Akhirnya Prabowo Tumbangkan Jokowi di Survei Capres 02 Prabowo Subianto saat menyapa ribuan warga Purbalingga, Jawa Tengah (Foto: Twitter @prabowo)

MerahPutih.com - Hasil survei Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) yang dilakukan pasca-Debat Capres keempat membuat geger publik. Dimana, elektabilitas Prabowo Subianto lebih tinggi 18,2 persen dari calon petahana, Joko Widodo.

"Prabowo unggul pada debat keempat, karena secara umum menguasai tema di antaranya pertahanan, keamanan, serta wawasan global," kata Direktur Eksekutif NCID, Jajat Nurjaman dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Sabtu (6/4).

Selain itu, keunggulan juga ditopang oleh efek kampanye terbuka yang selalu berhasil dan menarik banyak elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi.

Presiden Joko Widodo saat bersama Prabowo Subianto di Istana Negara. (ANTARA FOTO)
Presiden Joko Widodo saat bersama Prabowo Subianto di Istana Negara. (ANTARA FOTO)

"Ketegasan dan kelugasannya (Prabowo; Red) dalam menyampaikan gagasan dan pesan dalam debat. Kemudian juga mulai mengambil posisi ofensif, seolah menjadi pendorong bagi pemilih yang selama ini belum menentukan sikap," terang Jajat.

Karena peforma tersebut, kata Jajat, menyebabkan responden yang sebelum debat keempat belum menentukan pilihan mulai memutuskan untuk mendukung capres nomor urut 02 itu.

Bahkan dalam survei ini, pemilih yang belum menentukan sikap atau 'undecided voters' atau tidak mau menjawab hanya tinggal 1,74 persen.

"Responden yang sebelumnya masih ragu menjatuhkan pilihan, mulai menentukan sikapnya karena debat terakhir dipandang membuka mata sosok pemimpin mana yang orientasinya kepentingan nasional, memiliki pemahaman dan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, serta memiliki kemampuan untuk mempertahankan bangsa dan negara," kata Jajat.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan untuk menilai sejauh mana penampilan dalam debat berpengaruh terhadap elektabilitas Jokowi maupun Prabowo Subianto dibandingkan sebelumnya.

Survei yang digelar sejak 31 Maret sampai 2 April 2019 menunjukkan elektabilitas Jokowi hanya mendapat 40,03 persen, dilampaui dengan sangat signifikan oleh capres nomor urut 02, Prabowo Subianto dengan perolehan 58,23 persen.

Survei NCID juga melibatkan 632 responden yang mewakili 34 provinsi di Indonesia. Sampel tersebut dipilih secara acak bertingkat. Ada pun metode pengumpulan data melalui wawancara tatap muka disertai kuisioner dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 3,9 persen. (Knu)

Baca Juga: Sandiaga Bocorkan Hasil Survei Internal BPN, Peluang Menang Kian Terbuka



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH