Akibat Virus Corona, Samsung dan LG Tutup Pabrik di India Samsung tutup pabrik di India akibat virus corona (Foto: streetwisdom)

DI tengah pandemi Virus Corona yang kian merajalela, Samsung mengumumkan akan menutup sementara pabriknya yang berada di India. Keputusan tersebut diambil menyusul kebijakan pemerintah setempat, untuk mengatasi penyebaran Virus Corona.

Seperti yang dilansir dari laman ZDNet, Samsung menutup pabriknya di Noida, yang berada di negara bagian Uttar Pradesh, dari mulai tanggal 23-25 Maret 2020.

Baca Juga:

Virus Corona Meluas Hingga ke NASA

Samsung Tutup pabriknya di India (Foto: phmovement)

"Mengikuti kebijakan pemerintah India, kami akan menghentikan sementara operasional di pabrik Noida hingga tanggal 25, kami akan bekerja keras untuk memastikan tak ada halangan dalam memasok produk kami," ucap juru bicara Samsung.

Pabrik di India tersebut merupakan salah satu pabrik ponsel terbesar milik Samsung. Di mana setiap tahunnya pabrik itu memproduksi sekitar 120 juta unit ponsel.

Selain menutup bagian produksi, Samsung juga meminta karyawannya yang bekerja pada bagian riset, pengembangan, pemasaran dan penjualan, untuk work from home atau bekerja dari rumah.

Di awal bulan ini, Samsung sendiri sudah menangguhkan produksi pada pabriknya di Gumi, Korea Selatan. Hal itu dilakukan usai mendapati seorang karyawannya terinfeksi virus corona. Hingga akhirnya samsung mengalihkan produksi untuk sementara ke pabrik di Vietnam.

Baca Juga:

Yuk Intip Cara Melindungi Bayi dari Virus Corona

Sejumlah perusahaan terpaksa menutup pabriknya akibat pandemi virus corona (Foto: pixabay/geralt)

Selain Samsung, perusahaan teknologi ternama asal Korea Selatan lainnya yakni LG, pun menutup pabrik peralatan rumah tangganya, yang ada di Noida dan Pune, hingga akhir bulan ini, mengikuti kebijakan dari pemerintah India.

Selain itu, di Korea Selatan, LG pun menutup pusat penelitian, serta menangguhkan produksi di salah satu pabriknya, lantaran sejumlah karyawannya terinfeksi virus corona.

Menurut laporan terakhir, di India dikabarkan 492 kasus aktif virus corona. Pemerintah India pun sudah menerapkan lockdown di 75 daerah, termasuk kota-kota besar seperti Mumbai dan New Delhi, hingga akhir bulan maret mendatang. (Ryn)

Baca Juga:

Apakah Aman Penggunaan Hand Sanitizer Pada Bayi? Simak Penjelasannya

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH