Akhir Pekan, Kawasan Puncak Bogor Diberlakukan Ganjil Genap Ilustrasi penutupan jalur puncak (Foto: MP/KabarOto)

MerahPutih.com - Kepolisian melanjutkan uji coba aturan ganjil genap di jalur kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai Jumat (17/9) sampai dengan Minggu (19/9).

Kebijakan tersebut bertujuan membatasi mobilitas pengunjung di kawasan wisata berhawa dingin itu.

"Masih, masih dilanjutkan ya," terang KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ketut Laswarjana kepada wartawan, Kamis (16/9).

Baca Juga:

Ganjil Genap Redam Wisatawan Datang ke Puncak Bogor

Menurutnya, untuk aturan masih sama dengan ganjil genap sebelumnya. Termasuk titik check point pemeriksaan kendaraan yang menuju Puncak Bogor.

"Iya masih sama juga ada delapan titik pemeriksaan kendaraan," ungkapnya.

Ilustrasi - Kendaraan memadati ruas jalur Puncak Bogor, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya)
Ilustrasi - Kendaraan memadati ruas jalur Puncak Bogor, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya)

Warga pun diimbau menyesuaikan pelat nomor kendaraan sesuai harinya.

Juga diimbau tidak mengelabui petugas dengan memasang pelat palsu karena akan diberikan sanksi.

Bupati Bogor Ade Yasin mendukung kelanjutan uji coba ganjil genap menuju kawasan Puncak.

Baca Juga:

14 Lokasi Penyekatan di Puncak Selama Ganjil Genap

Hal tersebut tercantum dalam Keputusan Bupati Bogor Nomor 443/419/Kpts/Per-UU/2021 tentang Perpanjangan PPKM Level 3 di Kabupaten Bogor.

"Siap dilakukan uji coba protokol kesehatan untuk tempat wisata tertentu dengan ketentuan diberlakukan penerapan ganjil genap di sepanjang jalan menuju dan dari lokasi tempat wisata mulai Jumat hingga Minggu," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

Jika Wisatawan Membludak, Jalur Puncak Bogor Bakal Ditutup

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemilik Akun Propaganda KKB dan OPM Ditangkap Tim Satgas Nemangkawi
Indonesia
Pemilik Akun Propaganda KKB dan OPM Ditangkap Tim Satgas Nemangkawi

Satgas Operasi Nemangkawi melakukan penangkapan terhadap pemilik akun Facebook Enago Womaki atas nama Harun Gobai (32).

Pemudik Balik ke Jakarta Wajib Kantongi Surat Bebas COVID-19
Indonesia
Pemudik Balik ke Jakarta Wajib Kantongi Surat Bebas COVID-19

Ditlantas Polda Metro Jaya juga kembali membuka jalan layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ)

Pemprov Jatim Siap Hadapi Kasus Dugaan Kerumunan di Ultah Khofifah
Indonesia
Pemprov Jatim Siap Hadapi Kasus Dugaan Kerumunan di Ultah Khofifah

Khofifah Indar Parawansa bersama Wagub Emil Elestianto Dardak dan Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Heru Tjahjono menjadi terlapor

Sekitar 25 Juta Orang Indonesia Mengidap Penyakit Autoimun
Indonesia
Sekitar 25 Juta Orang Indonesia Mengidap Penyakit Autoimun

Penyakit Autoimun menduduki peringkat ketiga penyakit mematikan di dunia. Bahkan, di Indonesia penderita Autoimun antara 5 sampai 10 persen.

 Vaksinasi COVID-19 di Bandara Soetta Buka 24 Jam
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 di Bandara Soetta Buka 24 Jam

Tujuan utama diperpanjangnya jam operasional sentra vaksinasi tersebut untuk memastikan penumpang pesawat memenuhi protokol kesehatan.

ICW Ungkap 9 Pola Peretasan di Diskusi Eks Pimpinan KPK
Indonesia
ICW Ungkap 9 Pola Peretasan di Diskusi Eks Pimpinan KPK

Diskusi bertajuk "Menelisik Pelemahan KPK Melalui Pemberhentian 75 Pegawai" yang digelar Indonesia Corruption Watch (ICW), melalui aplikasi Zoom pada Senin (17/5) disusupi peretas.

[Hoaks atau Fakta]: PPKM Terus Berlanjut Sampai Dunia Berakhir
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: PPKM Terus Berlanjut Sampai Dunia Berakhir

Perpanjangan PPKM level 4 ini dilakukan dengan sejumlah relaksasi terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat secara bertahap,

Warga Pralansia di DIY Mulai Dapat Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Warga Pralansia di DIY Mulai Dapat Vaksinasi COVID-19

Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus mempercepat vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat.

Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko Ditunjuk Jadi Komisaris Independen PTPN V
Indonesia
Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko Ditunjuk Jadi Komisaris Independen PTPN V

Budiman dinilai punya kemampuan mengorganisir masyarakat desa

Perhelatan Skala Besar Dibolehkan, DPR Ingatkan Waspadai Gelombang Ketiga
Indonesia
Perhelatan Skala Besar Dibolehkan, DPR Ingatkan Waspadai Gelombang Ketiga

Pemerintah sudah mengizinkan penyelenggaraan kegiatan besar seperti konser musik hingga acara pernikahan besar dengan pedoman yang ditetapkan.