Akhir Pekan Ini Mal di Bandung Diprediksi Dibanjiri Pengunjung Ilustrasi pengunjung mal. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung memprediksi pengunjung mal dan pusat perbelanjaan akan membludak pada akhir pekan ini. Semua pihak termasuk para pengelola harus bisa menyiapkan langkah antisipasi sedini mungkin agar mencegah penularan COVID-19.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan, ada budaya dari masyarakat yang menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan menyiapkan sejumlah kebutuhan. Di antaranya menyiapkan kebutuhan sandang terbaik dan keperluan lainnya.

Baca Juga:

Jelang Lebaran, Pasar di Jantung Malioboro Yogyakarta Sepi Pembeli

Namun jika pengelola mal dan pusat perbelanjaan ini mengabaikan protokol kesehatan, lanjut ia, maka berpotensi menambah kasus Covid-19 di Kota Bandung. Bahkan kemungkinan terbururuknya terjadi lonjakan yang signifikan.

“Kalau ini sampai masuk zona merah kembali maka kebijakannya bakal berubah. Tentunya kebijakan relaksasi ekonomi termausk di pusat perbelanjaan ataupun mal akan kembali diperketat atau bahkan ditutup,” terangnya.

Ema mengungkapkan, ketika simulasi pembukaan mal beberapa waktu lalu, para pengelola sepakat untuk membuat satgas penanganan internal. Termasuk siap mengikuti aturan berkenaan dengan protocol kesehatan.

Ema kembali meminta garansi dari setiap pengelola mal dan pusat perbelanjaan untuk menyiagakan Satgas Penanganan Covid-19 di masing-masing tempat. Satgas itu harus berperan aktif dalam menjaga protokol kesehatan. Salah satunya, membatasi pengunjung sesuai Perwal Nomor 37 yakni sebanyak 50 persen dari kapasitas.

“Satgas mereka ini yang harus dioptimalkan, bagaimana cara mengontrol 50 persen. Saat simulasi dari parkir saja sudah bisa terkontrol, apalagi mal besar yang memiliki teknologi luar biasanya. Begitu terkontrol lebih dari 50 persen artinya parkir berikutnya sudah tidak masuk," ujarnya.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya pun menegaskan, Satgas Penanganan COVID-19 dari internal pengelola yang memiliki peran besar dalam mengendalikan pergerakan masyarakat di mal dan pusat perbelanjaan.

“Memang namanya masyarakat ini ada euforia, tapi pengelola yang lebih tahu. Jadi minimal ada upaya manajemen untuk menangkal hal itu. Apa pun itu minimal tidak ada pembiaran,” tegas Ulung.

Apabila pengelola sudah tidak sanggup, Ulung memastika kepolisian akan siap membantu pengaturan pengunjung. Di antaranya dengan menyekat lewat rekayasa lalu lintas.

Rapat Satgas COVID-19 Kota Bandung. (Foto: Humas Kota Bandung)
Caption

"Kalau mereka kewalahan, kepolisian akan menutup jalan ke mal. Tapi malnya tetap buka. Nanti sampai sudah pada keluar akan dimasukan lagi. Sekarang kan pengunjung masih 50 persen sesuai Perwal," jelasnya.

Dandim 0618/BS, Kol Inf. Sapta Budhy Purnama mengingatkan, agar momentum pelaksanaan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tidak menimbulkan tsunami kasus COVID-19. Peristiwa yang terjadi di India harus menjadi contoh nyata agar hal serupa tidak lantas terjadi.

"Kita ingatkan lagi di saat nanti terjadi pelanggaran sesuai regulasi maka konsekuensinya itu ditutup,” kata Ema Sumarna yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandung. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Gibran: Lebaran Tahun Ini Bapak Enggak Mudik, Halal Bihalal Daring Saja

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Fadli Zon Jawab Tudingan Akun Twitter-nya Like Video Tak Senonoh
Indonesia
Fadli Zon Jawab Tudingan Akun Twitter-nya Like Video Tak Senonoh

Fadli Zon angkat bicara terkait heboh akun Twitter resminya disebut-sebut netizen menyukai (like) unggahan video tak senonoh.

Anak Buah Anies Minta Umat Muslim Jakarta Beli Hewan Kurban Lewat Online
Indonesia
Anak Buah Anies Minta Umat Muslim Jakarta Beli Hewan Kurban Lewat Online

Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta meminta umat muslim di ibu kota memanfaatkan situs jual beli online untuk membeli hewan kurban.

Butuh Rp330 Triliun Bangun Rumah di Ibu Kota Negara Anyar
City Property
Butuh Rp330 Triliun Bangun Rumah di Ibu Kota Negara Anyar

Pembangunan IKN, akan mendorong penyerapan tenaga kerja sekitar 1,2-1,3 juta orang sekaligus mewujudkan pemerataan pembangunan dan investasi.

Menkes: Ini Saatnya Menggenjot Kembali Vaksinasi
Indonesia
Menkes: Ini Saatnya Menggenjot Kembali Vaksinasi

Pengadaan vaksinasi gotong royong diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 10/2021

Indonesia Sudah Terima 14,7 Juta Vaksin COVID-19 Gratis
Indonesia
Indonesia Sudah Terima 14,7 Juta Vaksin COVID-19 Gratis

Pemerintah akan terus bekerja keras untuk mengamankan kebutuhan vaksin untuk rakyat Indonesia dan terus mendorong pada tingkat dunia kesetaraan akses vaksin bagi semua negara.

69 Terduga Teroris Jaringan Villa Mutiara Ditahan di Mako Brimob
Indonesia
69 Terduga Teroris Jaringan Villa Mutiara Ditahan di Mako Brimob

Diketahui sebelumnya, 69 tersangka terorisme tersebut diamankan tim Densus 88 Antiteror Polri di daerah Makassar, Sulawesi Selatan dan di Merauke, Papua.

Pelabelan KKB Sebagai Teroris Jangan Sampai Timbulkan Stigma Negatif Warga Papua
Indonesia
Pelabelan KKB Sebagai Teroris Jangan Sampai Timbulkan Stigma Negatif Warga Papua

Pelabelan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua sebagai organisasi teroris dinilai tepat.

Pemerintah Akui Kewalahan Hadapi COVID-19
Indonesia
Pemerintah Akui Kewalahan Hadapi COVID-19

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Doni Munardo mengakui, pemerintah kewalahan menghadapi virus COVID-19 yang sudah berlangsung kurang lebih selama 10 bulan.

Polisi Kerahkan Ratusan Personel Tambahan di Penyekatan Jalur Pantura
Indonesia
Polisi Kerahkan Ratusan Personel Tambahan di Penyekatan Jalur Pantura

Polda Metro Jaya mengerahkan ratusan personel tambahan untuk memperkuat penjagaan di titik penyekatan jalur pantura pada Senin (10/5) malam.

Eko Patrio Setuju Program Kampung Tangguh di Jakarta
Indonesia
Eko Patrio Setuju Program Kampung Tangguh di Jakarta

Lebih lanjut, kata Eko, penanganan corona memang harus fokus langsung pada lokasi-lokasi yang memang menjadi episentrum di setiap kelurahan dan RW.