Akibat COVID-19, Dewan Pers Sebut 70 Ribu Orang Jadi Yatim Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Wabah virus corona tak hanya menghantam sendi perekonomian, tapi juga membawa luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan karena meninggal dunia.

Dewan Pers menyebut, kurang lebih tujuh puluh ribu kepala keluarga meninggal dunia karena terpapar COVID-19. Sehingga sekarang ini, banyak anak-anak Indonesia yang berstatus yatim.

"COVID-19 ini luar biasa, salah satu efek yang luar biasa adalah yatim baru. Betapa banyaknya yatim baru yatim baru, yang saya hitung paling tidak sekarang sudah hampir 70.000 yatim baru," ucap Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh saat siaran virtual, Jumat (23/7).

Baca Juga:

Ketua DPR Minta Anggaran COVID-19 Digunakan untuk Perlindungan Anak

Menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini, angka itu bukan termasuk dari jumlah kepala keluarga yang meninggal sebelum COVID-19, tapi hanya kasus di masa pandemi.

"Belum termasuk yang yatim lama. Yatim yang akibat di COVID-19 ini saja, itu kira-kira sudah 70 ribu yatim baru," terangnya.

Pemakaman dengan protokol pencegahan COVID-19. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Pemakaman dengan protokol pencegahan COVID-19. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Tingginya tingkat kematian, ucap Mohammad Nuh, fungsi media massa harus berperan aktif lagi dalam penanganan virus corona. Dengan mengingatkan masyarakat untuk tidak abai menjalankan protokol kesehatan penyebaran COVID-19.

"Oleh karena itu, media kita semua itu harus menjadi pejuang sejati mulai dari hulu sampai hilir. Hulunya itu prokes macam-macam di situ, hilirnya itu antara lain urusan yatim, yatim tadi itu, antara lain PHK-PHK itu," ungkapnya.

Baca Juga:

Kampung Jokowi Bertahan di Level 4 COVID-19, Ini Penjelasan Pemkot Solo

Lanjut dia, jangan sampai media tak berpengaruh banyak untuk ke masyarakat dalam menyelesaikan wabah virus corona.

"Pesan saya secara khusus jangan sampai kita menjadi distorsi sosial dan distorsi spiritual. Kalau kita engga ikut, taruh lah menangani COVID-19 ini, entah di hulu entah hilir, itu kita akan menjadi distorsi sosial," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Kejar Herd Immunity, Ribuan Warga di Wilayah Slum Area Jakpus Divaksin COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kesejahteraan Prajurit Harus Jadi Perhatian Serius Jenderal Andika Perkasa
Indonesia
Kesejahteraan Prajurit Harus Jadi Perhatian Serius Jenderal Andika Perkasa

"Semoga bisa terus mendorong transformasi TNI yang kuat kapasitas dan kapabilitasnya serta makin sejahtera prajuritnya," ucap AHY

Sukses di Pulau Jawa, Kemenkes Meminta Saran Untuk Vaksinasi Disabilitas di Luar Jawa Bali
Indonesia
Sukses di Pulau Jawa, Kemenkes Meminta Saran Untuk Vaksinasi Disabilitas di Luar Jawa Bali

Vaksinasi terhadap difabel di luar Pulau Jawa dapat diberikan melalui fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas atau tempat pelaksanaan vaksin di setiap masing-masing daerah.

Seluruh Wilayah Jakarta Diperkirakan Cerah Berawan
Indonesia
Seluruh Wilayah Jakarta Diperkirakan Cerah Berawan

Memasuki malam hari, wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diramalkan akan berawan

Pengemudi Mobil Pajero Penganiaya Sopir Truk Diciduk Polisi
Indonesia
Pengemudi Mobil Pajero Penganiaya Sopir Truk Diciduk Polisi

Aksi perusakan dan penganiayaan yang dilakukan pengendara mobil Pajero dengan nomor polisi B 1861 QH tersebut terekam dan viral di media sosial.

Buntut Nobar Liga 2, Pemilik Kafe di Solo Terancam UU Wabah Penyakit Menular
Indonesia
Buntut Nobar Liga 2, Pemilik Kafe di Solo Terancam UU Wabah Penyakit Menular

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, terdapat satu lokasi usaha cafe ditindak secara hukum karena kedapatan menggelar nobar Liga 2 antara Persis Solo vs AHHA PS Pati. Kasus tersebut saat ini telah melakukan proses penyelidikan.

Biaya Transfer Antarbank Turun, Ini Daftar Lengkapnya
Indonesia
Biaya Transfer Antarbank Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Bank Indonesia mengoperasikan sistem BI-FAST Payment yang akan membuat biaya transfer antar bank turun.

Polri Tembak Mati Pentolan KKB Papua
Indonesia
Polri Tembak Mati Pentolan KKB Papua

Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Ops Damai Cartenz menembak pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ndeotadi, Toni Tabuni. Langkah ini dilakukan karena ia melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan.

[HOAKS atau FAKTA]: Yakult Ternyata Mampu Sembuhkan Kanker Paru-paru
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Yakult Ternyata Mampu Sembuhkan Kanker Paru-paru

Beredar sebuah narasi melalui akun Instagram yukktetapsehat yang menyebutkan manfaat-manfaat dari Yakult.

KPK Kaji 600 Lembar Dokumen Formula E dari Pemprov DKI
Indonesia
KPK Kaji 600 Lembar Dokumen Formula E dari Pemprov DKI

KPK saat ini sedang menyelidiki dugaan korupsi terkait penyelenggaraan Formula E.

Satgas BLBI Telah Sita Aset Obligor Setara Rp 20 Triliun
Indonesia
Satgas BLBI Telah Sita Aset Obligor Setara Rp 20 Triliun

Mahfud menegaskan, akan terus fokus mengembalikan hak negara serta akan terus mengejar aset obligor atau debitur.