Akhir Tahun Ini, Rusia Berencana Produksi Vaksin COVID-19 Ilustrasi (Foto: Pixabay/ckstockphoto)

Merahputih.com - Pusat Penelitian Virologi dan Bioteknologi Rusia, Vektor, berencana memulai produksi vaksin untuk penyakit COVID-19 November mendatang.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19 Berdampak Besar Bagi Perkembangan Industri Game, Ini Datanya

Direktur Jenderal Vektor Rinat Maksyutov mengatakan bahwa transisi bertahap, dari vaksinasi kelompok khusus dan berisiko, ke vaksinasi massal diharapkan dapat dilakukan pada akhir tahun ini dan awal 2021.

"Kami berharap untuk memulai produksi pada November tahun ini. Oleh karena itu, semakin dekat ke akhir tahun dan awal tahun berikutnya, kita dapat berbicara tentang transisi dari vaksinasi kelompok berisiko, paling tidak, ke vaksinasi massal," ujar Maksyutov dalam pidatonya sebagaimana dikutip Antara, Minggu (2/8).

Ilustrasi (Foto: pixabay/geralt)

Sehari sebelumnya, Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko mengatakan bahwa pemerintah mengharapkan tahap pertama produksi vaksin akan dimulai pada Oktober. Ia juga menegaskan kembali bahwa vaksinasi akan disediakan secara gratis di Rusia.

Baca Juga:

Anak Luka Parah Akibat Tiru Adegan di Game, Keluarga Ini Tuntut Perusahaan Pembuatnya

Wakil Perdana Menteri Tatyana Golikova awal pekan ini mengatakan bahwa dua kandidat vaksin yang dikembangkan Rusia sedang berpacu menuju garis akhir, yaitu satu dari Institut Penelitian Gamaleya dan yang lainnya dari Vektor. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aksi Terorisme Menguat Jelang Akhir Tahun
Indonesia
Aksi Terorisme Menguat Jelang Akhir Tahun

"Aksi teror oleh kelompok Mujahid Indonesia Timur (MIT) di Sigi Sulteng (27/11) menunjukkan aksi teror di tanah air menggeliat kembali," katanya

Ketua DPD Minta Masyarakat Awasi Penggunaan Anggaran Penanganan COVID-19
Indonesia
Ketua DPD Minta Masyarakat Awasi Penggunaan Anggaran Penanganan COVID-19

La Nyalla meminta masyarakat tidak perlu ragu menanyakan kepada pemerintah.

Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah COVID-19 Bertambah Jadi 31 Orang
Indonesia
Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah COVID-19 Bertambah Jadi 31 Orang

Sebelumnya sebanyak 12 orang ditetapkan sebagai tersangka pengambilan paksa jenazah pasien PDP virus corona atau COVID-19 di Sulawesi Selatan.

Usai Divaksin, Ketum Kadin Merasa Nyaman
Indonesia
Usai Divaksin, Ketum Kadin Merasa Nyaman

Presiden Joko Widodo dan beberapa tokoh, hari ini, mengawali program vaksinasi dengan menjadi orang yang pertama melakukan vaksinasi COVID-19 menggunakan vaksin Sinovac.

Puan: COVID-19 Berdampak Luas Terhadap Seluruh Sendi Kehidupan Rakyat
Indonesia
Puan: COVID-19 Berdampak Luas Terhadap Seluruh Sendi Kehidupan Rakyat

COVID-19 mengakitbatkan pertumbuhan ekonomi nasional mengalami kontraksi

Anies Tambah Saham Bir Jadi 58,33 Persen?
Indonesia
Anies Tambah Saham Bir Jadi 58,33 Persen?

Pemprov DKI Jakarta membantah kepemilikan saham produsen bir PT Delta Djakarta (DLTA) bertambah dari semula 26,25 persen menjadi 58,33 persen per Oktober 2020.

TNI AD Tugaskan Ormas hingga Pengelola Perkantoran Awasi Protokol Kesehatan
Indonesia
TNI AD Tugaskan Ormas hingga Pengelola Perkantoran Awasi Protokol Kesehatan

TNI AD memberikan tugas kepada sejumlah elemen masyarakat untuk membantu menekan angka penyebaram COVID-19

Polisi: Editor Metro TV Diduga Kuat Bunuh Diri
Indonesia
Polisi: Editor Metro TV Diduga Kuat Bunuh Diri

Tubagus menerangkan sejumlah fakta pendukung yang menguatkan Yodi Prabowo bunuh diri.

Rizal Ramli Sebut Stafsus Jokowi Andi Taufan Tak Punya Etika
Indonesia
Rizal Ramli Sebut Stafsus Jokowi Andi Taufan Tak Punya Etika

PT Amartha Mikro Fintek terlibat dalam program Relawan Desa Lawan COVID-19

Usut Kasus Bansos, KPK Isyaratkan Periksa Legislator PDIP Ihsan Yunus
Indonesia
Usut Kasus Bansos, KPK Isyaratkan Periksa Legislator PDIP Ihsan Yunus

KPK terus mengembangkan dan mendalami kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.