai kapolsek (Pasirwangi)," tuturnya.

Kedatangan Sulman ke Polda Jabar tidak hanya untuk mengklarifikasi penyataannya. Dia juga ingin menghadap ke atasannya tempatnya bertugas.

"Karena hari ini adalah waktu saya untuk menghadap ke Polda Jabar saya dimutasikan dari Polsek Pasirwangi ke Polda Jabar saya baru melakukan hadapan hari ini," kata Sulman.

Menurutnya, kebijakan mutasi tersebut dilandasi karena dirinya kedapatan berfoto bersama salah satu tokoh yang kebetulan sebagai panitia deklarasi Prabowo- Sandiaga Uno.

"Sebetulnya itu saya sampaikan karena saya pada saat itu emosi. Saya telah dipindahtugaskan dari jabatan saya yang lama sebagai kapolsek dikarenakan saya telah bertoto dengan seorang tokoh agama yang kebetulan sebagai panitia deklarasi Prabowo-Sandi di Kecamatan Pasirwangi," jelasnya.

Sulman yang kini bertugas di ditlantas Jabar itu yakin, korps Bhayangkara netral.

"Saya yakin, kepolisian itu lembaga yang netral, apalagi di dalam Pilpres 2019 ini. Dikuatkan lagi sudah ada dua TR yang dikeluarkan Kapolri, bahwa Polri harus netral baik Pilpres maupun Pilkada," katanya.(Knu)


berita-singlepost-mobile-banner-3

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6